JANGAN BIARKAN ORANG-ORANG YANG KITA KASIHI TERJERUMUS

Bahan renungan:

Kejadian 3:6 Perempuan itu melihat, bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan dan sedap kelihatannya, lagipula pohon itu menarik hati karena memberi pengertian. Lalu ia mengambil dari buahnya dan dimakannya dan diberikannya juga kepada suaminya yang bersama-sama dengan dia, dan suaminyapun memakannya.

Seperti kita ketahui bahwa perintah untuk tidak memakan buah pengetahuan baik dan buruk diberikan oleh Tuhan kepada Adam (Kejadian 2:16). Adam tahu dengan jelas perintah Tuhan tersebut, tetapi sayangnya, Adam tidak berbuat apa-apa ketika Hawa digoda oleh ular.

(Baca juga: HIDUPLAH UNTUK SESUATU YANG BESAR DAN BERHARGA)

Adam merupakan gambaran dari orang-orang yang mengetahui kebenaran, tetapi memilih untuk pasif. Jika kita membaca ayat di atas, jelas dikatakan bahwa Adam ada bersama-sama dengan Hawa ketika ular mengeluarkan tipu dayanya terhadap Hawa. Namun, Adam tidak bereaksi sama sekali.

Seringkali, tanpa kita sadari, kita melakukan hal yang sama dengan Adam. Saat kondisi di sekeliling kita membutuhkan Yesus, kita memilih diam dan main aman. Kita takut menyatakan kebenaran, takut mereka marah, tersinggung, atau terluka. Atau dengan kata lain, kita membiarkan orang-orang di sekeliling kita terjerumus tipu daya si jahat.

Kita tidak terlalu peduli terhadap perilaku atau kegiatan kakak atau adik kita yang salah. Kita tidak berani menasehati keputusan sahabat kita yang keliru. Kita tidak pernah menanyakan kesulitan yang mungkin sedang dihadapi oleh orangtua kita. Kita tidak mau lagi mengajak orang-orang yang kita kasihi untuk ke gereja atau persekutuan setelah mereka menolak.

(Baca juga: KAPAN WAKTU PALING TEPAT UNTUK BERDOA?)

Dalam peristiwa di Taman Eden, kita dapat melihat betapa jauh akibat yang terjadi ketika Adam sebentar saja membiarkan si ular menipu Hawa. Teman, jangan biarkan hal tersebut terjadi pada orang-orang yang kita kasihi. Salah satu cara yang dapat kita lakukan adalah mengingatkan mereka melalui pemberitaan kebenaran Firman Tuhan yang kita hidupi. (penulis: @mistermuryadi)

= = = = =

Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi via BCA 7340 12 6160 atau CommBank (AUS): BSB 062239, Account Number 1030 2575 atas nama Zaldy Muryadi.

JANGAN MENYERAH SEKALIPUN SUDAH PERNAH DITOLAK

Bahan renungan:

2 Timotius 2:9-10 Karena pemberitaan Injil inilah aku menderita, malah dibelenggu seperti seorang penjahat, tetapi firman Allah tidak terbelenggu. Karena itu aku sabar menanggung semuanya itu bagi orang-orang pilihan Allah, supaya mereka juga mendapat keselamatan dalam Kristus Yesus dengan kemuliaan yang kekal.

Saya menyadari, penolakan itu tidak menyenangkan. Namun, jangan menyerah untuk menceritakan Yesus kepada orang-orang yang kita kasihi, sekalipun kita pernah ditolak.

(Baca juga: SINGKIRKAN GELAP DARI HIDUP KITA)

Firman Tuhan mengatakan, kita akan menghadapi, bukan hanya tantangan, tapi juga penderitaan, ketika kita menceritakan Yesus kepada orang lain. Meski demikian, bukan berarti tantangan dan penderitaan itu tidak dapat kita lewati. Tuhan telah menjanjikan kekuatan dan kemenangan kepada kita. Terlebih lagi, Dia berjanji untuk menyertai kita dengan tanda-tanda ajaib.

