JANGAN BIARKAN IBLIS BEROLEH KEUNTUNGAN DARI HIDUP ANDA

Bahan renungan:

2 Korintus 2:11 supaya Iblis jangan beroleh keuntungan atas kita, sebab kita tahu apa maksudnya.

Iblis tahu jika kita berada di dekat Bapa, kita pasti dipulihkan, diberkati, dan dipelihara. Itu sebabnya, dengan berbagai cara, iblis ingin membuat kita jauh dari Bapa Sorgawi.

(Baca juga: WARISAN JANJI TUHAN DIBERIKAN PADA SAAT KITA HIDUP DI DUNIA)

Salah satu cara iblis yang perlu kita waspadai adalah dia mencoba membunuh karakter Bapa Sorgawi. Iblis ingin membuat anak-anak Tuhan berpikir bahwa Bapa Sorgawi tidak sepenuhnya baik, bahwa Bapa Sorgawi turut ambil bagian dalam hal-hal buruk yang terjadi pada hidup orang percaya.

Mungkin Anda pesan mendengar khotbah yang mengajarkan, “Tuhan lebih membutuhkan dia di Sorga,” ketika ada seseorang yang mati muda atau tidak wajar. Atau, mendengar, “Tuhan memang mengijinkan penyakit atau kemiskinan ini supaya kamu belajar rendah hati dan tidak berbuat dosa lagi.”

Tujuan iblis melakukan hal tersebut supaya orang percaya masuk ke kamarnya dan mulai mempertanyakan kebaikan Tuhan. Apakah Anda tahu siapa yang paling diuntungkan dalam peristiwa tersebut? Ya, tentu saja iblis. Dia berhasil membuat orang percaya meragukan kebaikan Tuhan. Akibatnya, orang percaya kecewa terhadap Tuhan dan hidup dalam tanda tanya yang besar akan rencana Tuhan.

Teman, saya ingin Anda tahu bahwa Tuhan hanya merancangkan yang baik bagi orang percaya. Yeremia 29:11 mengatakan rancangan-Nya adalah rancangan damai sejahtera, bukan rancangan kecelakaan.

Tuhan sangat mengasihi Anda. Bagaimana mungkin Pribadi yang telah merelakan nyawa-Nya di kayu salib untuk menebus dan menyelamatkan Anda mengijinkan kecelakaan, sakit penyakit, dan kemiskinan terjadi dalam hidup Anda? Jangan termakan tipu daya iblis. Jangan biarkan iblis memeroleh keuntungan dari hidup Anda.

(Baca juga: TIGA ALASAN MENGAPA SAYA MENOLAK UNTUK MENYERAH)

Yohanes 10:10 memberi garis batas yang jelas antara Yesus dan iblis. Bahwa iblis datang hanya untuk mencuri, membunuh, dan membinasakan, sedangkan Yesus datang untuk memberi Anda hidup dan kelimpahan. (penulis: @mistermuryadi)

= = = = =

Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi ke:
BCA 7340 12 6160 a/n Zaldy Muryadi.

YESUS DATANG UNTUK MEMBERI HIDUP

Bahan renungan:

Yohanes 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.

Di mata Firman Tuhan, jika Anda hidup tanpa YESUS, maka Anda disebut orang-orang yang “mati”. Mati yang dimaksud adalah secara roh atau dengan kata lain terpisah dari TUHAN (sumber segalanya), yang perlahan akan mengakibatkan kematian fisik.

Hal inilah yang menyebabkan seseorang meninggal dengan cara menggenaskan, misalnya: narkoba, AIDS, sakit penyakit, kecelakaan, stres, bunuh diri, dan lain sebagainya. Tujuan iblis selalu ingin mencuri, membunuh, dan membinasakan Anda. Padahal Firman Tuhan menjanjikan kehidupan yang penuh damai dan sukacita. Teman, di luar TUHAN, hidup Anda hanya akan menjadi bual-bualan iblis. Anda akan ditipu dari satu hal ke hal lainnya dan ujungnya selalu kebinasaan.

Itu sebabnya YESUS datang. DIA menawarkan HIDUP bagi setiap kita yang mati. Anda bisa mengganti kata HIDUP menjadi berkat, kesembuhan, mukjizat, pemulihan keluarga, kelegaan, kesehatan, pembebasan dari kutuk, dan lain sebagainya. Anda tidak perlu lagi hidup di dalam ketakutan, kekuatiran, sakit penyakit, ketergantungan obat, dosa, dan produk iblis lainnya, karena di dalam YESUS, Anda dapat menang dari semuanya itu. YESUS telah mengalahkan iblis melalui kebangkitanNYA. Hanya tinggal di dalam kebenaran Firman Tuhan Anda dapat menang dari tipu daya iblis.

Firman Tuhan menegaskan ini dalam 1 Korintus 15:26-27a, “Musuh yang terakhir, yang dibinasakan ialah maut. Sebab segala sesuatu telah ditaklukkan-Nya di bawah kakiNya.” Haleluya! Yang saya maksud tinggal di dalam kebenaran bukan hanya pergi ke gereja atau rajin saat teduh saja, tapi juga hidup di dalam FirmanNYA sepenuh hati. Mengikuti setiap tuntunanNYA dan menjadikan YESUS pusat dari setiap keputusan yang kita lakukan. (penulis: @mistermuryadi)