JIKA ANDA GAGAL, COBA LAGI DENGAN CARA TUHAN

Bahan renungan:

Mazmur 25:10 Segala jalan Tuhan adalah kasih setia dan kebenaran bagi orang yang berpegang pada perjanjian-Nya dan peringatan-peringatan-Nya.

Kegagalan adalah hal yang menyebalkan. Saya tidak suka gagal, tetapi tidak dapat dipungkiri, dalam banyak hal, saya mengalami kegagalan, dan kegagalan mengajarkan saya banyak hal yang baik.

(Baca juga: ANDA PERLU MENDENGARKAN FIRMAN TUHAN JIKA INGIN BERUBAH)

Kegagalan membuat saya mengerti, bahwa seandainya saya melakukan hal yang sama dengan cara yang berbeda, yaitu cara Tuhan, saya akan menghemat waktu dan tenaga saya. Kegagalan membuat saya sadar bahwa cara saya bukanlah cara yang terbaik. Cara saya dapat berhasil dan dapat gagal, tidak ada yang dapat menjaminnya. Namun, cara Tuhan tidak pernah gagal, karena Dia sendiri yang menjamin itu pasti berhasil.

Jika hari ini Anda gagal dalam suatu hal, jangan menyerah. Coba lakukan lagi, tetapi kali ini dengan cara Tuhan. Cara Tuhan yang saya maksud adalah segala sesuatu yang Anda lakukan berdasarkan kebenaran-Nya.

(Baca juga: BAGIAN KITA MENYATAKAN KASIH TUHAN, BUKAN MENGHAKIMI ATAS NAMA TUHAN)

Jadi, langkah pertama yang perlu Anda lakukan adalah mencari tahu kebenaran mengenai situasi yang sedang Anda hadapi, lalu langkah berikutnya, bertindak berdasarkan hal tersebut. Roma 9:6a mengatakan, “Akan tetapi Firman Allah tidak mungkin gagal.” (penulis: @mistermuryadi)

= = = = =

Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi via BCA 7340 12 6160 atau CommBank (AUS): BSB 062239, Account Number 1030 2575 atas nama Zaldy Muryadi.

TUHAN MEMILIKI RENCANA YANG INDAH ATAS HIDUP ANDA

Bahan renungan:

Yeremia 29:11 Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah Firman Tuhan, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.

Saya percaya orangtua Anda memiliki rencana atas hidup Anda. Beberapa orangtua yang saya kenal, merencanakan agar anak-anaknya dapat sekolah setinggi mungkin, memiliki pasangan hidup yang ideal, dan panjang umur. Namun, di sisi lain, tidak sedikit anak-anak muda yang kenal mesti gigit jari karena rencana orangtua mereka tidak berjalan sesuai harapan.

(Baca juga: JANGAN MENYERAH SEKALIPUN SUDAH PERNAH DITOLAK)

Salah satu contohnya adalah kehidupan saya pribadi. Saya percaya, ketika saya lahir, orangtua saya merencanakan hal-hal yang luar biasa untuk hidup saya. Namun, di satu titik, akibat satu dan lain hal, rencana-rencana tersebut tidak terlaksana. Saya sempat kehilangan harapan akan masa depan saya, sampai akhirnya saya bertemu dengan Yesus, dan Dia memberikan saya harapan yang baru akan masa depan saya.

Mungkin Anda sedang mengalami hal yang sama. Anda kehilangan harapan akibat rencana-rencana orangtua Anda tidak berjalan dengan baik. Atau mungkin, rencana-rencana Anda untuk anak-anak atau keluarga Anda tidak terlaksana karena satu dan lain hal.

Hari ini saya membawa kabar sukacita untuk Anda. Firman Tuhan mengatakan bahwa Tuhan memiliki rencana atas hidup setiap kita. Saya percaya rencana Tuhan adalah rencana yang indah, terbaik, dan yang terpenting, rencana-Nya tidak pernah gagal.

(Baca juga: HANYA TUHAN YANG SANGGUP MEMULIHKAN ANDA)

Jika Anda tertarik dengan rencana yang Tuhan sediakan, mendekatlah kepada-Nya, tinggallah dalam kebenaran-Nya, dan saksikan bagaimana rencana-Nya terwujud di dalam hidup Anda. (penulis: @mistermuryadi)

= = = = =

Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi via BCA 7340 12 6160 atau CommBank (AUS): BSB 062239, Account Number 1030 2575 atas nama Zaldy Muryadi.

