YESUS MEMBERI KITA TUJUAN HIDUP YANG BARU

Bahan renungan:

1 Petrus 2:25 Sebab dahulu kamu sesat seperti domba, tetapi sekarang kamu telah kembali kepada gembala dan pemelihara jiwamu.

Kalau Anda bertemu saya sekitar 20 tahun yang lalu, sebelum saya mengenal Yesus, Anda akan bertemu saya yang putus harapan, patah semangat, sakit hati, kepahitan, kurang kasih, penuh pengasihanan diri, dan tukang cari perhatian. Saya tidak dapat membayangkan seandainya saya tidak bertemu dengan Yesus. Mungkin hagahtoday.com tidak akan pernah ada, dan mungkin, saya pun sudah tidak ada.

(Baca juga: STATUS ANDA ADALAH ANAK RAJA, MEMERINTAHLAH SEPERTI ANAK RAJA)

Yesus memberikan tujuan hidup yang baru bagi hidup saya. Mungkin lebih tepatnya, Yesus mengembalikan saya kepada tujuan hidup yang telah Dia rencanakan jauh sebelum saya lahir.

Saya percaya Tuhan juga memiliki rencana yang hebat bagi hidup Anda. Anda bukan produk gagal. Tuhan tidak pernah menciptakan produk gagal. Masa lalu Anda yang buruk sama sekali tidak menentukan masa depan Anda, karena masa depan Anda ditentukan dari keputusan Anda hari ini, bukan dari masa lalu Anda.

Jika Anda mengalami kehidupan yang buruk, tersesat, dan kehilangan arah tujuan, berbaliklah, kembalilah kepada Sang Gembala Agung. Hanya Dia yang sanggup memulihkan dan memuaskan hidup Anda, karena Dia yang menciptakan Anda.

(Baca juga: APA BENAR TUHAN SUKA MENUNDA BERKATNYA?)

Tuhan memiliki rencana yang besar dan hebat bagi hidup Anda di dunia ini. Tuhan tidak hanya menciptakan Anda untuk sekolah, bekerja, punya rumah, menikah, dan punya anak saja, tetapi juga untuk menjadi berkat bagi dunia ini. Untuk memulihkan kehidupan hanyak orang dan menyelamatkan mereka yang terhilang. (penulis: @mistermuryadi)

= = = = = = = = = = = = = =

Semua materi di blog ini saya berikan cuma-cuma bagi para pembaca setia hagahtoday.com. Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda bisa memberikan donasi ke:
BCA 7340 12 6160 a/n Zaldy Muryadi.

Advertisements

ANDA ADALAH PAHLAWANNYA TUHAN

Bahan renungan:

Hakim-Hakim 6:11-12 Kemudian datanglah Malaikat TUHAN dan duduk di bawah pohon tarbantin di Ofra, kepunyaan Yoas, orang Abiezer itu, sedang Gideon, anaknya, mengirik gandum dalam tempat pemerasan anggur agar tersembunyi bagi orang Midian. Malaikat TUHAN menampakkan diri kepadanya dan berfirman kepadanya, demikian: “TUHAN menyertai engkau, ya pahlawan yang gagah berani.”

Anda pernah mendengar cerita tentang anak burung rajawali yang dibesarkan oleh induk ayam? Rajawali adalah burung pemangsa, memiliki mata yang tajam, dan tidak takut badai, sedangkan ayam adalah hewan yang takut badai, rabun di sore hari, dan berakhir di penggorengan dilapisi tepung.

(Baca juga: KETIKA GODAAN DATANG, APA YANG HARUS KITA LAKUKAN?)

Anda dan saya adalah pahlawan di mata TUHAN. TUHAN tidak pernah menciptakan produk gagal, namun kita terlalu lama ditipu iblis, terlalu lama hidup jauh dari kebenaran, sehingga kita memandang diri kita sangat rendah. Banyak anak-anak TUHAN yang tinggal di lingkungan ‘ayam’ dan hal itu membuat mereka tidak menyadari bahwa mereka adalah ‘burung rajawali’.

Hal yang sama yang dialami oleh GIDEON. Dia melihat dirinya sebagai orang yang kalah, pengecut, tidak mampu, tidak bisa, gagal. Itu yang membuat Gideon bersembunyi dan bekerja sebagai pemeras anggur, padahal TUHAN memanggilnya menjadi pahlawan.

Jika Anda membaca ayat-ayat sebelumnya, Anda akan menemukan fakta bahwa Gideon tinggal di lingkungan yang negatif. Awalnya hanya berteman dengan mereka, bersahabat, saling bertukar pikiran, sampai akhirnya ikutan menjadi negatif.

Teman, saya ingin meyakinkan Anda hari ini bahwa Anda bukan produk gagal, Anda adalah orang-orang yang memiliki kuasa memutarbalikan keadaan yang buruk menjadi baik. Ya, saya bisa mengerti jika Anda membuat kesalahan-kesalahan di dalam hidup Anda. Mungkin kesalahan yang sangat fatal. Tapi jangan biarkan kesalahan atau masa lalu membuat Anda terkurung terus di sana. TUHAN yang kita sembah sanggup memulihkan dan memberikan Anda masa depan yang indah.

