TUHAN DAPAT MEMAKAI ANDA DENGAN LUAR BIASA

Bahan renungan:

Yohanes 4:28-30 Maka perempuan itu meninggalkan tempayannya di situ lalu pergi ke kota dan berkata kepada orang-orang yang di situ: “Mari, lihat! Di sana ada seorang yang mengatakan kepadaku segala sesuatu yang telah kuperbuat. Mungkinkah Dia Kristus itu?” Maka merekapun pergi ke luar kota lalu datang kepada Yesus.

Cerita di atas adalah mengenai perempuan Samaria yang memiliki lima suami. Jika diperkirakan dari waktu, kemungkinan perempuan Samaria ini adalah penginjil kedua terbesar di Perjanjian Baru, setelah Yohanes Pembaptis.

(Baca juga: TERNYATA ADA YANG JAUH LEBIH BERHARGA DARI EMAS DAN PERAK)

Usai berbincang dengan Yesus, hati perempuan ini diubahkan dan dia pergi ke kota untuk mengajak banyak orang datang kepada Yesus. Sungguh luar biasa. Dalam sekejap, perempuan ini berubah dari perempuan dengan lima suami menjadi penginjil yang menyelamatkan banyak orang.

Cerita di atas hanyalah salah satu cerita dari sekian banyak cerita yang luar biasa mengenai orang-orang yang dipakai Tuhan menjadi alat bagi Kerajaan-Nya. Saya percaya tidak ada orang yang terlalu rusak yang tidak dapat dipakai oleh Tuhan.

Jika Tuhan dapat memakai penggembala domba, nelayan, pemungut cukai, pembunuh, dan pelacur, Tuhan pasti dapat memakai hidup kita. Masalahnya adalah, apakah kita mau dibentuk oleh-Nya, apakah kita mau menyerahkan kendali hidup kita kepada-Nya.

Saya percaya, Tuhan tidak hanya memanggil dan mengurapi orang tertentu untuk menjadi luar biasa. Tuhan tidak memiliki anak emas. Setiap kita dapat menjadi sehebat hamba-hamba Tuhan yang kita kagumi, bahkan lebih dari itu, jika kita mau menyerahkan hidup kita sepenuhnya kepada Tuhan.

(Baca juga: TINGGALKAN KETERBATASAN DAN KETIDAKPERCAYAAN ANDA)

Menjadi hebat, menjadi berkat bagi banyak orang, dan memiliki nama yang masyhur adalah takdir kita sebagai orang percaya (Kejadian 12:2). Apakah kita mau merespons terhadap hal itu? Jika tidak, kita akan hidup seperti kebanyakan orang dengan siklus yang membosankan, yaitu lahir, tumbuh, bekerja, menikah, berkeluarga, dan kemudian meninggal. Padahal, Tuhan telah menetapkan kita menjadi orang-orang yang mengalahkan dunia, yang bersinar di tengah kegelapan. (penulis: @mistermuryadi)

= = = = =

Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi via BCA 7340 12 6160 atau Commonwealth Bank (AUS): BSB 062239, Account Number 10 302 575 atas nama Zaldy Muryadi.

ANDA BUKAN LAGI HAMBA, TETAPI ANAK

Bahan renungan:

Galatia 4:7 Jadi kamu bukan lagi hamba, melainkan anak; jikalau kamu anak, maka kamu juga adalah ahli-ahli waris, oleh Allah.

Hari ini saya ingin menyegarkan ingatan Anda bahwa saat Anda percaya kepada Yesus, Anda tidak lagi disebut sebagai hamba, melainkan anak. Seorang bapa selalu menyenangkan anaknya, begitu pun Bapa Sorgawi ingin menyenangkan Anda.

(Baca juga: PENYAKIT-PENYAKIT INI DISEBABKAN OLEH GANGGUAN EMOSI)

Sebagai anak, Anda berhak atas setiap janji yang pernah Tuhan ucapkan kepada Abraham. Tuhan pernah menjanjikan keturunan yang banyak, umur panjang, nama masyhur, sehat, awet muda, dan berkelimpahan kepada Abraham. Kini, janji-janji tersebut adalah bagian Anda di dalam Kristus.