Setiap kali saya menceritakan Injil, saya belajar untuk mengambil sikap, “Jika dia tidak menyerah untuk menolak saya, mengapa saya harus menyerah untuk menginjilinya?” Ketika saya menghadapi orang-orang yang “keras”, saya selalu berpikir, ”Seratus kali dia menolak saya, seratus satu kali saya akan menceritakan kebaikan Tuhan kepadanya.”

Teman, mengapa kita menyerah? Kepada kitalah, janji kemenangan itu diberikan. Saya menyadari bahwa yang membuat seseorang bertobat adalah benih Firman Tuhan yang kita tabur dan Roh Kudus, bukan kita. Itu alasannya, saya tidak menyerah untuk menceritakan kabar baik, karena saya percaya benih Firman Tuhan yang kita tabur tidak mungkin gagal. Pasti berbuah lebat!

(Baca juga: APA KEGUNAAN DOA JIKA TUHAN SUDAH TAHU YANG INGIN KITA DOAKAN?)

Jika hari ini, ada orang-orang terkasih kita yang belum percaya kepada Yesus, jangan menyerah untuk menceritakan kabar baik kepada mereka. Mereka membutuhkan Yesus. Mungkin kita sudah ditolak untuk ke sekian kali, tetapi jangan berhenti, terus kenakan kasut kerelaan memberitakan Injil (Efesus 6:15). Tuhan menyertai kita semua. (penulis: @mistermuryadi)

= = = = =

Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi via BCA 7340 12 6160 atau CommBank (AUS): BSB 062239, Account Number 1030 2575 atas nama Zaldy Muryadi.

KITA PERLU MEMBUAT MUKJIZAT DI DALAM NAMA YESUS

Bahan renungan:

Matius 4:23-24 Yesuspun berkeliling di seluruh Galilea; Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil Kerajaan Allah serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan di antara bangsa itu. Maka tersiarlah berita tentang Dia di seluruh Siria dan dibawalah kepadaNYA semua orang yang buruk keadaannya, yang menderita pelbagai penyakit dan sengsara, yang kerasukan, yang sakit ayan dan yang lumpuh, lalu Yesus menyembuhkan mereka.

Ada beberapa agama dan kepercayaan yang menyebarkan agamanya melalui pernikahan, perdagangan, dan ada yang melalui pemaksaan, dan lain sebagainya. Namun Alkitab tidak mengajarkan satu pun cara di atas. Alkitab mengajarkan cara untuk menyebarkan Injil dengan mengajar, memberitakannya, dan membuat mukjizat.

(Baca juga: MENDENGARKAN FIRMAN TUHAN, MEMERCAYAINYA, LALU BERTINDAK)

Hari ini saya ingin membahas mengenai membuat mukjizat. Tuhan memberikan kita kuasa nama Yesus ahar kita membuat mukjizat dan tanda-tanda ajaib di tengah-tengah orang yang tidak percaya. Supaya mereka tahu bahwa Tuhan yang kita sembah itu hidup dan baik.

Pada saat orangtua kita sakit atau sahabat kita sakit, mari kita letakkan tangan kita di atas mereka, Firman Tuhan janjikan kesembuhan terjadi. Ketika ada keluarga atau teman yang mengalami kesulitan finansial, mari ucapkan kata-kata nubuatan untuk mereka, pasti mereka akan melihat mukjizat itu terjadi.

Yang selalu jadi masalah adalah anak-anak Tuhan tidak mau pergi berkeliling dan menggunakan kuasa yang ada padanya. Itu yang membuat orang lain tidak melihat perbedaan antara orang percaya dengan yang lain. Seharusnya, melalui Anda dan saya, dunia dapat melihat bahwa Tuhan yang kita sembah itu hidup dan berkuasa.