JANGAN TERPESONA ATAU TERPIKAT DENGAN MASALAH

Bahan renungan:

Amsal 23:31-33 Jangan melihat kepada anggur, kalau merah menarik warnanya, dan mengilau dalam cawan, yang mengalir masuk dengan nikmat, tetapi kemudian memagut seperti ular, dan menyemburkan bisa seperti beludak. Lalu matamu akan melihat hal-hal yang aneh, dan hatimu mengucapkan kata-kata yang kacau.

Suatu hari, ketika sedang mengendarai vespanya, kakek dan nenek saya terlibat sebuah pembicaraan yang menyebabkan kakek saya marah besar. Dalam perjalanan pulang, mereka berhenti di pintu rel kereta menanti kereta melintas tanpa mengucapkan sepatah kata pun satu sama lain. Ketika sampai di rumah, saat turun dari motor, kakek saya baru sadar kalau nenek saya sudah tidak ada di kursi belakang. Nenek saya hilang!

(Baca juga: JADIKAN JANJI TUHAN BAGIAN PENTING DARI HIDUP ANDA)

Ternyata, saat rel kereta api tertutup, nenek saya turun dari motor untuk memungut barangnya yang terjatuh. Entah bagaimana kakek saya tidak menyadari hal tersebut, mungkin karena hatinya sedang panas, sehingga saat rel kereta terbuka lagi, kakek saya segera memacu motornya, dan nenek saya tertinggal.

Amarah membuat kakek saya lupa bahwa dia sedang bersama-sama nenek saya. Atau dengan kata lain, amarah menjadi lebih menarik bagi kakek saya pada saat itu, sehingga dia “terpesona” kepadanya, dan melupakan keberadaan nenek saya, bahkan meninggalkannya.

Hal yang sama seringkali terjadi di dalam kehidupan pribadi kita. Kadang, masalah, tekanan, sakit penyakit, kemiskinan, kesulitan, dan tantangan, membuat kita “terpesona” sehingga kita melupakan janji Tuhan yang YA dan AMIN bagi hidup kita.

Bukan tanpa alasan Alkitab menggambarkan masalah atau tantangan sebagai sesuatu yang besar, seperti badai, topan, gunung, raksasa, dewa mamon, singa yang mengaum, dan lain sebagainya. Jika kita tidak memandang hal tersebut dengan benar, hati dan pikiran kita dapat “terpesona” terhadap yang besar itu dan beralih dari janji Tuhan.

Alkitab menggambarkan masalah sebagai sesuatu yang besar supaya setiap orang percaya menyadari bahwa mereka diciptakan Tuhan untuk menaklukkan perkara-perkara besar. Bahwa yang menyertai mereka jauh lebih besar dari badai, topan, gunung, para dewa, atau raksasa.

Misalnya, jika suatu hari dokter yang menangani kita menyatakan bahwa penyakit kita tidak dapat disembuhkan, jangan lekas panik. Jangan “terpesona” atau terpikat dengan perkataan dokter tersebut. Ingat, bahwa kita diciptakan untuk menaklukkan yang besar dan menyertai kita jauh lebih besar dari sakit penyakit kita. Jika kita memiliki cara pikir demikian, kita tidak akan takluk terhadap penyakit.

Saat Daniel dikepung singa di sebuah kandang, Daniel tidak “terpesona” dengan situasi itu. Bagi Daniel, janji Tuhan jauh lebih menarik auman singa. Saat Musa dihadang Laut Merah, Musa tidak “terpesona” dengan laut tersebut dan meratapi keadaannya. Bagi Musa, Tuhan yang bersamanya jauh lebih besar dari Laut Merah.

(Baca juga: MENGELUH MERUGIKAN HIDUP ANDA)

Pandanglah Tuhan, andalkan Dia dalam segala hal yang kita hadapi, karena Dia tidak pernah gagal. Jika Tuhan sanggup membawa dua juta Bangsa Israel keluar dari perbudakan Mesir, Dia pasti sanggup membawa kita keluar dari segala permasalahan kita. Berpeganglah pada janji-Nya dan hidupilah kebenaran-Nya, karena tidak ada yang lebih memesona daripada Dia yang turun dari Sorga, memberikan nyawa ganti kita, dan mengasihi kita tanpa syarat. (penulis: @mistermuryadi)

= = = = =

Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi ke: BCA 7340 12 6160 a/n Zaldy Muryadi.

