BERHENTI MEMBATASI IMAN ANDA!

Bahan renungan:

Matius 17:20 Ia berkata kepada mereka: “Karena kamu kurang percaya. Sebab Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja kamu dapat berkata kepada gunung ini: Pindah dari tempat ini ke sana, maka gunung ini akan pindah, dan takkan ada yang mustahil bagimu.

Jika Anda percaya, ya, di dalam Yesus, tidak ada satu pun yang mustahil (Lukas 1:37). Firman Tuhan katakan, di dalam DIA, Anda dapat melakukan perkara-perkara yang besar dan luar biasa (Yohanes 14:12).

Banyak orang suka mengira Tuhan yang tidak bekerja di dalam hidup mereka. Tuhan tidak membuat hal-hal yang ajaib dan besar di dalam hidup mereka. Mungkin Anda pernah bertemu dengan orang-orang yang menunggu Tuhan bertindak, seolah-olah Tuhanlah yang menunda hal-hal ajaib terjadi di dalam hidup mereka. Ciri-ciri ini biasanya dengan mudah terlihat dari cara mereka berdoa, yang umumnya diawali dengan kata, “Tuhan, tolong …” bahkan beberapa dari mereka, lebih ironis lagi, dengan mengatakan, “Tuhan, saya berdoa untuk mengingatkan Engkau …”

Teman, kita perlu mengambil tanggung jawab ini. Bahwa bukan Tuhan yang menunda berkat, kesehatan, kesembuhan, atau pun pemulihan di dalam hidup kita, melainkan kitalah yang menunda hal tersebut. “Bagaimana mungkin?”

Kita menundanya melalui ucapan pesimis dan negatif kita, “Jujur, saya rasa tidak mungkin bisnis ini bisa berhasil,” “Duh, bagaimana anak saya bisa sukses kalau dia hanya lulusan SMU saja,” “Maaf, sepertinya hubungan kita sudah tidak bisa diperbaiki lagi,” “Saya tidak yakin sanggup menjalani hal ini, terlalu berat untuk saya,” atau “Sepertinya gaji saya tidak akan cukup kalau saya harus memberi persepuluhan, masih banyak keperluan lain.”

Ya, kitalah yang sering kali membatasi Tuhan bekerja di dalam hidup kita dengan berkata, “Tidak mungkin, tidak bisa, tidak sanggup, mustahil,” dan lain sebagainya.

Jika Anda ingin melihat perubahan terjadi di dalam hidup Anda, artinya mulailah dengan mengucapkan hal yang berbeda. Firman Tuhan katakan ketika kita memerintahkan gunung untuk beranjak, hal itu akan terjadi. Ucapkan yang IMAN dan harapan Anda, bukan kekuatiran atau pun ketakutan Anda. Gunakan nama YESUS untuk mengusir hal-hal buruk di dalam hidup Anda. (penulis: @mistermuryadi)

KEUNTUNGAN JIKA ANDA TIDAK MENDENGAR KABAR BURUK

Bahan renungan:

1 Samuel 17:16-17 Orang Filistin itu maju mendekat pada pagi hari dan pada petang hari. Demikianlah ia tampil ke depan empat puluh hari lamanya. Isai berkata kepada Daud, anaknya: “Ambillah untuk kakak-kakakmu bertih gandum ini seefa dan roti yang sepuluh ini; bawalah cepat-cepat ke perkemahan, kepada kakak-kakakmu.

Mungkin ini salah satu faktor yang menentukan kemenangan Daud saat dia menghadapi Goliat, sang raksasa, yaitu Daud tidak mendengar hal-hal menakutkan yang dilontarkan Goliat selama empat puluh hari. Saya bisa membayangkan setiap hari Goliat mengatakan, “Saya hancurkan kalian semua; saya akan bunuh kalian dan keluarga kalian, lalu memberikan mayat kalian kepada burung-burung; kalian akan menjadi budak saya; tidak ada gunanya kalian melawan, lebih baik menyerah saja,” dan kata-kata merendahkan lainnya.

Semakin hari, jiwa seluruh tentang Israel, termasuk rajanya, Saul, semakin menciut. Kekalahan menjadi semakin nyata di dalam pikiran mereka. Mereka tidak lagi ingat bahwa Tuhan ada bersama mereka dan Tuhan telah memberikan janji kemenangan kepada mereka. Yang mereka lihat dan dengar selama 40 hari membuat mereka menyakini bahwa masalah mereka sangat besar.

Tapi puji Tuhan, Daud tidak membiarkan telinganya berlama-lama mendengarkan kata-kata busuk Goliat. Setelah mendengar satu kali Goliat mengatakan hal yang sama, Daud langsung memberikan reaksinya, yaitu dia memutuskan untuk menghadapi Goliat dengan nama Tuhan.

Teman, ada dua poin yang ingin saya bagikan hari ini untuk Anda.

Pertama, hindari perkataan negatif dari orang-orang di sekitar Anda. Perkataan negatif seperti kanker yang akan menjalar menghancurkan hidup Anda. Perkataan negatif hanya akan melemahkan IMAN Anda, membuat Anda lupa siapa diri Anda sesungguhnya di dalam Kristus Yesus. Kedua, saya ingin Anda untuk merespons terhadap kata-kata negatif atau situasi yang negatif. Jangan diam saja ketika seseorang mengatakan diri Anda bodoh, miskin, atau tidak mampu. Anda perlu meresponsnya dengan mengatakan, “Saya tidak bodoh, saya tidak miskin, dan saya sanggup melakukan segala hal yang mustahil di dalam Kristus.”

