PENYAKIT-PENYAKIT INI DISEBABKAN OLEH GANGGUAN EMOSI

Bahan renungan:

Yeremia 4:18a Tingkah langkahmu dan perbuatanmu telah menyebabkan semuanya ini kepadamu. 

Ochsner Medical Center di New Orleans menerbitkan laporan yang menyatakan bahwa dari 500 pasien yang dirawat di klinik mereka 74 persennya menderita penyakit karena gangguan emosi. Departemen Medis Universitas Yale yang menangani pasien berobat jalan juga melaporkan hal yang sama, bahwa 76% dari pasien yang datang ke klinik mereka terbukti menderita penyakit karena dipengaruhi oleh pikiran dan perasaan negatif.

(Baca juga: INILAH SATU-SATUNYA DOSA YANG DIHUKUM PADA AKHIR ZAMAN)

Hal di atas menunjukkan pentingnya kita memiliki pikiran dan perasaan yang benar, karena pikiran dan perasaan Anda memiliki pengaruh signifikan terhadap metabolisme tubuh kita. Saya berikan contoh. Jika Anda sedang makan siang, lalu tiba-tiba seseorang menginformasikan anak Anda meninggal akibat kecelakaan. Kemungkinan besar Anda tidak dapat melanjutkan makan siangnya. Tubuh Anda akan segera bereaksi, napas terhambat, selera makan hilang, dan otot, serta saraf Anda menjadi tegang. Pada kondisi tertentu, akan diikuti dengan naiknya tekanan darah yang dapat menyebabkan pecahnya pembuluh darah tertentu, terkadang juga diikuti dengan rasa mulas pada bagian perut.

Menurut penelitian di Ochsner Medical Center, ada beberapa penyakit fisik yang muncul seiring dengan gangguan emosi, antara lain: nyeri di leher, radang tenggorokan, gatal dan luka pada kulit, kesemutan dan bengkak, pandangan mata kabur, sakit kepala, sembelit, diare, gangguan lambung, dan keletihan. Gangguan emosi juga berpotensi memicu penyakit ganas seperti tumor dan kanker. Menangani gangguan penyakit fisik yang disebabkan gangguan emosi tidak cukup hanya dengan mengobati tubuhnya, tetapi juga perlu mengobati emosinya.

Teman, marah, benci, kesal, kepahitan, kecewa, sedih, murung, panik, dan gelisah, sepenuhnya adalah keputusan Anda. Bagi saya, fakta di atas semata-mata menunjukkan betapa kita sangat membutuhkan kebenaran. Betapa kita butuh mengenal Pribadi Bapa Sorgawi yang penuh kasih dan pengampunan. Firman Tuhan katakan dalam 2 Petrus 1:2, damai dan kasih karunia melimpah atas kita oleh karena pengenalan kita akan Bapa Sorgawi. Juga, Yesaya 32:17 mengatakan, “Di mana ada kebenaran di situ akan tumbuh damai sejahtera, dan akibat kebenaran ialah ketenangan dan ketenteraman untuk selama-lamanya.

Kita perlu kebenaran dan janji Tuhan supaya ketika masalah dan tekanan datang menghimpit, pikiran dan perasaan kita senantiasa dalam kondisi tenang, damai, dan sukacita. Amsal 17:22 mengatakan hati yang gembira adalah obat yang manjur untuk seluruh sakit penyakit dan penderitaan Anda.

(Baca juga: PUTUSKAN UNTUK MENGIKUTI APA KATA YESUS)

Mari, saya mengajak kita semua untuk semakin mendekatkan diri kepada Tuhan Yesus, yang adalah sumber kehidupan. Luangkan waktu Anda secara rutin untuk membaca dan merenungkan Firman Tuhan, datang ke persekutuan atau ibadah yang menceritakan kabar baik, dan bergaul dengan orang-orang yang hidup dalam kebenaran. (penulis: @mistermuryadi)

TIGA HAL YANG IBLIS LAKUKAN TERHADAP HIDUP ANDA

Bahan renungan:

Yohanes 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.

Hari ini saya ingin mengungkapkan kepada Anda bagaimana cara iblis merusak kehidupan kita. Banyak orang mengira iblis, dengan kekuatannya, menghancurkan hidup kita. Tentu saja itu salah, iblis sudah tidak memiliki kekuatan, karena Yesus sudah melucuti kuasanya (Kolose 2:15). Satu-satunya senjata iblis hanyalah tipu daya. Dengan tipu dayanya, iblis menciptakan ketakutan dan kekuatiran di dalam hati dan pikiran kita. Ketika kita takut dan kuatir, dengan sendirinya kita menyerahkan hal-hal berharga yang Tuhan sudah anugerahkan kepada kita.