TUHAN TIDAK PERNAH MEMBATALKAN JANJINYA

Bahan renungan:

Mazmur 89:34 Aku tidak akan melanggar perjanjianKU, dan apa yang keluar dari bibirKU tidak akan Kuubah.

Tuhan tidak akan pernah mengingkari apa yang dikatakanNYA. Sungguh melegakan ketika kita mengetahui bahwa janji TUHAN di dalam hidup kita tidak akan pernah dibatalkan. Ketika TUHAN berfirman atas sesuatu, maka FirmanNYA adalah untuk selama-lamanya. Salah satu buktinya adalah matahari, bulan, dan bintang. Dalam kitab Kejadian dikatakan, “Berfirmanlah Allah …” saat DIA menciptakan matahari, bulan, dan bintang di hari keempat. Setelah ribuan tahun diciptakan, sampai hari ini benda-benda penerang tersebut tetap setia menemani Anda dan saya.

(Baca juga: SIAPA ANDA SEBELUM MENGENAL YESUS)

Teman, ALKITAB adalah buku tentang janji TUHAN kepada manusia. Ada begitu banyak janji yang terdapat di dalam Firman TUHAN. Lebih dari 6000 janji yang dituliskan dalam Alkitab untuk Anda. Mulai dari janji mengenai kesembuhan, kesehatan, masa depan yang indah, berkat, pemulihan, hidup yang berkemenangan, umur panjang, keselamatan, kuasa, mukjizat, sampai urusan teman hidup. Semua janji itu telah diucapkan TUHAN untuk Anda dan saya. Yang artinya janji tersebut selalu tersedia bagi kita dan tidak akan pernah gagal.

Sangat disayangkan jika kita tidak tahu janji-janji indah tersebut. Hal itu salah satu alasan terkuat mengapa banyak di antara anak-anak Tuhan yang putus asa dan patah harapan ketika menghadapi masalah. Ya, karena mereka tidak tahu bahwa Tuhan menyediakan janji yang indah bagi kita. Janji yang tidak pernah gagal.

(Baca juga: SATU-SATUNYA CARA AGAR ORANG LAIN MENDENGAR TENTANG YESUS)

Hari ini bukalah kembali Alkitab Anda. Cari janji-janji TUHAN untuk kehidupan Anda, renungkan ayat-ayat itu, dan mulai perkatakan dan hidupi janji tersebut dengan iman. Jangan biarkan iblis atau siapa pun menjauhkan Anda dari janji-janji TUHAN atau membuat Anda berpikir bahwa TUHAN tidak akan menepati janjiNYA terhadap Anda. Seperti yang kita telah ketahui bahwa TUHAN kita adalah Pribadi yang sangat setia, DIA tidak akan melanggar semua yang telah diucapkanNYA. Haleluya! (penulis: @mistermuryadi)

KUK YANG ENAK DAN RINGAN

Bahan renungan:

Matius 11:29-30 Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Kupun ringan.

Anda merasa beban yang Anda pikul hari ini terasa begitu berat? Anda perlu cek dan renungkan kembali kehidupan yang Anda sedang jalani. Firman Tuhan dengan sangat jelas mengatakan jika kita memikul kuk yang DIA berikan, kuk tersebut enak dan beban pun ringan.

Kuk adalah alat yang biasa digunakan untuk mengikat dua leher sapi supaya mereka dapat berjalan beriringan saat membajak sawah. Anda tahu bahwa jika Anda bersama YESUS, Anda tidak memikul beban hidup Anda sendirian? DIA bersama-sama dengan Anda melewati segala hal yang menghimpit dan mengekang hidup Anda.

Itu sebabnya Firman Tuhan katakan bahwa kuk tersebut enak dan ringan.

Perlu Anda ketahui, terkadang ketika dua sapi diikat dengan kuk, sapi yang agresif akan menyakiti leher sapi yang kalem. Ketika sapi agresif itu bergerak lebih cepat, sapi yang satunya pasti terluka. Tapi tidak demikian ketika kita berjalan bersama YESUS. Firman TUHAN katakan Yesus lemah lembut dan rendah hati. Kita tidak akan terluka ketika kita bergerak sangat lambat atau ketika kita gagal. DIA akan menopang dan mengangkat kembali hidup kita.

