JANGAN DIAM KETIKA SESEORANG MELONTARKAN KATA-KATA NEGATIF

Bahan renungan:

Yesaya 54:17 Setiap senjata yang ditempa terhadap engkau tidak akan berhasil, dan setiap orang yang melontarkan tuduhan melawan engkau dalam pengadilan, akan engkau buktikan salah.

Jika ada seseorang melontarkan kata-kata negatif kepada Anda, jangan diam saja. Anda perlu merespons kata-kata tersebut dengan benar. Diam adalah salah satu bentuk respons yang salah. Diam berarti Anda setuju dengan kata-kata negatif tersebut.

(Baca juga: HIDUP MENURUT ROH VERSUS HIDUP MENURUT DAGING)

Saya berikan contoh. Misalnya ada seseorang mengatakan Anda bodoh. Anda perlu merespons dengan mengatakan bahwa diri Anda tidak bodoh, karena Firman Tuhan mengatakan Anda adalah kepala, bukan ekor (Ulangan 28:13). Begitu juga jika Anda mendengar sakit penyakit yang Anda derita tidak dapat disembuhkan, Anda perlu mengatakan bahwa semua sakit penyakit sudah ditanggung oleh Yesus di atas kayu salib dan kesembuhan adalah bagian Anda (1 Petrus 2:24).

Jika Anda mendiamkan dan terus mendengarkan kata-kata negatif tersebut, itu artinya Anda menyetujui, bersepakat, dan tidak masalah jika mengalami hal-hal negatif tersebut dalam hidup Anda. Saya percaya Anda tidak ingin hal-hal buruk terjadi di dalam hidup Anda. Itu sebabnya, Anda perlu merespons dengan benar.

Ayat renungan di atas mengajarkan bahwa Anda perlu membuktikan atau menyatakan kata-kata negatif itu salah, dengan cara Anda perlu mendeklarasikan apa yang benar menurut Firman Tuhan. Jangan biarkan hal-hal negatif yang Anda dengar merasuk pikiran Anda dan merusak identitas Anda di dalam Kristus.

(Baca juga: CARA BERDOA YANG ALKITABIAH UNTUK MENGUSIR SAKIT PENYAKIT)

Perlu dicatat, saya tidak menganjurkan Anda berdebat atau melakukan sesuatu yang menimbulkan konflik kepada orang yang mengucapkan hal-hal buruk kepada Anda. Yang saya maksud, jika ada seseorang mengatakan hal negatif kepada Anda, Anda perlu mengatakan hal sebaliknya kepada diri Anda. Itu yang terpenting. Bukan memaki atau melawan orang yang mengucapkan hal negatif kepada Anda. (penulis: @mistermuryadi)

= = = = =

Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi ke: BCA 7340 12 6160 a/n Zaldy Muryadi.

TINDAKAN YESUS YANG EKSTRIM

Bahan renungan:

Matius 9:24-25 berkatalah Ia: “Pergilah, karena anak ini tidak mati, tetapi tidur.” Tetapi mereka menertawakan Dia. Setelah orang banyak itu diusir, Yesus masuk dan memegang tangan anak itu, lalu bangkitlah anak itu.

Apakah Anda menyadari kalau kita bersahabat dengan orang-orang yang kerap kali mengatakan atau melakukan hal negatif cenderung akan membuat IMAN kita lemah? YESUS pun mengalami hal serupa di zamanNYA. Suatu ketika YESUS ingin membangkitkan seorang anak yang mati dan DIA mendeklarasikan IMAN-NYA bahwa sang anak sedang tidur, bukan mati. Respons orang di sekitarNYA malah menertawakanNYA.

Saya bisa membayangkan, mungkin, ada beberapa orang berkata dalam hatinya, “Ah, ada-ada saja si YESUS ini,” sementara yang lain berkata, “Sudah gila kali, orang mati dibilang tidur.” Teman, Anda mungkin pernah bertemu dengan orang-orang yang menertawakan Anda ketika Anda mulai mendeklarasikan IMAN. Ya, akan ada orang-orang yang berkata, “Tidak mungkin itu terjadi,” atau “Sudahlah jangan terlalu ekstrim atau fanatik.”

Anda tahu bagaimana respons YESUS terhadap orang-orang ini?

YESUS mengusir mereka! Oh, sungguh keputusan yang sangat tepat. Anda perlu mengambil tindakan seperti YESUS, memisahkan diri dengan orang-orang yang negatif, dan bahkan mengusir mereka jika mereka terus mengganggu hidup Anda. Anda tidak akan fokus kepada panggilan TUHAN jika Anda masih hidup di sekitar orang-orang seperti itu.

Lihat dampak dari keputusan ekstrim yang YESUS lakukan: mukjizat terjadi, anak tersebut bangkit dari kematiannya. YESUS menolak mendengar orang-orang yang negatif yang melemahkan IMANNYA. Saya percaya tindakan serupa perlu kita lakukan di dalam hidup kita. (penulis: @mistermuryadi)