“KUATKANLAH DAN TEGUHKANLAH HATIMU”

Bahan renungan:

Yosua 1:9 “Bukankah telah Kuperintahkan kepadamu: kuatkan dan teguhkanlah hatimu? Janganlah kecut dan tawar hati, sebab TUHAN, Allahmu, menyertai engkau, ke manapun engkau pergi.”

Tentu bukan hal yang mudah bagi Yosua untuk menggantikan sosok Musa membawa Bangsa Israel menuju Tanah Perjanjian. Cukup dapat dimengerti jika Yosua merasa bahwa tugas yang diembannya sangat berat. Mungkin Yosua berpikir di dalam hatinya, “Musa saja tidak berhasil sampai ke Tanah Perjanjian, bagaimana dengan saya?”

(Baca juga: ANDA TIDAK PERNAH TERLALU TUA UNTUK MENJADI BERKAT)

Saya percaya Tuhan mengetahui apapun yang ada di dalam pikiran dan perasaan Yosua saat itu. Itu sebabnya Tuhan mengatakan kepada Yosua supaya tetap kuat dan teguh, dan mengingatkannya bahwa Tuhan menyertai senantiasa. Tuhan tahu Yosua membutuhkan kebenaran itu.

Saya percaya, pesan yang sama ingin Tuhan sampaikan kepada kita hari ini. Tuhan tahu segala pergumulan dan masalah kita. Dia melihat dan mendengar kegelisahan hati kita. Namun, Tuhan ingin kita kuat dan teguh, dan menyadari bahwa Dia selalu menyertai kita.

Tidak peduli kita pergi ke lembah atau ke gunung yang tinggi, Dia ada bersama-sama dengan kita. Penting kita menyadari kebenaran tersebut.

(Baca juga: JANGAN KERASKAN HATI ANDA TERHADAP KEBENARAN)

Jika kita perhatikan ayat di atas, Tuhan tidak hanya memerintahkan Yosua supaya kuat dan teguh menghadapi masalah, tetapi juga kuat dan teguh untuk memercayai bahwa Tuhan senantiasa menyertainya. Karena, pada saat kita menyadari Tuhan selalu ada bersama kita, maka tidak ada satu pun masalah yang terlalu besar atau berat untuk kita hadapi. Haleluya! (penulis: @mistermuryadi)

YANG BERSAMA KITA JAUH LEBIH BESAR DARI YANG MENGHADANG KITA

Bahan renungan:

Bilangan 13:33a Juga kami lihat di sana orang-orang raksasa, orang Enak yang berasal dari orang-orang raksasa.

Cara kita memandang masalah sangat menentukan sikap yang akan kita ambil selanjutnya. Sebagian orang memutuskan untuk mundur ketika berhadapan dengan masalah yang dianggap berat atau sulit. Sebagian lainnya memutuskan untuk terus maju.

(Baca juga: BENIH ITU HARUS DITABUR AGAR BERLIPAT GANDA)

Peristiwa yang sama terjadi ketika 12 pengintai melihat para raksasa di Tanah Perjanjian. Ke-12 pengintai itu melihat raksasa yang sama, tetapi mereka memiliki respons yang berbeda. Sepuluh orang memutuskan mundur ketakutan, sedangkan dua orang lagi, yakni Yosua dan Kaleb, memutuskan untuk terus maju dan yakin akan menang.

Saya percaya yang ada di dalam pikiran Yosua dan Kaleb adalah, “Oh, rupanya yang menjaga Tanah Kanaan hanyalah para raksasa, kami kira ada tuhan lain yang lebih besar dari Tuhan kami.” Jika kita tahu siapa yang senantiasa bersama kita, kita tidak akan takut menghadapi masalah.

(Baca juga: KITA TIDAK DICIPTAKAN UNTUK LARI DARI MASALAH)

Hidup kita tidak akan berakhir di dalam masalah, karena Tuhan menjanjikan jalan keluar untuk setiap masalah kita. Apalagi kita tahu bahwa Tuhan, Sang Sumber Mukjizat, ada di pihak kita, menjaga dan memelihara kita. Jadi, saat kita bertemu dengan masalah, hadapi dan jangan takut. Tuhan yang bersama dengan kita jauh lebih besar daripada para raksasa yang menghadang kita. (penulis: @mistermuryadi)

JANGAN BIARKAN SATU MASALAH MERAMPAS SUKACITA DI HATI ANDA

Bahan renungan:

Filipi 3:1 Akhirnya, saudara-saudaraku, bersukacitalah dalam Tuhan. Menuliskan hal ini lagi kepadamu tidaklah berat bagiku dan memberi kepastian kepadamu.

