IBLIS MENGGUNAKAN AYAT FIRMAN TUHAN UNTUK MEMUTAR KEBENARAN

Bahan renungan:

Matius 4:5-6 Kemudian Iblis membawa-Nya ke Kota Suci dan menempatkan Dia di bubungan Bait Allah, lalu berkata kepada-Nya: “Jika Engkau Anak Allah, jatuhkanlah diri-Mu ke bawah, sebab ada tertulis: Mengenai Engkau Ia akan memerintahkan malaikat-malaikat-Nya dan mereka akan menatang Engkau di atas tangannya, supaya kaki-Mu jangan terantuk kepada batu.”

Julukan iblis adalah raja penipu. Iblis tidak memiliki kekuatan untuk merusak atau menghancurkan kita, karena kuasanya sudah dilucuti 2000 tahun yang lalu oleh Yesus. Satu-satunya senjata yang dia miliki adalah tipu daya.

(Baca juga: MENGENALI BETAPA LEBAR, PANJANG, TINGGI, DAN DALAMNYA KASIH BAPA)

Cara kerja tipu daya bekerja adalah mempermainkan pikiran kita. Membuat kita memercayai bahwa yang benar itu salah, dan yang salah itu benar.

Banyak orang mengira iblis akan mencobai kita dengan hal-hal yang jahat, tidak beradab, dan najis. Jika iblis mencoba menipu kita dengan hal-hal demikian, tentu saja kita tidak akan tertipu. Saya berikan contoh. Jika iblis datang dan menunjukkan kepada kita sebuah patung yang dapat berbicara dan mengatakan bahwa kita perlu menyembah patung tersebut, saya percaya kita tidak ada satu orang pun di antara kita yang akan tertipu. Namun, jika dia datang membawakan kita seseorang yang dapat melakukan mukjizat dan menyembuhkan orang sakit, kemungkinan besar kita akan tertipu jika kita tidak mengetahui kebenaran Firman Tuhan.

Waktu iblis mencobai Yesus yang kedua kali, iblis mengutip ayat kitab Mazmur 91:12 mengenai malaikat yang akan menatang Yesus jika Dia jatuh. Apa tujuan iblis mengutip ayat tersebut? Iblis ingin mengubah motivasi Yesus dari rendah hati, menjadi hati yang ingin menunjukkan kekuasaan dan kekuatan. Iblis ingin menggeser Yesus dari tujuan mulia-Nya, yaitu melayani orang yang terhilang. Namun, Yesus, yang adalah Firman itu sendiri mengetahui tipu daya iblis dan Yesus membungkamnya dengan mengatakan, “Ada tertulis …”

Sebagai orang percaya, kita perlu tahu dan hidup dalam kebenaran. Kita perlu tahu apa yang Yesus ajarkan kepada kita supaya kita tidak terjerat tipu daya si jahat. Beberapa waktu lalu saya membahas mengenai sebuah keyakinan yang mengajarkan untuk meminum minyak sebagai metode agar disembuhkan Tuhan, padahal Alkitab tidak pernah mengajarkan atau mencontohkan hal tersebut. Ironisnya, banyak orang memercayai dan mengikuti ajaran tersebut.

(Baca juga: HARGAI DIRI ANDA, JIKA ANDA INGIN DIHARGAI ORANG LAIN)

Teman, berulang kali saya mengatakan dalam blog ini bahwa yang iblis tipu bukanlah orang bodoh, melainkan orang yang tidak tahu kebenaran Firman Tuhan. Buktinya, banyak orang bergelar profesor, doktor, atau ilmuwan yang terjerat dalam sekte atau aliran yang menyimpang dari kebenaran Firman Tuhan. (penulis: @mistermuryadi)

Advertisements

JANGAN BIARKAN SATU MASALAH MERAMPAS SUKACITA DI HATI ANDA

Bahan renungan:

Filipi 3:1 Akhirnya, saudara-saudaraku, bersukacitalah dalam Tuhan. Menuliskan hal ini lagi kepadamu tidaklah berat bagiku dan memberi kepastian kepadamu.