Banyak orang mengira, sebagai anak Tuhan, mereka perlu bekerja keras, melakukan ini dan itu, berbuat baik, untuk mendapatkan janji-janji Tuhan. Anda keliru, justru itu sikap seorang hamba. Hamba menerima haknya karena dia bekerja, tetapi anak menerima haknya karena statusnya sebagai anak. Anak tidak perlu bekerja keras untuk mendapatkan haknya.

Tuhan menjawab doa Anda, mengabulkan harapan-harapan Anda, bukan karena Anda berdoa puasa, rajin baca Alkitab, atau pun taat terhadap seluruh ketetapan-Nya. Saya tidak katakan salah untuk melakukan semua itu., tetapi Anda perlu mengerti bahwa Tuhan tidak memberikan berkat, kesehatan, dan mukjizat karena apa yang Anda kerjakan bagi Dia. Dia memberikan semua yang baik kepada Anda, karena Anda adalah anak-Nya.

Jika Anda mengaminkan hal yang saya bahas di atas, itu akan mengubah cara Anda berdoa, meminta, dan memohon kepada Tuhan. Banyak orang berdoa, meminta, dan memohon kepada Tuhan dengan sikap seorang hamba, padahal Anda bukan lagi hamba, melainkan anak. Datanglah kepada Dia dengan sikap seorang anak.

Seorang anak tidak pernah berpikir sedikit pun bahwa ayah atau ibunya akan mencelakai dia, menahan hal-hal baik dari dirinya, atau meninggalkan dirinya. Seorang anak tahu pasti ketika dia lapar, ayah ibunya sudah menyediakan makanan; ketika dia berteriak minta tolong, ayah ibunya akan berlari secepat mungkin menolongnya. Seorang anak tidak pernah memohon-mohon kepada orang tuanya.

(Baca juga: NERAKA TIDAK DICIPTAKAN UNTUK MANUSIA)

Teman, Anda adalah anak Bapa Sorgawi dan Dia sangat mengasihi Anda. Dia ingin Anda sehat, diberkati, umur panjang, dan sukses. Itu sebabnya Dia senantiasa menuntun Anda untuk hidup di dalam jalan-jalan-Nya, supaya Anda dapat menikmati semua yang baik yang telah Dia rancangkan untuk Anda. (penulis: @mistermuryadi)

TUHAN INGIN ANDA BERUBAH DAN BERBUAH LEBAT

Bahan renungan:

Kolose 2:6-7 Kamu telah menerima Kristus Yesus, Tuhan kita. Karena itu hendaklah hidupmu tetap di dalam Dia. Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia, hendaklah kamu bertambah teguh dalam iman yang telah diajarkan kepadamu, dan hendaklah hatimu melimpah dengan syukur.

Berubah dan berbuah adalah dua hal yang Yesus janjikan bagi kehidupan orang percaya setelah menerima-Nya sebagai Tuhan dan Juruselamat. Kedua hal itu membutuhkan waktu dan merupakan proses setiap hari.

(Baca juga: ARTI SESUNGGUHNYA DARI KATA “BERTOBAT”)

Ketika kita lahir baru, hanya roh kita yang diubah menjadi baru. Roh kita menjadi satu dengan Roh Tuhan yang gagah perkasa. Roh kita yang mati, dihidupkan. Itu sebabnya 2 Korintus 5:7 mengatakan kita adalah ciptaan baru. Namun, pikiran, jiwa, mental, dan tubuh kita belum diubahkan.

Tuhan tidak hanya ingin Anda berhenti di tahap lahir baru. Masih begitu panjang, dalam, dan lebar rencana Tuhan untuk hidup Anda. Tuhan ingin Anda berakar di dalam kebenaran-Nya, sehingga pikiran, jiwa, dan mental Anda juga berubah. Penting bagi kita untuk memiliki gereja lokal dan komunitas yang benar, yang dapat memberitakan kebenaran-kebenaran yang dapat kita pahami sehingga pikiran, jiwa, mental, dan tubuh kita juga diubahkan.

Beberapa kali saya berbicara dengan teman Kristen yang saya kenal. Banyak di antara mereka setia datang ke gereja atau persekutuan yang pemberitaan Firman Tuhannya sulit untuk mereka mengerti dan pahami. Tidak heran, meskipun sudah bertahun-tahun ke gereja, kehidupan mereka tidak berubah dan tidak berbuah.