Jika Anda mengetik kata “sukacita” pada Alkitab elektronik Anda, akan muncul banyak alasan orang-orang bersukacita di Alkitab. Ada yang bersukacita karena upah mereka besar di Sorga. Ada yang bersukacita karena diselamatkan dan disembuhkan oleh Yesus. Ada yang bersukacita karena mendapatkan pertolongan dari saudara seiman. Ada yang bersukacita karena kebaikan dan kemurahan Tuhan.

(Baca juga: MERDEKA DARI KETAKUTAN)

Mungkin hari ini Anda memiliki sebuah masalah atau pergumulan yang besar, dan akibatnya, Anda sedang merasa depresi, stres, atau kecewa. Anda kehilangan sukacita dan damai sejahtera Anda. Teman, jangan biarkan iblis menipu Anda.

Anda mungkin saja memiliki satu alasan yang dapat membuat marah, sedih, dan kecewa, tetapi ini kabar gembiranya, Anda memiliki lebih banyak alasan untuk bersukacita hari ini.

Kitab Filipi adalah kitab yang banyak dihiasi dengan kata sukacita. Ketika menuliskan ayat di atas, Paulus sedang di dalam penjara, nyawanya sedang terancam. Meski demikian, dia mengatakan, menuliskan lagi hal mengenai sukacita tidaklah berat baginya. Paulus tahu dirinya sedang diperhadapkan pada sebuah masalah besar, tetapi dia pun menyadari ada begitu banyak hal lain yang dapat membuat dirinya tetap bersukacita. Luar biasa!

Iblis selalu ingin membuat kita fokus kepada satu masalah yang sedang kita hadapi. Masih ingat kisah di Eden? Iblis berhasil membuat Adam dan Hawa mempermasalahkan satu pohon yang Tuhan larang, sementara ada jutaan pohon lain yang dapat dinikmati buahnya.

(Baca juga: MENGELUH MERUGIKAN HIDUP ANDA)

Teman, jangan biarkan hati dan pikiran Anda tertuju kepada masalah. Pandanglah janji Tuhan, ingatlah segala kebaikan dan kemurahan-Nya, dan renungkanlah kasih-Nya yang besar untuk Anda. Ingat, Anda memiliki banyak alasan untuk bersukacita hari ini. Jangan biarkan satu masalah merampas sukacita di hati Anda. (penulis: @mistermuryadi)

= = = = =

Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi ke:
BCA 7340 12 6160 a/n Zaldy Muryadi.

TANPA TUHAN, KITA LEMAH DAN RAPUH

Bahan renungan:

2 Korintus 4:7 Tetapi harta ini kami punyai dalam bejana tanah liat, supaya nyata, bahwa kekuatan yang melimpah-limpah itu berasal dari Allah, bukan dari diri kami.

Tanpa Tuhan, kekuatan, kesabaran, sukacita, dan damai kita terbatas. Tanpa Tuhan, kita seperti sekam yang ditiup angin. Seperti rumput liar yang hari ini ada dan besok rusak terinjak-injak.

(Baca juga: APA PUN YANG KITA ALAMI, TUHAN SENANTIASA MEMEGANG TANGAN KITA)

Tidak dapat kita pungkiri bahwa kita adalah makhluk yang sangat rapuh. Berbagai peristiwa yang menghiasi laman berita terkini membuktikan demikian. Sepasang kakak adik bunuh diri karena stres; hanya karena emosi sesaat, segerombolan orang seenaknya merenggut nyawa seseorang; seorang dokter muda ternama meninggal karena sakit, dan masih banyak lagi kisah pilu lainnya.

Saya percaya setiap kita butuh Tuhan. Kita butuh kekuatan yang lebih besar dari diri kita. Saat kita tinggal bersama Tuhan dan memegang teguh janji setia-Nya, kita dapat menang terhadap situasi-situasi mengerikan yang datang ke dalam hidup kita.