(Baca juga: KRISTEN TERMOMETER VERSUS KRISTEN TERMOSTAT)

Iblis memiliki target yang jelas di dalam hidup Anda, yaitu dia ingin menjauhkan Anda dari Bapa Sorgawi dan bahkan membuat Anda membenci-Nya. Iblis tahu jika Anda terpisah dari Bapa, hidup Anda akan jauh dari damai, sukacita, dan kelimpahan.

Iblis merusak hidup Anda melalui tiga proses: mencuri, membunuh, dan membinasakan. Pertama-tama yang iblis lakukan adalah mencuri. Dia mencuri kebenaran dari pikiran Anda. Dia menipu Anda dengan pemikiran-pemikiran palsu yang terdengar masuk akal, tetapi jauh dari kebenaran. Akibatnya, Anda terjebak di dalam kegelapan, Anda kehilangan arah tujuan. Anda jadi kesulitan membedakan antara yang asli dan palsu, antara yang benar dan salah.

Hal kedua yang iblis lakukan adalah membunuh. Setelah Anda kehilangan arah tujuan, dia akan bunuh jiwa Anda melalui ketakutan dan kekuatiran. Dia singkirkan damai dan sukacita dari hati Anda, sehingga Anda stres dan depresi. Pikiran dan hati Anda tidak tenang.

Hal ketiga adalah membinasakan tubuh Anda. Saat Anda kehilangan arah, jiwa Anda dirundung ketakutan dan kekuatiran, Anda stres dan depresi, akibatnya tubuh Anda akan mulai sakit-sakitan, miskin, dan menderita. Teman, jangan biarkan iblis menipu Anda lebih lama lagi.

(Baca juga: SELAMA KITA NAIK KAPAL YANG YESUS NAIKI, KITA AMAN)

Ciri-ciri Anda sedang tertipu adalah Anda tidak menikmati janji Tuhan. Satu-satunya cara menelanjangi tipu daya iblis adalah dengan mengenal Yesus dan kebenaran-Nya. Tidak ada cara lain. Ya, Anda perlu berakar kuat dalam kebenaran Firman Tuhan. (penulis: @mistermuryadi)

BERHENTI MEMIKIRKAN YANG TIDAK PERLU DIPIKIRKAN

Bahan renungan:

1 Raja-Raja 20:22 Lalu tampillah nabi itu kepada raja Israel dan berkata kepadanya: “Baiklah, kuatkanlah hatimu, pertimbangkan dan pikirkanlah apa yang harus kauperbuat, sebab pada pergantian tahun raja Aram akan maju menyerang engkau.”

Ada saatnya kita menghadapi situasi yang tidak kita sukai. Situasi yang membuat kita takut dan kuatir. Situasi yang membuat kita sulit tidur dan malas makan. Situasi yang membuat pikiran kita ruwet tidak karuan. Situasi yang membuat kita memikirkan hal-hal menakutkan, yang sebenarnya tidak perlu kita pikirkan.

(Baca juga: ANDA TIDAK HARUS TAKUT SAAT MENGHADAPI MASALAH)

Dalam cerita di atas, seorang nabi sedang mengingatkan raja Israel mengenai masalah yang akan datang. Nabi tersebut menyarankan sang raja untuk mempertimbangkan dan memikirkan tindakan yang ingin dilakukan. Sungguh saran yang tepat.

Jika Anda sedang mengalami masalah, Anda perlu mempertimbangkan dan memikirkan jalan keluar masalah tersebut. Namun, jika masalah tersebut datang akibat pertimbangan dan pemikiran yang Anda salah, Anda perlu berhenti sebentar dan mencari kebenaran Firman Tuhan. Setelah Anda mendapatkan tuntunan dari kebenaran Firman Tuhan, bertindaklah sesuai kebenaran yang Anda percayai.