Teman, jika Anda tidak mengerti Firman Tuhan yang disampaikan, bagaimana Anda dapat merenungkan Firman tersebut? Jika Anda tidak merenungkan Firman tersebut, bagaimana mungkin pikiran, jiwa, dan mental Anda dapat berubah? Jika pikiran, jiwa, dan mental Anda tidak berubah, bagaimana mungkin Anda dapat berbuah lebat?

Cobalah untuk bertanya kepada para hamba Tuhan, bertukar pikiran dengan mereka secara pribadi, dan diskusikan kebenaran-kebenaran belum Anda mengerti. Lakukan sampai Anda benar-benar mengerti dan mempercayai kebenaran tersebut.

(Baca juga: MEMBACA FIRMAN MENGINGATKAN KITA AKAN IDENTITAS KITA)

Saat pikiran, jiwa, dan mental Anda BERUBAH, tubuh Anda akan BERBUAH lebat. Yang sebelumnya sakit-sakitan, disembuhkan. Yang sebelumnya hidup pas-pasan, berkelimpahan. Yang sebelum ketakutan, menikmati damai dan sukacita. Yang sebelumnya hanya menjadi jemaat, mau terlibat dalam pelayanan. Yang sebelumnya dibimbing, mulai membimbing orang lain. (penulis: @mistermuryadi)

AMBIL BAGIAN DALAM AMANAT AGUNG

Bahan renungan:

Matius 28:19-20 “Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa muridKu dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.”

Firman Tuhan katakan dalam Roma 10:13-14, “Sebab, barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan. Tetapi bagaimana mereka dapat berseru kepadaNYA, jika mereka tidak percaya kepada Dia? Bagaimana mereka dapat percaya kepada Dia, jika mereka tidak mendengar tentang Dia. Bagaimana mereka mendengar tentang Dia, jika tidak ada yang memberitakanNYA?”

Tuhan ingin Anda PERGI, supaya orang-orang di sekitar Anda mendengarkan kabar baik sehingga Anda dapat menikmati YESUS bersama dengan mereka. Saya percaya kita dipulihkan untuk memulihkan, diberkati untuk memberkati, dan diselamatkan untuk menceritakan keselamatan bagi banyak orang.

Teman, Tuhan tidak memiliki rencana lain untuk menyebarkan Injil ke seluruh dunia, selain melalui Anda dan saya. Tuhan tidak memberikan kehormatan memberitakan INJIL kepada malaikat, hewan, atau pun makhluk lainnya. Itu sebabnya Tuhan memberikan kita kuasa, supaya dengan kuasa nama YESUS kita bisa membuat tanda-tanda ajaib, sehingga orang lain dapat melihat YESUS dan percaya kepadaNYA.

Bagian kita adalah PERGI menceritakan YESUS. Ini bukan hanya tugas para hamba Tuhan, melainkan tugas dari setiap orang yang percaya kepada YESUS. Mulailah dari orang-orang terdekat Anda: keluarga, sahabat, atau pun rekan bisnis. Pastikan orang di sekeliling Anda menyadari bahwa hanya ada satu jalan menuju Sorga, yaitu melalui YESUS.

Anda juga bisa mengajak mereka ke persekutuan, ke gereja, atau membantu saya menyampaikan renungan dalam hagahtoday.com untuk mereka. Supaya mereka dapat mendengarkan kabar baik seperti Anda mendengar kabar baik di dalam blog ini. Karena Firman Tuhan katakan dalam Yohanes 8:32, “dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu.” Hanya dengan mengetahui kebenaran mengenai YESUS, kehidupan mereka dapat dipulihkan, diberkati, dan disembuhkan. Mari kita mengambil bagian untuk memberitakan YESUS kepada dunia. (penulis: @mistermuryadi)

TUHAN SETIA MENGASIHI MANUSIA SELAMA 6000 TAHUN

Bahan renungan:

Lukas 15:1 Para pemungut cukai dan orang-orang berdosa biasanya datang kepada Yesus untuk mendengarkan Dia.