(Baca juga: HUKUM TAURAT BUKAN RENCANA TUHAN, TAPI KEINGINAN MANUSIA)

Teman, sekali lagi saya ingin mengatakan bahwa tanpa Tuhan kita lemah dan tidak berdaya. Tuhan adalah sumber kekuatan kita. Firman Tuhan, yang adalah Tuhan sendiri, memberikan kekuatan ketika kita sedang dalam tekanan, memberikan ketenangan di tengah badai pergumulan, dan memberikan jaminan pasti ketika kita berharap. (penulis: @mistermuryadi)

= = = = = = = = = = = = = =

Semua materi di blog ini saya berikan cuma-cuma bagi para pembaca setia hagahtoday.com. Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi ke:
BCA 7340 12 6160 a/n Zaldy Muryadi.

APA PUN YANG KITA ALAMI, TUHAN SENANTIASA MEMEGANG TANGAN KITA

Bahan renungan:

Mazmur 139:7-10 Ke mana aku dapat pergi menjauhi roh-Mu, ke mana aku dapat lari dari hadapan-Mu? Jika aku mendaki ke langit, Engkau di sana; jika aku menaruh tempat tidurku di dunia orang mati, di situpun Engkau. Jika aku terbang dengan sayap fajar, dan membuat kediaman di ujung laut, juga di sana tangan-Mu akan menuntun aku, dan tangan kanan-Mu memegang aku.

Ketika Anda mengalami kelahiran kembali (Roma 10:9-10), Yesus tinggal untuk selamanya di dalam hati Anda. Ke mana pun Anda pergi, apa pun yang Anda alami, Anda perlu menyadari bahwa Dia selalu ada bersama-sama dengan Anda. Tidak peduli Anda sedang berada di atas gunung tertinggi ataupun di dasar Bumi yang terdalam, Dia ada di sana bersama Anda. Sekalipun Anda melintasi awan atau terpuruk di dalam lembah kekelaman, Dia tidak pernah meninggalkan Anda sendirian. Tidak ada dosa, kesalahan, atau pelanggaran yang dapat menjauhkan kasih-Nya dari Anda.

(Baca juga: UANG ADALAH TUAN YANG BURUK, TETAPI HAMBA YANG BAIK)

Meski begitu, bukan berarti tidak akan ada badai atau topan yang menerjang. Masalah mungkin saja datang ke dalam hidup Anda, tetapi sekalipun hal itu terjadi, Anda tidak perlu takut, Yesus bersama Anda.

Bayangkanlah kita sedang berada di sebuah pesawat dengan ketinggian 30.000 kaki di atas permukaan laut. Lalu, petir saling menyambar, awan semakin pekat, dan pesawat mulai bergoncang keras. Anda tidak akan ketakutan kalau Anda tahu yang sedang mengemudikan pesawat adalah Raja di atas segala raja, Penguasa semesta ini.

(Baca juga: KETIKA KEMBALI KE RUMAH BAPA, SI BUNGSU DIPULIHKAN)

Percayalah saat Dia bersama Anda, tidak ada satu hal pun yang sanggup menghancurkan Anda. Anda aman di bawah kepak sayap-Nya. Bersama Yesus, Anda yang akan selalu keluar sebagai pemenang. (penulis: @mistermuryadi)

KITA TIDAK DICIPTAKAN UNTUK LARI DARI MASALAH

Bahan renungan:

Yosua 23:9 Bukankah TUHAN telah menghalau bangsa-bangsa yang besar dan kuat dari depanmu, dan akan kamu ini, seorangpun tidak ada yang tahan menghadapi kamu sampai sekarang.

Kita tidak diciptakan untuk lari dari masalah, melainkan untuk menghadapi masalah dan menang atas masalah. Kita diciptakan untuk menjadi para pemecah masalah. Tuhan, Sang Sumber Hikmat dan Pengetahuan, tinggal di dalam hati kita. Ini artinya kita sudah memiliki potensi untuk menyelesaikan masalah-masalah kita.

(Baca juga: MAHALNYA HARGA SEBUAH KEMALASAN)

Mengenai masalah, Firman Tuhan katakan masalah-masalah yang kita hadapi adalah masalah yang biasa yang tidak melebihi kekuatan manusia (1 Korintus 10:13). Masalah tidak seharusnya menghentikan kita. Masalah semestinya menjadi kesempatan bagi kita untuk berkembang, belajar sesuatu yang baru, dan naik tingkat.

Tahukah Anda bahwa sebagian besar pengusaha dapat sukses karena mereka memandang masalah sebagai peluang? Mereka tidak ikutan menggerutu atau mengeluh atas masalah tersebut seperti kebanyakan orang, mereka justru mencari solusi atas masalah tersebut. Semestinya kita sebagai anak-anak Tuhan juga demikian, memandang masalah sebagai peluang untuk “naik kelas”.