(Baca juga: SATU MASALAH ANDA, ADA SERIBU JALAN KELUAR)

Sama seperti Gideon, maukah Anda memutuskan untuk berbalik dari jalan yang salah dan tinggal di dalam jalan-jalan TUHAN yang ajaib? Gideon mengatakan “iya” pada panggilan itu dan kita tahu bahwa Gideon menjadi salah satu tokoh penting dalam sejarah Bangsa Israel. Anda pun dapat mengambil keputusan yang sama dan Anda akan melihat bagaimana TUHAN mengubah dan memakai hidup Anda. (penulis: @mistermuryadi)

“TUHANLAH YANG MENENUNKU”

Bahan renungan:

Mazmur 139:13-14 Sebab Engkaulah yang membentuk buah pinggangku, menenun aku dalam kandungan ibuku. Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib; ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya.

Mungkin ada beberapa di antara kita yang pernah bertanya-tanya, “Tuhan, untuk apa saya dilahirkan?” dan mungkin ada beberapa dari Anda yang lahir karena hasil “kesalahan” kedua orang tua Anda. Hari ini ada kabar gembira buat Anda. Mungkin dunia ini tidak menginginkan Anda lahir, tapi TUHAN menginginkan Anda terlahir di dunia ini. DIA punya rencana yang hebat untuk hidup Anda.

Teman, tangan TUHAN sendirilah yang menenun kita. Dan TUHAN tidak pernah menciptakan produk gagal. Anda dan saya adalah kebanggaan TUHAN. Kita adalah mahakarya dari YANG MAHA TINGGI. Anda tidak perlu menyesali “kesalahan” yang dilakukan oleh kedua orang tua Anda ataupun menangisi kekurangan Anda, karena itu tidak akan mengubah rencana TUHAN yang luar biasa bagi Anda.

Sadarilah, bersyukurlah, dan menarilah karena TUHAN yang menjadikan Anda. Anda dan saya tidak dicetak di pabrik, kita bukanlah mass product. Kita diciptakan seturut dan segambar dengan TUHAN.

Kita mungkin terlalu sering mendengar ada manusia yang pintar, ada yang bodoh; ada sukses, ada yang gagal; dan ada yang cantik, ada yang jelek. Teman, jangan membandingkan diri Anda dengan orang lain. Itu sama sekali tidak berguna. Saat kita membanding-bandingkan diri kita dengan orang lain, kita akan selalu keburukan kita. Itu yang membuat kita rendah diri dan mengecilkan diri sendiri.

Lihatlah kepada apa yang Firman Tuhan katakan tentang Anda. Firman Tuhan katakan Anda sangat berharga di mataNYA, Anda adalah garam dan terang dunia, dan Anda adalah orang yang lebih dari pemenang.

Anda diciptakan sangat spesial dan unik. Tuhan tidak menciptakan dua orang yang benar-benar sama di dunia ini. Saat kita menyadari bahwa TUHANlah yang menjadikan hidup kita, barulah kita mengerti bahwa kita tidak hanya hidup untuk mati, melainkan kita hidup untuk sesuatu yang besar. (penulis: @mistermuryadi)

ANDA BUKAN PRODUK GAGAL

Bahan renungan:

Mazmur 139:13 Sebab Engkaulah yang membentuk buah pinggangku, menenun aku dalam kandungan ibuku.

Produk yang dibuat manusia, banyak yang gagal. Tapi ketika TUHAN yang membuat, DIA tidak pernah menciptakan produk gagal. Seorang maestro selalu menghasilkan masterpiece. Tuhan adalah maestro sejati dan Anda adalah maha karyanya TUHAN. Jika kita adalah sebuah maha karya dari Seorang Maestro sejati, kenapa ada manusia yang gagal? Pertanyaan yang bagus.

Saya berikan sebuah ilustrasi.

Minuman Coca Cola, anggaplah harga modalnya sekitar 3000 rupiah. Pada saat masuk ke mini market, harganya menjadi 5000 rupiah, dan ketika masuk hotel bintang lima, mungkin harganya jadi 60.000 rupiah. Miinuman yang sama, dari pabrik yang sama, tapi harganya berbeda. Apa yang membedakannya? Yang membedakan adalah cara memperlakukan minuman tersebut. Ketika Anda di hotel bintang lima, Coca Cola disajikan dengan nampan, di ruangan ber-AC yang nyaman, dan ada pelayan berdasi yang membawakannya dengan sopan untuk Anda. Tapi kalau Anda membeli Coca Cola yang sama di warung kopi, Anda tidak dilayani demikian.

Teman, harga Anda menurut Alkitab adalah SANGAT BERHARGA. Namun seringkali cara kita memperlakukan diri kita yang menjadikan kita murah. Kalau kita menyadari bahwa perlu darah Anak Domba untuk menebus kita, maka kita tidak akan memperlakukan diri kita sembarangan. Tuhan tidak pernah gagal, Alkitab menjaminnya. Saat kita memberikan diri kita yang sering gagal ini kepada TUHAN dan membiarkan DIA menuntun kita di jalanNYA, maka Anda hanya akan menikmati keberhasilan. (penulis: @mistermuryadi)