Dalam banyak kasus, seringkali orang dipusingkan sama hal-hal yang tidak perlu. Saya katakan tidak perlu karena mereka memikirkan hal-hal yang tidak nyata, yang tidak ada, seperti: “Bagaimana nanti anak-anak saya kalau tidak sekolah, mereka akan bodoh, masa depannya akan suram?” “Kalau saya dan keluarga diusir dari rumah, kami tidur di mana, apakah kami akan tinggal di kolong jembatan?” “Apa sebaiknya saya kabur saja keluar negeri, kalau tertangkap paling hanya dihukum dipenjara?” dan pikiran-pikiran tidak perlu lainnya.

(Baca juga: BERANI BERMIMPI BESAR)

Teman, jangan biarkan imajinasi Anda menjadi liar dan negatif seperti itu. Benar masalah yang Anda hadapi hari ini nyata, tetapi ketakutan dan kekuatiran Anda tidak nyata. Lebih baik memikirkan harapan-harapan Anda akan janji Tuhan dan cara menyelesaikan masalah sesuai kebenaran Firman Tuhan. Berhentilah memikirkan yang tidak perlu dipikirkan. Berhentilah memikirkan sesuatu yang tidak Anda harapkan. (penulis: @mistermuryadi)

TUHAN INGIN ANDA BERUBAH DAN BERBUAH LEBAT

Bahan renungan:

Kolose 2:6-7 Kamu telah menerima Kristus Yesus, Tuhan kita. Karena itu hendaklah hidupmu tetap di dalam Dia. Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia, hendaklah kamu bertambah teguh dalam iman yang telah diajarkan kepadamu, dan hendaklah hatimu melimpah dengan syukur.

Berubah dan berbuah adalah dua hal yang Yesus janjikan bagi kehidupan orang percaya setelah menerima-Nya sebagai Tuhan dan Juruselamat. Kedua hal itu membutuhkan waktu dan merupakan proses setiap hari.

(Baca juga: ARTI SESUNGGUHNYA DARI KATA “BERTOBAT”)

Ketika kita lahir baru, hanya roh kita yang diubah menjadi baru. Roh kita menjadi satu dengan Roh Tuhan yang gagah perkasa. Roh kita yang mati, dihidupkan. Itu sebabnya 2 Korintus 5:7 mengatakan kita adalah ciptaan baru. Namun, pikiran, jiwa, mental, dan tubuh kita belum diubahkan.

Tuhan tidak hanya ingin Anda berhenti di tahap lahir baru. Masih begitu panjang, dalam, dan lebar rencana Tuhan untuk hidup Anda. Tuhan ingin Anda berakar di dalam kebenaran-Nya, sehingga pikiran, jiwa, dan mental Anda juga berubah. Penting bagi kita untuk memiliki gereja lokal dan komunitas yang benar, yang dapat memberitakan kebenaran-kebenaran yang dapat kita pahami sehingga pikiran, jiwa, mental, dan tubuh kita juga diubahkan.

Beberapa kali saya berbicara dengan teman Kristen yang saya kenal. Banyak di antara mereka setia datang ke gereja atau persekutuan yang pemberitaan Firman Tuhannya sulit untuk mereka mengerti dan pahami. Tidak heran, meskipun sudah bertahun-tahun ke gereja, kehidupan mereka tidak berubah dan tidak berbuah.

Teman, jika Anda tidak mengerti Firman Tuhan yang disampaikan, bagaimana Anda dapat merenungkan Firman tersebut? Jika Anda tidak merenungkan Firman tersebut, bagaimana mungkin pikiran, jiwa, dan mental Anda dapat berubah? Jika pikiran, jiwa, dan mental Anda tidak berubah, bagaimana mungkin Anda dapat berbuah lebat?

Cobalah untuk bertanya kepada para hamba Tuhan, bertukar pikiran dengan mereka secara pribadi, dan diskusikan kebenaran-kebenaran belum Anda mengerti. Lakukan sampai Anda benar-benar mengerti dan mempercayai kebenaran tersebut.

(Baca juga: MEMBACA FIRMAN MENGINGATKAN KITA AKAN IDENTITAS KITA)

Saat pikiran, jiwa, dan mental Anda BERUBAH, tubuh Anda akan BERBUAH lebat. Yang sebelumnya sakit-sakitan, disembuhkan. Yang sebelumnya hidup pas-pasan, berkelimpahan. Yang sebelum ketakutan, menikmati damai dan sukacita. Yang sebelumnya hanya menjadi jemaat, mau terlibat dalam pelayanan. Yang sebelumnya dibimbing, mulai membimbing orang lain. (penulis: @mistermuryadi)

ARTI SESUNGGUHNYA DARI KATA “BERTOBAT”

Bahan renungan:

Lukas 5:32 “Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, tetapi orang berdosa, supaya mereka bertobat.”