Jika Anda mengetik kata “sukacita” pada Alkitab elektronik Anda, akan muncul banyak alasan orang-orang bersukacita di Alkitab. Ada yang bersukacita karena upah mereka besar di Sorga. Ada yang bersukacita karena diselamatkan dan disembuhkan oleh Yesus. Ada yang bersukacita karena mendapatkan pertolongan dari saudara seiman. Ada yang bersukacita karena kebaikan dan kemurahan Tuhan.

(Baca juga: MERDEKA DARI KETAKUTAN)

Mungkin hari ini Anda memiliki sebuah masalah atau pergumulan yang besar, dan akibatnya, Anda sedang merasa depresi, stres, atau kecewa. Anda kehilangan sukacita dan damai sejahtera Anda. Teman, jangan biarkan iblis menipu Anda.

Anda mungkin saja memiliki satu alasan yang dapat membuat marah, sedih, dan kecewa, tetapi ini kabar gembiranya, Anda memiliki lebih banyak alasan untuk bersukacita hari ini.

Kitab Filipi adalah kitab yang banyak dihiasi dengan kata sukacita. Ketika menuliskan ayat di atas, Paulus sedang di dalam penjara, nyawanya sedang terancam. Meski demikian, dia mengatakan, menuliskan lagi hal mengenai sukacita tidaklah berat baginya. Paulus tahu dirinya sedang diperhadapkan pada sebuah masalah besar, tetapi dia pun menyadari ada begitu banyak hal lain yang dapat membuat dirinya tetap bersukacita. Luar biasa!

Iblis selalu ingin membuat kita fokus kepada satu masalah yang sedang kita hadapi. Masih ingat kisah di Eden? Iblis berhasil membuat Adam dan Hawa mempermasalahkan satu pohon yang Tuhan larang, sementara ada jutaan pohon lain yang dapat dinikmati buahnya.

(Baca juga: MENGELUH MERUGIKAN HIDUP ANDA)

Teman, jangan biarkan hati dan pikiran Anda tertuju kepada masalah. Pandanglah janji Tuhan, ingatlah segala kebaikan dan kemurahan-Nya, dan renungkanlah kasih-Nya yang besar untuk Anda. Ingat, Anda memiliki banyak alasan untuk bersukacita hari ini. Jangan biarkan satu masalah merampas sukacita di hati Anda. (penulis: @mistermuryadi)

= = = = =

Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi ke:
BCA 7340 12 6160 a/n Zaldy Muryadi.

TIGA HAL YANG IBLIS LAKUKAN TERHADAP HIDUP ANDA

Bahan renungan:

Yohanes 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.

Hari ini saya ingin mengungkapkan kepada Anda bagaimana cara iblis merusak kehidupan kita. Banyak orang mengira iblis, dengan kekuatannya, menghancurkan hidup kita. Tentu saja itu salah, iblis sudah tidak memiliki kekuatan, karena Yesus sudah melucuti kuasanya (Kolose 2:15). Satu-satunya senjata iblis hanyalah tipu daya. Dengan tipu dayanya, iblis menciptakan ketakutan dan kekuatiran di dalam hati dan pikiran kita. Ketika kita takut dan kuatir, dengan sendirinya kita menyerahkan hal-hal berharga yang Tuhan sudah anugerahkan kepada kita.

(Baca juga: KRISTEN TERMOMETER VERSUS KRISTEN TERMOSTAT)

Iblis memiliki target yang jelas di dalam hidup Anda, yaitu dia ingin menjauhkan Anda dari Bapa Sorgawi dan bahkan membuat Anda membenci-Nya. Iblis tahu jika Anda terpisah dari Bapa, hidup Anda akan jauh dari damai, sukacita, dan kelimpahan.