(Baca juga: YESUS, SATU-SATUNYA TUHAN YANG BANGKIT DAN HIDUP)

Dunia ini butuh Yesus, dan mukjizat adalah salah satu cara menarik perhatian mereka kepada Yesus. Percayalah kuasa itu sudah ada di dalam hidup kita. Dia sudah menganugerahkannya. Bagian kita adalah pergi untuk menceritakan dan melakukan perbuatan-perbuatan Tuhan yang ajaib. (penulis: @mistermuryadi)

= = = = =

Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi ke: BCA 7340 12 6160 a/n Zaldy Muryadi.

YESUS ADALAH HAL TERBAIK YANG DAPAT KITA BERIKAN BAGI KELUARGA KITA

Bahan renungan:

Kisah Para Rasul 16:32-33 Lalu mereka memberitakan firman Tuhan kepadanya dan kepada semua orang yang ada di rumahnya. Pada jam itu juga kepala penjara itu membawa mereka dan membasuh bilur mereka. Seketika itu juga ia dan keluarganya memberi diri dibaptis.

Jika Anda sudah mengenal Yesus hari ini dan percaya kepada-Nya, itu artinya hal paling berharga yang dapat Anda berikan kepada keluarga atau orang-orang yang Anda cintai adalah Yesus.

(Baca juga: ANDA BERHARGA KARENA ANDA DICIPTAKAN DEMIKIAN SEJAK AWAL)

Jangan hanya memberikan mainan, pakaian, atau gadget bagi anak-anak Anda. Luangkan waktu Anda untuk menceritakan tentang Yesus kepada mereka. Bacakan Firman Tuhan dan berdoalah bagi mereka setiap hari sebelum mereka pergi ke sekolah dan sebelum mereka tidur malam.

Jangan hanya membelikan barang-barang berharga bagi suami atau istri Anda. Luangkan waktu berdua dengan pasangan Anda untuk memuji dan menyembah Tuhan, dan membaca serta merenungkan kebenaran Firman Tuhan bersama. Belikan buku-buku rohani atau rekaman khotbah untuk pasangan Anda. Atau, Anda yang terlebih dahulu membaca buku dan mendengarkan rekaman khotbah tersebut, lalu ceritakan kepada pasangan Anda.

Mengapa begitu penting menceritakan Yesus kepada keluarga kita? Karena, hanya Yesus satu-satunya jalan keselamatan dan satu-satunya jalan keluar saat di dalam kesesakan.

Sungguh disayangkan jika kita tahu bahwa kita telah diberikan kuasa oleh Yesus untuk menyembuhkan dan kita tahu kebenaran bahwa Yesus sanggup menyembuhkan segala sakit penyakit, sementara ada anggota keluarga kita yang kita kenal dekat mengalami sakit parah dan kita sama sekali tidak pernah menceritakan tentang Yesus kepadanya.

Sungguh disayangkan jika ada keluarga kita atau orang-orang yang dekat dengan kita tidak pernah mendengar kebenaran bahwa Yesus adalah satu-satunya jalan menuju Sorga, sementara kita mengetahuinya kebenaran tersebut selama bertahun-tahun.

Sang kepala penjara sangat mengasihi keluarganya. Sesaat setelah mendengar kabar keselamatan melalaui Paulus dan Silas, sang kepala penjara langsung mengajak Paulus dan Silas ke rumahnya untuk menceritakan keselamatan bagi keluarganya. Di hari itu juga, sang kepala penjara dan seluruh keluarganya diselamatkan. Haleluya.

(Baca juga: SELAMA KITA NAIK KAPAL YANG YESUS NAIKI, KITA AMAN)

Bagaimana dengan keluarga, pasangan, atau sahabat Anda? Sudahkah mereka mendengar kabar tentang Yesus yang menyelamatkan, menyembuhkan, dan memulihkan? Jika belum, ini waktu yang tepat bagi Anda untuk menceritakannnya kepada mereka. Jangan tunda lebih lama lagi. Ceritakan tentang Yesus sekarang juga. Mereka membutuhkannya. (penulis: @mistermuryadi)

= = = = =

Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi ke: BCA 7340 12 6160 a/n Zaldy Muryadi.