Teman, sekalipun kita gagal, DIA tidak pernah gagal. Berjalanlah bersamaNYA dalam setiap waktumu, DIA yang sanggup menjadikan segala yang gagal, yang buruk, yang tidak mungkin di dalam hidup kita menjadi berhasil. (penulis: @mistermuryadi)

FIRMAN TUHAN TIDAK PERNAH GAGAL

Bahan renungan:

Yesaya 55:11 demikianlah firmanKU yang keluar dari mulutKU: ia tidak akan kembali kepadaKU dengan sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya.

Saat Tuhan berfirman, TUHAN memastikan bahwa FirmanNYA tidak akan gagal. Teman, mungkin seringkali kita meragukan apakah hal ini dan itu dapat terjadi di dalam hidup kita. Kita mungkin berpikir sepertinya ada ‘jalan’ lain yang lebih berhasil dibandingkan apa yang Firman Tuhan katakan. Saya ingin kita sedikit berpikir dengan logika. Apa yang membuat Anda berpikir ada jalan lain yang lebih manjur dari Firman Tuhan?

Alkitab berisi perkataan TUHAN sendiri kepada kita. Bahkan TUHAN sendiri yang DIA tidak pernah gagal. Namun ironisnya, anak-anak TUHAN lebih sering percaya kepada yang lain dibandingkan kepada Firman Tuhan.

Teman, hari ini mari kita kembali kepada FirmanNYA. Hanya di dalam Firman Tuhan ada jaminan bahwa hidup Anda dan saya tidak akan gagal. Hanya di dalam setiap perkataanNYA ada pengharapan yang tidak akan mengecewakan. Hanya di dalam FirmanNYA Anda dapat menemukan kehidupan yang penuh dengan damai dan sukacita. Haleluya! (penulis: @mistermuryadi)

TUHAN SETIA MENEPATI JANJINYA

Bahan renungan:

1 Raja-raja 8:56 Terpujilah TUHAN yang memberikan tempat perhentian kepada umat-Nya Israel tepat seperti yang difirmankan-Nya; dari segala yang baik, yang telah dijanjikan-Nya dengan perantaraan Musa, hamba-Nya, tidak ada satupun yang tidak dipenuhi.

Ayat ini selalu mengingatkan saya bahwa TUHAN yang kita sembah adalah TUHAN yang selalu menepati janjiNYA dan DIA tidak pernah melanggar sekali pun ketetapanNYA. Anda bisa membayangkan sebuah perjanjian jangka panjang yang TUHAN lakukan bersama Bangsa Israel. Selama 40 tahun janji tersebut diberikan kepada mereka dan janji itu tidak pernah dibatalkan, sekalipun seperti kita ketahui bersama dalam banyak kesempatan Bangsa Israel meninggalkan TUHAN. TUHAN selalu bersedia kembali meneguhkan perjanjianNYA bagi bangsa ini setiap kali mereka memutuskan untuk berbalik kepada TUHAN.

Saya bisa membayangkan jika saya membuat perjanjian dengan seseorang, lalu orang tersebut menipu saya. Langkah wajar yang akan saya lakukan adalah melaporkannya kepada pihak berwajib atau memutuskan untuk tidak melanjutkan kerjasama tersebut. Namun TUHAN berbeda. Berkali-kali Bangsa Israel melanggar, namun TUHAN tetap setia dengan perjanjianNYA. Oh, betapa setia TUHAN kita.

Teman, jika TUHAN begitu mengasihi Bangsa Israel yang tegar tengkuk, apalagi terhadap Anda dan saya yang telah dibenarkan dan dikuduskan oleh darah YESUS. Roma 5:8-9 mengatakan, jika TUHAN menunjukkan kasihNYA yang besar ketika kita masih berdosa, lebih-lebih atau apalagi sekarang Anda dan saya telah percaya kepada YESUS. Oh, haleluya!

Ada ribuan janji yang TUHAN sediakan untuk Anda di dalam FirmanNYA. Tidak peduli seberapa sering Anda gagal atau terjatuh, janji-janjiNYA selalu tersedia kapan pun Anda berbalik kepadaNYA. (penulis: @mistermuryadi)