Banyak pengajaran yang memotivasi dengan cara menggunakan ketakutan. Beberapa yang mungkin Anda sering dengar, “Jangan berbuat dosa, nanti Tuhan marah,” “Kita harus hidup kudus di hadapan Tuhan supaya Dia berkenan kepada kita,” “Kalau kita tidak taat kepada Firman-Nya, Tuhan tidak akan memberkati kita,” dan lain sebagainya.

Teman, kita perlu menjauh dari pengajaran yang menakut-nakuti seperti contoh di atas.

Bukankah Yesus adalah sahabat para pendosa? Jika Yesus berbicara seperti hamba-hamba Tuhan yang menakut-nakuti jemaatnya dengan dosa, hukuman, penghakiman, akhir zaman, dan lain sebagainya, saya tidak yakin ada yang mau mendekat untuk mendengarkan Dia.

(Baca juga: YESUS HANYA MENCERITAKAN KABAR BAIK)

Perhatikan ayat yang begitu indah di atas.

Pemungut cukai dan orang-orang berdosa biasa datang mendengarkan Yesus. Haleluya! Kalau Anda membaca keseluruhan Lukas 15, Anda akan menemukan fakta bahwa para pemungut cukai dan orang-orang berdosa ini mendengarkan Yesus bercerita tentang Bapa yang penuh dengan kasih yang mencari dan menemukan yang terhilang.

Setiap kali saya mendengar seorang hamba Tuhan mengajarkan tentang Yesus yang marah, menghukum, dan membenci orang berdosa, saya selalu teringat perkataan Yesus dalam Matius 11:28, “Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.”

Teman, Tuhan adalah kasih dan Dia tidak pernah berubah dulu, sekarang, sampai selamanya (Ibrani 13:8). Tidak pernah ada satu pun Pribadi di muka Bumi ini, baik yang masih hidup, yang akan hidup kelak, atau pun yang sudah meninggal, yang setia mengasihi manusia selama 6000 tahun. Ya, hanya Tuhan yang kita kenal di dalam nama YESUS yang sangggup melakukan hal tersebut.

(Baca juga: APA BENAR AIDS, KANKER, DAN TUMOR BELUM ADA OBATNYA?)

Dan, kabar baiknya adalah Tuhan sangat mengasihi Anda dan kasih-Nya kepada Anda dan saya tidak akan pernah habis, bahkan selalu baru setiap hari. (penulis: @mistermuryadi)

SATU MASALAH ANDA, ADA SERIBU JALAN KELUAR

Bahan renungan:

1 Korintus 10:13c Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya.

Tuhan yang kita sembah adalah Tuhan yang memiliki segala jawaban atas segala permasalahan kita. Dan adalah sifat Tuhan untuk menuntun Anda dari gelap kepada terangNYA yang ajaib. Sekalipun Anda dalam lembah kekelaman, Tuhan ada di sana untuk membawa Anda naik ke puncak gunung.

(Baca juga: YESUS ADALAH SUMBER JAWABAN)

Kalimat “Pada waktu kamu dicobai …” seringkali membuat anak-anak Tuhan mengira Tuhanlah yang membawa kita masuk ke dalam pencobaan. Teman, bukan Tuhan yang membawa Anda ke dalam pencobaan, justru DIA melepaskan kita dari segala pencobaan. Ayat dari Yakobus 1:13-14 mengukuhkan pernyataan di atas, “Apabila seorang dicobai, janganlah ia berkata: “Pencobaan ini datang dari Allah!” Sebab Allah tidak dapat dicobai oleh yang jahat, dan Ia sendiri tidak mencobai siapapun. Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya.”

Dan, jalan keluar terbaik untuk masalah Anda adalah hidup sesuai kebenaran Firman Tuhan.

Suatu hari seseorang yang sedang dalam pergumulan bertanya kepada saya, “Koh Zaldy, kenapa jalan keluar yang Koh Zaldy dan beberapa hamba Tuhan sarankan untuk saya berbeda-beda? Terus terang saya jadi bingung harus mengikuti saran yang mana.”