Sepanjang hidupnya, Yosua menjadi saksi hidup bagaimana Tuhan senantiasa menolong dan membawa dia dan segenap Bangsa Israel keluar dari masalah. Jika Tuhan tidak pernah gagal dalam hidup Yosua, saya percaya Tuhan yang sama tidak akan gagal dalam hidup Anda.

Firman Tuhan katakan Tuhan tinggal di dalam hati Anda, menyertai Anda sampai kesudahan zaman. Itu alasannya saya berani mengatakan bahwa kita diciptakan untuk menang atas masalah, bukan lari dari masalah, karena Sang Sumber Keberhasilan ada di pihak kita, berperang di depan kita.

(Baca juga: APAKAH ALKITAB MEMPERBOLEHKAN ROKOK ATAU TATO?)

Teman, jangan takut. Anda tidak sendirian. Jika Tuhan ada di pihak Anda, siapa lawan Anda. Apa pun pergumulan Anda hari ini, jangan menyerah. Terus maju. Takdir Anda adalah menang, bukan kalah. Takdir Anda adalah menjadi kepala, bukan ekor. Haleluya! (penulis: @mistermuryadi)

= = = = =

Semua materi di blog ini saya berikan cuma-cuma bagi para pembaca setia hagahtoday.com. Jika artikel ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda bisa memberikan donasi ke:
BCA 7340 12 6160 a/n Zaldy Muryadi.

JAWABAN SEMUA MASALAH ANDA ADA DI DALAM YESUS

Bahan renungan:

Kolose 2:3 Sebab di dalam Dialah tersembunyi segala harta hikmat dan pengetahuan.

Si wanita pendarahan menghabiskan seluruh hartanya untuk berobat kepada para tabib selama 12 tahun (Markus 5:225-26). Waktu dan uangnya terbuang percuma untuk mencari sebuah jawaban, sampai pada suatu titik dia menyadari bahwa Yesus adalah jawaban yang dia butuhkan. Wanita pesakitan ini berjalan mendekati Yesus, dan Firman Tuhan katakan dalam sekejap penyakit yang dideritanya selama 12 tahun hilang.

(Baca juga: BANGGALAH KALAU ANDA MENGENAL TUHAN)

Seorang perwira memiliki seorang hamba yang sakit keras dan hampir mati (Lukas 7:2-10). Perwira ini mendengar tentang Yesus dan mempercayakan masalahnya itu kepada Yesus. Lagi-lagi, dalam sekejap saja masalahnya selesai. Perwira itu membuat pilihan yang tepat.

Teman, Firman Tuhan katakan di dalam Yesuslah tersembunyi segala harta hikmat dan pengetahuan. Di dalam Yesuslah ada jawaban untuk semua masalah Anda. Sekarang perhatikan. Secara spesifik, ayat di atas menggunakan kata “harta”, Anda mengerti maksudnya?

Bagaimana cara kita mendapatkan harta? Tentu saja dengan cara meluangkan perhatian dan waktu kita untuk menggali tempat harta tersebut berada. Yesus adalah tempat di mana harta tersebut berada.

Banyak orang ingin mendapatkan jawaban untuk masalah-masalahnya, tetapi tidak mau meluangkan waktu untuk menggali mengenai Yesus dan kebenaran-Nya. Matius 6:33 mengatakan dengan sangat jelas, “Carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya …” Garis bawahi kata “carilah”.

Teman, hikmat dan pengetahuan, atau dengan kata lain, jalan keluar masalah Anda, tidak datang pada saat Anda menonton film atau sinetron, tidak datang saat Anda jalan-jalan atau makan-makan, tidak datang saat Anda sibuk bekerja atau main social media, Anda perlu duduk diam, meluangkan perhatian dan waktu Anda membaca dan merenungkan kebenaran Firman Tuhan. Anda perlu mencari kebenaran itu, entah dengan cara menghadiri persekutuan secara rutin, membaca buku rohani, mendengarkan rekaman khotbah, atau pun berkonsultasi dengan seseorang yang Anda percaya dapat menuntun Anda pada kebenaran Firman Tuhan.

(Baca juga: MATA TUHAN SENANTIASA MEMPERHATIKAN ANDA)

Dan, Firman Tuhan dalam Yeremia 29:13 menjamin satu hal ini bagi setiap kita yang mencari jawaban di dalam Yesus, “Apabila kamu mencari Aku, kamu akan menemukan Aku …” Haleluya. (penulis: @mistermuryadi)