Ini adalah salah satu pernyataan Yesus yang sangat bombastis. Harus saya akui, sebagai orang berdosa yang dibenarkan oleh darah Yesus, saya suka sekali dengan ayat di atas. Memberikan saya kepastian bahwa saya tidak akan dibuang atau ditinggalkan oleh Yesus. Saya percaya Anda pun merasakan hal yang sama. Hari ini mari kita menelaah lebih dalam apa yang dimaksud dengan ayat renungan kita.

(Baca juga: INILAH PENYEBAB UTAMA KITA DEPRESI)

Jika Anda mempelajari kata “bertobat” di dalam bahasa Yunani, kata tersebut dituliskan “METANOIA”. Kata “METANOIA” diambil dari akar kata “metanoein” yang artinya mengubah pikiran. Kata tersebut juga merupakan akar dari kata “metamorfosis”. Metamorfosis adalah proses ulat, secara bertahap, berubah menjadi kupu-kupu.

Jadi, apa maksud Yesus maksudkan dengan kalimat di atas?

Yesus ingin mengatakan bahwa Dia datang untuk mengubah pikiran seseorang. Dari pikiran yang penuh dengan dosa dan kejahatan, menjadi pikiran yang penuh kasih dan kebaikan. Itu alasannya kita tidak dapat memisahkan antara percaya Yesus, dengan kehidupan membaca dan merenungkan kebenaran setiap hari.

Pada dasarnya seseorang melakukan dosa, karena hidup terpisah dari Tuhan. Yang saya maksud terpisah dari Tuhan adalah terpisah dari kebenaran Firman Tuhan. Iblis merusak cara pikiran kita dengan tipu daya, sehingga kita ketakutan, kuatir, dan akhirnya melakukan dosa dan kejahatan. Ya, semua dosa dan pelanggaran terjadi akibat kita merasa takut dan kuatir. Yesus datang untuk mengubah cara pikir kita melalui kebenaran, supaya kita berbalik dari jalan yang jahat dan kembali kepada Pribadi yang penuh kasih.

(Baca juga: ANDA INGIN BERUBAH? SEKARANGLAH WAKTUNYA!)

Jadi, jika Anda ingin pikiran Anda berubah, dan berhenti berbuat dosa dan kejahatan, Anda perlu membaca dan merenungkan kebenaran Firman Tuhan setiap hari. Bertobat bukan berhenti berbuat dosa. Bertobat artinya Anda mulai mengisi pikiran Anda dengan kebenaran (Filipi 4:8). Akibat dari hal tersebut, Anda akan berhenti berbuat dosa. Bertobat adalah sebuah proses perubahan pikiran kita semakin lama semakin seperti Kristus. Itu tidak terjadi dalam semalam. Perlu waktu dan Anda dapat memulainya dari sekarang. (penulis: @mistermuryadi)

BUATLAH KEPUTUSAN BERDASARKAN FIRMAN TUHAN

Bahan renungan:

1 Yohanes 5:4 sebab semua yang lahir dari Allah, mengalahkan dunia. Dan inilah kemenangan yang mengalahkan dunia: iman kita.

Hidup seorang jenderal besar di Mongol yang dijuluki “Sang Penghancur”, karena reputasinya yang tidak kalah dalam pertempuran. Suatu hari Sang Jenderal dan pasukannya menghadapi lawan yang jumlahnya jauh lebih banyak. Seluruh pasukannya ketakutan dan bersiap untuk menyerah, tetapi Sang Jenderal tidak kehabisan akal. Sang Jenderal sangat yakin bahwa meski jumlah pasukannya lebih sedikit, tetapi pasukannya jauh lebih kuat dari musuh.

(Baca juga: TUHAN TIDAK PERNAH MENYERAH TERHADAP ANDA)

Sang Jenderal berkata, “Saya akan melempar sebuah koin. Kalau yang muncul adalah gambar, itu pertanda kita harus menyerang balik, mengerahkan seluruh kekuatan kita, dan kita pasti menang, tetapi jika yang muncul angka, kita menyerah saja.” Sang Jenderal melempar koin tersebut ke udara dan menangkapnya, kemudian dia mengumumkan kepada seluruh pasukan bahwa yang muncul adalah gambar.