Iblis merusak hidup Anda melalui tiga proses: mencuri, membunuh, dan membinasakan. Pertama-tama yang iblis lakukan adalah mencuri. Dia mencuri kebenaran dari pikiran Anda. Dia menipu Anda dengan pemikiran-pemikiran palsu yang terdengar masuk akal, tetapi jauh dari kebenaran. Akibatnya, Anda terjebak di dalam kegelapan, Anda kehilangan arah tujuan. Anda jadi kesulitan membedakan antara yang asli dan palsu, antara yang benar dan salah.

Hal kedua yang iblis lakukan adalah membunuh. Setelah Anda kehilangan arah tujuan, dia akan bunuh jiwa Anda melalui ketakutan dan kekuatiran. Dia singkirkan damai dan sukacita dari hati Anda, sehingga Anda stres dan depresi. Pikiran dan hati Anda tidak tenang.

Hal ketiga adalah membinasakan tubuh Anda. Saat Anda kehilangan arah, jiwa Anda dirundung ketakutan dan kekuatiran, Anda stres dan depresi, akibatnya tubuh Anda akan mulai sakit-sakitan, miskin, dan menderita. Teman, jangan biarkan iblis menipu Anda lebih lama lagi.

(Baca juga: SELAMA KITA NAIK KAPAL YANG YESUS NAIKI, KITA AMAN)

Ciri-ciri Anda sedang tertipu adalah Anda tidak menikmati janji Tuhan. Satu-satunya cara menelanjangi tipu daya iblis adalah dengan mengenal Yesus dan kebenaran-Nya. Tidak ada cara lain. Ya, Anda perlu berakar kuat dalam kebenaran Firman Tuhan. (penulis: @mistermuryadi)

JANGAN “ISTIRAHAT” DARI KRISTUS

Bahan renungan:

2 Samuel 11:1 Pada pergantian tahun, pada waktu raja-raja biasanya maju berperang, maka Daud menyuruh Yoab maju beserta orang-orangnya dan seluruh orang Israel. Mereka memusnahkan bani Amon dan mengepung kota Raba, sedang Daud sendiri tinggal di Yerusalem. 

Alih-alih ikut berperang bersama tentaranya, ada satu waktu Daud memilih beristirahat di istananya. Itu kali pertama Daud absen dari medan perang. Dan, seperti kita ketahui, di saat “istirahat” itulah Daud bertemu dengan Batsyeba, dan mereka jatuh ke dalam dosa yang sangat mereka sesali.

(Baca juga: SEGERA TERBIT E-BOOK #PENGHARAPAN. GRATIS!)

Hal yang Daud lakukan pada dasarnya sama seperti yang Adam dan Hawa lakukan. Saat Adam dan Hawa menaruh perhatian khusus pada tipu daya iblis, mereka memakan buah pohon terlarang itu. Begitu juga dengan Petrus. Ketika dia mulai mengalihkan pandangannya dari Yesus kepada badai, dia mulai tenggelam.

(Baca juga: CARA MENGENALI PENGAJARAN KRISTEN SESAT)

Teman, sebagai orang percaya, jangan sampai Anda “istirahat” dari Kristus. Dalam konteks ini adalah istirahat dari persekutuan, merenungkan Firman Tuhan, memuji dan menyembah TUHAN, dan pergi ke gereja. Dengan kata lain, jangan berhenti melalukan aktivitas yang membuat Anda semakin mengenal Kristus. Penting bagi kita untuk senantiasa memandang kepada Kristus. Jangan seperti Daud, hanya karena satu kali saja keputusan untuk “istirahat”, membuat semua yang baik yang selama ini telah dia bangun menjadi rusak. (penulis: @mistermuryadi)

PERBEDAAN ANTARA PERCAYA DAN IMAN

Bahan renungan:

Galatia 3:23-26 “Sebelum iman itu datang kita berada di bawah pengawalan hukum Taurat, dan dikurung sampai iman itu telah dinyatakan. Jadi hukum Taurat adalah penuntun bagi kita sampai Kristus datang, supaya kita dibenarkan karena iman. Sekarang iman itu telah datang, karena itu kita tidak berada lagi di bawah pengawasan penuntun. Sebab kamu semua adalah anak-anak Allah karena iman di dalam Yesus Kristus.”