PERBUATAN BAIK MEMBUKA PINTU PENGINJILAN

Bahan renungan:

1 Petrus 2:15 Sebab inilah kehendak Allah, yaitu supaya dengan berbuat baik kamu membungkamkan kepicikan orang-orang yang bodoh.

Di luar sana, banyak orang yang berprasangka bahwa ke-Kristenan mengajarkan untuk tidak perlu peduli kepada lingkungan sekitar, eksklusif, dan selalu mau menang sendiri. Padahal, Firman Tuhan mengajarkan kehangatan, kebaikan, dan kasih terhadap sesama.

(Baca juga: KITA PERLU MEMPRIORITASKAN KEBENARAN)

Yesus mengajarkan kepada kita untuk berbuat kasih di level yang sangat tinggi, yaitu kepada orang-orang yang menghina, mencaci, memfitnah, dan bahkan membenci kita.

Salah satu keuntungan dari berbuat baik kepada seseorang adalah terbukanya pintu penginjilan. Perbuatan baik memberikan kita kesempatan untuk menceritakan Yesus kepada orang tersebut. Saya yakin orang akan jauh lebih nyaman dan terbuka tentang masalah dan kehidupannya kepada orang yang baik dan hangat. Sebaliknya, jika kita kasar, jahat, pemarah, sok tahu, atau sombong, kita akan sangat kesulitan untuk diterima oleh kebanyakan orang.

Jika kita ingin menceritakan Yesus kepada orang yang kita kasihi, entah itu keluarga, sahabat, atau rekan kerja kita, berbuat baiklah terlebih dahulu kepada mereka. Misalnya, kita belikan hadiah ulang tahun atau hadiah Natal untuk mereka, menatraktir mereka, dan lain sebagainya. Atau, jika orang tersebut adalah anggota keluarga, kita dapat memijat ketika mereka pulang bekerja, atau kita dapat menyediakan secangkir kopi atau teh untuk mereka.

Yesus melakukan prinsip yang sama ketika Dia melayani. Ketika hendak menceritakan keselamatan kepada Zakheus, Yesus makan dan menginap di rumah Zakheus. Yesus melakukan kebaikan terlebih dahulu kepada Zakheus, sehingga Zakheus mau duduk diam mendengarkan Yesus. Ada pepatah, segala sesuatu dapat diselesaikan di meja makan.

(Baca juga: BANGKITLAH, WAHAI UMAT YANG DIKASIHI TUHAN)

Sekali lagi, sangat penting bagi setiap kita untuk berbuat baik kepada orang lain. Selain supaya hidup kita dihargai orang lain, perbuatan baik dapat menjadi pintu untuk menceritakan tentang Yesus kepada banyak orang. (penulis: @mistermuryadi)

CERITAKAN INJIL SUPAYA SEISI RUMAH ANDA DISELAMATKAN

Bahan renungan:

Kisah Para Rasul 16:31-32 Jawab mereka: “Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu.” Lalu mereka memberitakan firman Tuhan kepadanya dan kepada semua orang yang ada di rumahnya.

Satu lagi janji yang luar biasa yang Tuhan berikan untuk kita. Ketika kita percaya kepada Kristus, seisi rumah kita akan diselamatkan. Namun banyak anak Tuhan yang menyalahartikan janji di atas dengan mengira, “Saya cukup tenang-tenang dan diam saja, nanti keluarga saya akan bertobat dengan sendirinya.”Pemikiran yang sungguh keliru.

(Baca juga: YANG MEMELIHARA MASA DEPAN KITA BUKAN UANG, TETAPI TUHAN)

Teman, satu-satunya cara agar Injil dapat sampai kepada setiap orang adalah dengan cara memberitakannya (Roma 10:13-15). Jika kita ingin keluarga kita mendengar Injil, perlu ada orang yang menceritakan mengenai Yesus kepada keluarga kita. Tidak ada cara lain.

Tuhan berikan janji keselamatan bagi keluarga kita, supaya kita memiliki keberanian dan kepastian untuk melangkah memberitakan Injil.