Teman, pastikan yang Anda dengarkan adalah kabar baik, kabar tentang YESUS yang sangat mengasihi kita, yang selalu datang dengan kasih dan pengampunan, dan senantiasa mencurahkan kebaikan dan kemurahanNYA untuk kita. (penulis: @mistermuryadi)

KONFRONTASI UCAPAN YANG NEGATIF

Bahan renungan:

Yesaya 54:17 Setiap senjata yang ditempa terhadap engkau tidak akan berhasil, dan setiap orang yang melontarkan tuduhan melawan engkau dalam pengadilan, akan engkau buktikan salah.

Tahukah Anda bahwa hal-hal negatif yang kita dengar, jika kita diamkan atau terus dengarkan, itu sama saja dengan kita menyetujui bahwa tidak masalah jika hal tersebut terjadi dalam hidup kita? Firman Tuhan pada hari ini mengatakan kita harus membuktikan atau menyatakan kata-kata negatif itu salah. Kita harus menyatakan kebenaran Firman Allah.

Mungkin Anda berpikir, “Toh, saya tidak meng-iya-kan.” Teman, misalnya ada seorang asing mengambil handphone Anda, atas sepengetahuan Anda, lalu Anda diamkan, menurut Anda, dia mencuri atau tidak? Tentu saja itu bukan mencuri, karena Anda membiarkannya mengambil dari Anda. Hal yang sama, ketika ada seseorang mengucapkan kata-kata negatif kepada Anda, lalu Anda hanya diam saja mendengarkannya, menerima semua kata-katanya, itu sama saja dengan Anda meng-iya-kan kata-kata tersebut. Kalau Anda tidak menyetujuinya, Anda seharusnya mengonfrontasi kata-kata tersebut. Harap dicatat, yang saya maksud bukan mengonfrontasi orangnya, melainkan kata-kata negatifnya. Pastikan Anda melakukannya dengan cara yang baik, sopan, dan penuh kasih.

Jika seseorang mengatakan Anda bodoh, Anda harus katakan kepada diri Anda dan kepada mereka bahwa Anda tidak bodoh, karena Firman Tuhan mengatakan Anda adalah kepala, bukan ekor (Ulangan 28:13). Jika sahabat Anda mengatakan bahwa sakit penyakit Anda tidak bisa disembuhkan, Anda harus mengatakan bahwa semua penyakit, termasuk penyakit Anda, sudah ditanggung Yesus di atas kayu salib (1 Petrus 2:24). Deklarasikan iman Anda sesuai dengan apa yang tertulis dalam Firman Allah. Jangan pernah biarkan kata-kata negatif yang Anda dengar melalui media, sahabat, internet, atau apa pun itu menguasai IMAN Anda. Salah satu caranya adalah secara aktif menolaknya dengan mengucapkan kebenaran Firman Tuhan.

Misalnya: “Saya percaya penyakit saya pasti sembuh. Ya, mungkin dokter belum menemukan obatnya, tapi saya tahu 2000 tahun lalu bilur-bilur darah YESUS sudah menyembuhkan saya,” “Ya benar, saya hanya lulusan SD, tapi saya tahu TUHAN menjanjikan saya masa depan yang indah dan penuh harapan,” “Memang tidak terhitung sudah seberapa banyak saya melakukan kesalahan besar dalam hidup saya, tapi saya percaya TUHAN sanggup memulihkannya.”

Mungkin beberapa orang berpendapat bahwa diam/abstain itu artinya tidak memilih atau tidak memihak. Anda salah. Saat Anda diam dan terus mendengarkan yang negatif dari orang lain, pada dasarnya Anda sedang memilih untuk setuju dengan apa yang orang tersebut katakan. (penulis: @mistermuryadi)

BATASI PERGAULAN ANDA DENGAN ORANG YANG NEGATIF

Bahan renungan:

Ezra 4:4 Maka penduduk negeri itu melemahkan semangat orang-orang Yehuda dan membuat mereka takut membangun.

Saya yakin Anda dapat mengenali dengan mudah orang-orang di sekitar Anda yang melemahkan iman. Perbuatan ataupun perkataan mereka yang negatif sudah jelas tidak akan membuat kita ingin semakin dekat TUHAN, justru sebaliknya, membuat kita semakin jauh dari TUHAN.

Apa yang perlu kita lakukan dalam situasi seperti ini? Mazmur 1:1 sarankan supaya kita tidak berjalan, berdiri, ataupun duduk dengan mereka. Ya, jangan berlama-lama di dekat orang-orang yang negatif.

Anda tahu apa yang YESUS lakukan terhadap orang-orang seperti ini? YESUS mengusir mereka (Markus 5:40). Teman, terkadang kita perlu mengambil garis yang tegas seperti YESUS saat bertemu dengan orang yang negatif. Batasi pergaulan Anda dari mereka. (penulis: @mistermuryadi)