Satu kebenaran yang sangat menarik adalah Anda tidak akan menemukan kata “IMAN” di dalam Perjanjian Lama. Kata “IMAN” pertama kali disebutkan di kitab Matius, setelah YESUS ada.

Teman, di akhir zaman ini iblis semakin gencar menipu anak-anak TUHAN dengan meracuni kebenaran yang kita dengar. Banyak istilah dalam Alkitab yang telah diselewengkan maknanya. Misalnya kata “PELANGI.” Alkitab katakan pelangi adalah tanda bahwa Tuhan berjanji tidak akan memunahkan Bumi lagi dengan air bah. Namun pelangi kini menjadi simbol homoseksual di seluruh dunia. Begitu juga dengan IMAN. Beberapa agama mengatakan kebersihan adalah sebagian dari IMAN.

Beberapa lain mengatakan, “Saya berdoa dengan IMAN,” yang artinya menyanyikan dua lagu, berdoa dengan suara keras, dan tubuh yang bergetar. Saya tidak katakan bernyanyi dengan suara keras dan tubuh bergetar itu salah, hanya saja bukan itu tanda dari orang memiliki IMAN. Saya akan bahas ciri-ciri orang beriman besok.

Ayat Galatia 3:23 katakan, “Sebelum IMAN itu datang …” dan ayat 25 katakan, “Sekarang IMAN itu telah datang …” Apa, atau lebih tepatnya, siapa yang dimaksud dengan IMAN dalam ayat di atas? Ya, tentu saja YESUS. Atau mungkin perlu saya perjelas, yaitu satu-satunya cara Anda dapat mendapatkan IMAN adalah dengan mempercayai YESUS.

Di dalam Perjanjian Lama, manusia hanya bisa sebatas percaya, mereka tidak memiliki IMAN, karena YESUS, sang sumber dan penyempurna iman kita, belum lahir. Mungkin dalam bahasa sehari-harinya kata “PERCAYA” bisa Anda artikan sebagai kehendak bebas atau pun keyakinan. Setiap orang memilikinya, bahkan seorang ateis sekalipun mempercayai sesuatu, yaitu mereka percaya bahwa Tuhan itu tidak ada. Masalahnya adalah ke manakah Anda ingin meletakkan percaya Anda? Ketika Anda memberikan percaya Anda kepada YESUS, Anda disebut sebagai orang BERIMAN. (penulis: @mistermuryadi)

TUHAN YANG MEMULAI PEKERJAAN BAIK DI DALAM KITA

Bahan renungan:

Filipi 1:6 Akan hal ini aku yakin sepenuhnya, yaitu Ia, yang memulai pekerjaan yang baik di antara kamu, akan meneruskannya sampai pada akhirnya pada hari Kristus Yesus.

Teman, TUHAN-lah yang memulai segala yang baik di dalam hidup kita. DIA selalu melakukan first move-nya bagi Anda dan saya. DIA yang memilih kita. DIA yang memanggil kita dari gelap kepada terang yang ajaib. Hal-hal yang selama ini kita pikir tidak mungkin, itu terjadi. Hal-hal yang kita pikir sulit, DIA jadikan indah bagi kita.

Jika hari ini Anda sedang berjalan menjauh dari rancangan TUHAN, kembalilah. Mungkin Anda berpikir sudah terlambat. Jangan biarkan tipuan iblis itu merasuk pikiran Anda. Saya membawa kabar baik bagi Anda hari ini.

Rencana Tuhan tidak pernah hilang dari Anda. Rencana itu masih terbentang dan menanti untuk digenapi. TUHAN tetap memiliki rancangan indah bagi Anda. Yang Anda perlu lakukan hanyalah berbalik kepada jalan-jalanNYA. Jadikan DIA yang utama kembali. DIA tidak pernah gagal dan rencanaNYA tidak pernah gagal. (penulis: @mistermuryadi)