(Baca juga: KETAKUTAN ADALAH CARA IBLIS MENGHAMBAT HIDUP ANDA)

Seusai kepala penjara percaya kepada Yesus, Paulus, Barnabas, dan kepala penjara yang baru bertobat itu, memberitakan Firman Tuhan kepada semua orang yang ada di rumah si kepala penjara. Hasilnya, pertobatan besar terjadi di dalam rumah sang kepala penjara. Saya yakin pertobatan pun pasti terjadi dalam keluarga Anda seiring Injil diberitakan. (penulis: @mistermuryadi)

= = = = =

Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi ke:
BCA 7340 12 6160 a/n Zaldy Muryadi.

ANDA ADALAH MUKJIZAT YANG TUHAN KIRIM UNTUK KELUARGA ANDA

Bahan renungan:

Kejadian 45:7 Maka Allah telah menyuruh aku mendahului kamu untuk menjamin kelanjutan keturunanmu di bumi ini dan untuk memelihara hidupmu, sehingga sebagian besar dari padamu tertolong.

Adalah cara Tuhan untuk memulai segala sesuatu dari yang kecil. Sebelum ada 12 suku Israel, Tuhan memulainya dari seseorang bernama Yakub. Sebelum Tuhan mengajarkan Daud cara berperang dan menjadi raja, Dia terlebih dahulu mengajarkan Daud menggembalakan dua tiga ekor kambing domba. Sebelum Injil tersebar ke seluruh dunia, Yesus memuridkan 12 orang.

(Baca juga: YESUS MEMBERI KITA TUJUAN HIDUP YANG BARU)

Jika hari ini Anda adalah satu-satu orang yang mengenal Yesus di dalam keluarga, saya percaya Tuhan ingin menyelamatkan keluarga Anda melalui Anda. Anda adalah mukjizat yang Tuhan kirim bagi keluarga Anda.

Tuhan memberikan janji-Nya dalam Kisah Para Rasul 16:31, “Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu.” Ya, Tuhan ingin seisi rumah kita, atau keluarga, kita diselamatkan.

Bagaimana caranya agar keluarga kita diselamatkan? Kisah Para Rasul 16:32 mengajarkan cara mendatangkan mukjizat bagi keluarga kita di rumah, “Lalu mereka memberitakan firman Tuhan kepadanya dan kepada semua orang yang ada di rumahnya.” Ya, caranya adalah menjadikan diri Anda sebagai saluran kabar baik, berkat, dan mukjizat bagi keluarga Anda.

Ketika keluarga Anda sakit, tumpangkan tangan Anda dan sembuhkan mereka. Ketika ada yang stres atau depresi, ceritakan kabar baik dan berdoalah bersama mereka. Sayangnya, banyak orang tidak memberikan atau menunjukkan teladan Kristus bagi keluarga di rumahnya. Banyak yang sibuk sendiri di rumah. Bahkan, beberapa malah memutuskan untuk kos atau keluar dari rumah karena merasa tidak bebas di rumah. Jika demikian, tidak heran keluarga Anda tidak melihat kasih Kristus dan akibatnya mereka tidak berubah.

(Baca juga: APA BENAR TUHAN AKAN MEMOTONG RANTING YANG TIDAK BERBUAH?)

Tuhan mengirim Musa untuk melepaskan Bangsa Israel dari perbudakan. Selama berpuluh-puluh tahun Musa bersama Bangsa Israel, Musa dicaci dan dihina, tetapi Musa tetap setia dan sabar. Musa bisa saja pergi, tetapi Musa menyadari bahwa dia adalah saluran kabar baik dan mukjizat yang Tuhan berikan bagi Bangsa Israel. Saya percaya begitu juga Anda bagi keluarga Anda. (penulis: @mistermuryadi)

= = = = = = = = = = = = = =

Semua materi di blog ini saya berikan cuma-cuma bagi para pembaca setia hagahtoday.com. Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda bisa memberikan donasi ke:
BCA 7340 12 6160 a/n Zaldy Muryadi.