JANGAN HANYA NIAT, LAKUKAN!

Bahan renungan:

2 Tesalonika 3:4 Dan kami percaya dalam Tuhan, bahwa apa yang kami pesankan kepadamu, kamu lakukan dan akan kamu lakukan.

Niat di dalam hati tidak berarti banyak dalam kehidupan ke-Kristenan, karena Yesus mengajarkan kita tindakan nyata. Jangan salah paham. Bagus, jika kita memiliki suatu niat yang baik, tetapi jangan berhenti di situ, maju satu langkah lagi, wujudkan.

(Baca juga: YESUS SANG ULAR TEMBAGA)

Niat kita untuk mendoakan orang sakit tidak akan menyembuhkan orang tersebut. Namun jika kita mendatanginya, menceritakan kabar baik mengenai kesembuhan, dan mendoakannya, hal tersebut dapat melepaskan kuasa kesembuhan baginya. Begitu juga niat baik kita untuk mengasihi seseorang. Jika hanya disimpan dalam hati, tidak berarti banyak bagi orang tersebut. Namun, jika kita menolongnya, mengulurkan tangan kita, sekecil apapun pertolongan yang kita berikan, pasti sangat berarti.

Terhadap Tuhan, kita dapat menunjukkan hati percaya kita, tetapi terhadap manusia, tunjukkan tindakan percaya kita.

(Baca juga: ANDA TIDAK HARUS TAKUT SAAT MENGHADAPI MASALAH)

Apa niat baik yang ada di hati Anda belakangan ini? Saya percaya Roh Kudus yang menaruhkan niat baik tersebut. Segera wujudkan, jangan ditunda. Jika hal tersebut berpotensi untuk membawa orang lain semakin mengenal Yesus dan mendatangkan kemuliaan bagi nama Tuhan, lakukan! (penulis: @mistermuryadi)

NIAT BAIK ANDA TIDAK ADA GUNANYA

Bahan renungan:

Filipi 4:5 Hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua orang.

“Sebenarnya saya sudah merencanakan dalam hati untuk membantunya,” “Padahal hari ini rencananya saya mau mendoakannya.” Pasti Anda pernah mendengar kalimat-kalimat sejenis ini. Setiap kali saya mendengar orang hanya menyatakan niatnya semata namun tidak melakukannya, saya suka becanda dengan mereka, “Apa keyakinanmu? Karena di dalam ke-Kristenan niat baik tidak dihitung.

Perbuatan baik bukan hanya untuk diniatkan, tapi untuk dilakukan. Kalau niat jahat, nah itu baru dihitung. Firman Tuhan katakan, “Jika kamu mengingini wanita dalam hatimu, kamu sudah berzinah.”

Teman, Firman Tuhan kita hari ini mengatakan supaya kebaikan hati kita diketahui semua orang. Bagaimana caranya? Tentu saja tidak bisa dengan cara disimpan dalam hati, melainkan dengan melakukannya. Bahkan kebaikan tidak bisa dilihat dan dirasakan orang jika hanya berhenti di mulut, Anda perlu mengaplikasikannya ke dalam bentuk perbuatan.

Ijinkan saya mengatakan, “Jangan menunda untuk berbuat baik.”  Setiap hari dunia kehilangan orang-orang yang melakukan perbuatan baik. Ini saatnya anak-anak TUHAN menunjukkan kepada dunia bahwa kita berbeda. TUHAN kita sangat baik, itu sebabnya sebagai anak-anakNYA, sudah seharusnya kita pun berbuat baik. Tujuannya sederhana, supaya dunia dapat melihat bahwa YESUS melalui kebaikan kita. Saya sangat percaya kebaikan yang kita lakukan dengan tulus dapat menuntun seseorang kepada YESUS dan pertobatan. (penulis: @mistermuryadi)