“Dewa di pihak kita. Langit telah menuliskan kemenangan kita,” ujar salah seorang prajurit. Terdengar sorak sorai dan semangat yang membara. Dalam waktu kurang dari dua jam mereka menggempur lawan habis-habisan dan hari itu mereka mendapatkan kemenangan besar. Sesaat setelah menang, Sang Jenderal memberikan koin tadi ke salah satu prajuritnya, ternyata kedua sisi koin tersebut adalah angka.

(Baca juga: KITA YANG DIUNTUNGKAN KETIKA IKUT PERINTAH TUHAN)

Teman, cerita di atas menggambarkan bahwa saat kita mengalami situasi atau kondisi buruk, terkadang kita lupa kalau Tuhan yang tinggal di dalam kita jauh lebih besar dari dari semua masalah dan pergumulan kita. Akibatnya, mental dan pikiran kita cenderung ingin lari dan menyerah. Padahal kalau kita tenang sebentar dan kembali mengingat janji Tuhan, bahwa Tuhan senantiasa bersama-sama dengan kita, kita tidak akan tunduk terhadap situasi. Mari kita belajar untuk tidak terburu-buru mengambil keputusan. Lihatlah terlebih dahulu apa yang Firman Tuhan katakan mengenai situasi kita, lalu buatlah tindakan atau keputusan berdasar yang tertulis di dalamnya. (penulis: @mistermuryadi)

TINGGALKAN KETERBATASAN DAN KETIDAKPERCAYAAN ANDA

Bahan renungan:

Lukas 1:38 Kata Maria: “Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu.” Lalu malaikat itu meninggalkan dia.

Jika kita dapat mempercayai TUHAN seperti Maria mempercayai kata-kata Gabriel dalam ayat di atas, pasti hidup kita akan jauh lebih baik dari hari ini. Jika seseorang tidak tumbuh di keluarga yang memiliki iman terhadap Tuhan dengan benar, saya yakin orang tersebut tumbuh dalam kondisi yang mengepankan keterbatasan dan ketidakpercayaan terhadap diri sendiri.

(Baca juga: PERCAYA KEPADA YESUS ADALAH SATU-SATUNYA CARA MASUK SORGA)

“Kamu tidak dapat melakukan itu. Jangan sekolah di sana, pelajarannya terlalu sulit. Jangan ambil jurusan itu, tidak ada masa depannya,” dan lain sebagainya. Seiring beranjak dewasa, tanpa disadari keterbatasan dan ketidakpercayaan menjadi bagian dari hidup orang itu. Akibatnya, setiap kali menghadapi tantangan, yang terlintas pertama kali adalah tidak bisa, tidak mungkin, atau tidak sanggup.

Tuhan, di sisi lain, tidak terbatas. Saat kita masuk ke dalam dunia Tuhan, yaitu dunia iman, kita perlu belajar untuk melepaskan keterbatasan dan ketidakpercayaan yang kita hidupi selama bertahun-tahun. Kita perlu memperbaharui pemikiran kita melalui membaca dan merenungkan kebenaran Firman Tuhan, supaya kita mengerti bahwa semua yang dikatakan Yesus mengenai orang percaya adalah benar. Firman Tuhan katakan orang sakit pasti sembuh saat orang percaya meletakkan tangan atas mereka (Markus 16:18) dan kita akan melakukan pekerjaan-pekerjaan yang besar, dan bahkan lebih besar, dari yang Yesus lakukan (Yohanes 14:12).

(Baca juga: ANDA DICIPTAKAN HEBAT DAN DAHSYAT)

Nabi Yeremia menulis, “Sesungguhnya, Akulah TUHAN, Allah segala makhluk; adakah sesuatu apapun yang mustahil untuk-Ku? (Yeremia 32:27).” Tentu saja jawabannya adalah tidak ada. Jika tidak ada yang mustahil bagi Bapa, berarti tidak ada yang mustahil bagi kita, anak-anak-Nya. Satu-satunya yang membatasi Tuhan bekerja di dalam hidup kita adalah pemikiran kita yang terbatas dan ketidakpercayaan kita terhadap kebenaran (Matius 13:58). Kita dapat mengubah pemikiran dengan cara percaya kepada apa yang dikatakan Firman Tuhan dan mulailah bertindak berdasarkan apa yang Firman Tuhan katakan. (penulis: @mistermuryadi)