Saya katakan kepadanya, hal pertama yang perlu dia lakukan adalah menguji jawaban atau nasihat tersebut, apakah jawaban yang diberikan sesuai dengan kebenaran Firman Tuhan. Tidak selalu jawaban dari hamba Tuhan yang “terkenal” itu benar. Anda perlu mengujinya. Jika sesuai kebenaran Firman Tuhan, ikuti. Jika tidak, abaikan saja. Kedua, jangan mencari jawaban yang menurut Anda enak di telinga atau jawaban yang memihak kepada Anda. Terkadang jawaban tersebut belum tentu benar. Sekali lagi, cari jawaban yang seturut Firman Tuhan. Sekalipun jawaban tersebut tidak mengenakan untuk Anda, lakukan. Karena jika Anda percaya apa yang Firman Tuhan katakan, Anda akan mendapatkan apa yang Firman Tuhan janjikan.

(Baca juga: MASALAH ANDA ADALAH MASALAH YANG BIASA)

Teman, untuk menuju Sorga memang hanya ada satu jalan, yaitu melalui Yesus. Tapi untuk menyelesaikan masalah Anda di dunia ini, Firman Tuhan memiliki banyak jalan. Selama jalan tersebut sesuai Firman Tuhan, lakukan. Cara pandang saya menanggapi saran atau nasihat yang berbeda-beda dari berbagai hamba Tuhan sederhana, artinya satu permasalahan Anda memiliki banyak jalan keluar di dalam Kristus. Ya, Anda tidak akan bertemu jalan buntu di dalam Kristus. Haleluya! (penulis: @mistermuryadi)

DENGARKAN SUARA TUHAN

Bahan renungan:

Matius 2:13-14 Setelah orang-orang majus itu berangkat, nampaklah malaikat Tuhan kepada Yusuf dalam mimpi dan berkata: “Bangunlah, ambillah Anak itu serta ibuNYA, larilah ke Mesir dan tinggallah di sana sampai Aku berfirman kepadamu, karena Herodes akan mencari Anak itu untuk membunuh Dia.” Maka Yusufpun bangunlah, diambilnya Anak itu serta ibuNYA malam itu juga, lalu menyingkir ke Mesir.

Saya tidak tahu keputusan apa yang akan saya ambil jika saya ada di posisi Yusuf. Bayangkan, TUHAN hanya berbicara kepada Yusuf melalui mimpi. Belum ada satu pun orang yang mengenal Yesus hari itu dan belum ada Alkitab seperti hari ini, hanya ada sebuah mimpi.

Dalam mimpi tersebut Yusuf diperintahkan pergi ke Mesir untuk menghindari Herodes yang mengeluarkan perintah membunuh semua anak sulung di Bethlehem. Ini artinya Yusuf mesti menempuh perjalanan sejauh 480 km dari Bethlehem menuju Mesir bersama Maria dan bayi Yesus. Oh, sungguh bersyukur jika hari ini kita memiliki kendaraan yang membuat perjalanan jauh terasa dekat. Yusuf dan keluarganya berjalan kaki, atau paling tidak mereka naik Onta menuju Mesir. Perjalanan ini menghabiskan waktu sekitar 6-7 hari.

Saya benar-benar kagum dengan ketaatan Yusuf terhadap suara TUHAN. Tidak mudah menjadi seorang ayah dan suami untuk mengambil keputusan besar seperti itu. Namun Yusuf memilih percaya tuntunan TUHAN.

Teman, hidup kita tidak terhindarkan dari masalah. Entah masalah yang kita sebabkan, orang lain sebabkan, atau mungkin yang iblis sebabkan. Mungkin beberapa dari Anda sedang mengalami masalah besar hari ini. Hidup saya pribadi pun tidak luput dari masalah. Namun, masalah ada bukan untuk kita takuti atau tangisi, melainkan untuk kita taklukkan.

TUHAN yang kita sembah adalah sumber jawaban. Firman Tuhan katakan dalam 1 Korintus 10:13b, “Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya.” Teman, jangan cari jalan keluar di tempat lain. Seperti Yusuf, dengarkan suara TUHAN, dengarkan tuntunanNYA.

Carilah orang-orang yang Anda tahu kehidupannya dekat dengan TUHAN dan mintalah nasihat dari mereka. Berhenti mendengarkan orang-orang yang hidupnya jauh dari Firman Tuhan, sekalipun mereka kerabat dekat Anda. (penulis: @mistermuryadi)