LIMA KISAH KESEMBUHAN BAGI ANDA YANG SEDANG TERBARING SAKIT

Bahan renungan:

Yeremia 33:6 Sesungguhnya, Aku akan mendatangkan kepada mereka kesehatan dan kesembuhan, dan Aku akan menyembuhkan mereka dan akan menyingkapkan kepada mereka kesejahteraan dan keamanan yang berlimpah-limpah.

Mungkin hari ini Anda sedang mengalami sakit dan mungkin dokter sudah memvonis bahwa Anda akan selamanya menderita penyakit tersebut. Atau mungkin, dokter mengatakan bahwa Anda harus bergantung pada obat-obatan tertentu. Mungkin juga Anda sudah putus asa terhadap sakit penyakit Anda yang tidak kunjung sembuh.

(Baca juga: JANGAN PASRAH, BERTINDAKLAH!)

Saya membawa kabar baik untuk Anda, bahwa Tuhan menjanjikan kesembuhan bagi setiap orang percaya. Bukan hanya kesembuhan, tetapi juga kesehatan.

Tidak peduli seberat apa pun sakit penyakit Anda, semua itu sudah ditanggung oleh Yesus di atas kayu salib, dan Firman Tuhan mengatakan, “Oleh bilur-bilur-Nya Anda telah sembuh.” Ya, Anda layak sembuh dan hidup sehat. Anda layak menerima janji Tuhan tersebut, karena Anda adalah anak kesayangan-Nya.

Setidaknya ada lima kisah kesembuhan di Alkitab yang sangat menginspirasi saya. Jika Anda sedang terbaring sakit, saya harap Anda membaca dan merenungkan ayat-ayat dari kelima kisah di bawah ini, supaya iman Anda bangkit dan hati Anda dapat kembali berharap kepada Yesus, Sang Kesembuhan.

  1. Si wanita yang mengalami pendarahan selama 12 tahun (Markus 5:25-34).
  2. Orang yang sakit lumpuh selama 38 tahun (Yohanes 5:5-9).
  3. Semua orang yang buruk keadaannya (Matius 4:24).
  4. Bartimeus si buta (Markus 10:46-52).
  5. Si tuli dan gagap (Markus 7:32-35).

Saya harap Anda meluangkan waktu membaca dan merenungkan kisah di atas. Jika sudah, saya ingin membagikan dua benang merah atau kesamaan dari lima kisah di atas.

  1. Mereka semua disembuhkan tanpa terkecuali. Tidak ada satu penyakit pun yang Yesus tidak dapat sembuhkan. Bahkan, yang sudah mati pun Dia bangkitkan.
  2. Mereka semua sembuh semata-mata hanya karena percaya kepada Yesus, bukan karena mereka saleh, taat, tidak pernah berbuat dosa, atau rajin memberi.

Berhenti berpikir bahwa penyakit Anda sangat berat dan sulit untuk sembuh. Berhenti berpikir bahwa sakit penyakit Anda lebih kuat dari Roh yang tinggal di dalam Anda. Berhenti berpikir bahwa Anda sakit karena Tuhan yang mengijinkannya. Berhenti berpikir bahwa Tuhan tidak mau menyembuhkan Anda. Sekali lagi saya katakan, Anda layak untuk sembuh dan sehat, dan Yesus sudah memberikan bilur-bilur darah-Nya untuk menyembuhkan Anda.

(Baca juga: GUNAKAN PERISAI IMAN DAN PADAMKAN PANAH API SI JAHAT)

Mulailah gunakan otoritas atau kuasa nama Yesus dan usir sakit penyakit tersebut dari tubuh Anda. Perintahkan sel-sel tubuh Anda untuk sembuh dan sehat di dalam nama Yesus. (penulis: @mistermuryadi)

= = = = = = = = = = = = = =

Semua materi di blog ini saya berikan cuma-cuma bagi para pembaca setia hagahtoday.com. Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda bisa memberikan donasi ke:
BCA 7340 12 6160 a/n Zaldy Muryadi.

JANGAN PASRAH, BERTINDAKLAH!

Bahan renungan:

Kisah Para Rasul 27:15 Kapal itu dilandanya dan tidak tahan menghadapi angin haluan. Karena itu kami menyerah saja dan membiarkan kapal kami terombang-ambing.

Teman, jangan pasrah. Jangan biarkan situasi mengambil alih masa depan Anda. Tuhan telah tetapkan Anda untuk berhasil, menjadi kepala bukan ekor, dan menjadi berkat bagi banyak orang.

(Baca juga: BERGAUL DENGAN ORANG YANG TEPAT DAPAT MENGUBAH HIDUP ANDA)

Saya cukup mengenali raut wajah dan sikap hidup orang pasrah. Mereka adalah orang-orang yang cenderung mengatakan, “Ya, mau bagaimana lagi, situasinya sudah seperti itu,” “Sulitlah bagi saya untuk mengubahnya, semua sudah terlanjur,” seolah mereka tidak berdaya terhadap situasi.

Jika Anda menyadari jati diri Anda yang sesungguhnya di dalam Kristus, yaitu anak Raja, semestinya Anda tidak pasrah terhadap keadaan. Sebagai anak Raja, Anda dapat mengubah keadaan.

Saul adalah tipe orang yang pasrah terhadap keadaan. Ketika Goliat menantang, Saul hanya dapat dia mengasihani diri dan ketakutan. Padahal Tuhan telah mengurapinya menjadi raja. Bahkan ketika Daud datang menawarkan bantuan, Saul dengan pasrahnya mengatakan, “Tidak mungkin engkau dapat menghadapi orang Filistin itu untuk melawan dia, sebab engkau masih muda, sedang dia sejak dari masa mudanya telah menjadi prajurit.”

Daud berbeda. Dia bukan tipe orang yang mengalir mengikuti keadaan. Daud tipe orang yang bertindak mengubah keadaan. Daud tahu pasti bahwa Tuhan yang menyertainya menetapkan dia untuk menang dan berhasil. Berikut respons Daud terhadap kepasrahan Saul, “Baik singa maupun beruang telah dihajar oleh hambamu ini. Dan orang Filistin yang tidak bersunat itu, ia akan sama seperti salah satu dari pada binatang itu, karena ia telah mencemooh barisan dari pada Allah yang hidup.”

(Baca juga: TUHAN MENUNJUKKAN KASIHNYA KETIKA KITA BERDOSA)

Teman, jangan pasrah. Tuhan mengaruniakan kepada Anda kuasa untuk mengubah keadaan. Anda memiliki nama Yesus yang adalah sumber dari jalan keluar. Jika hari ini ada situasi atau keadaan yang Anda tidak sukai, jangan menyerah, jangan pasrah, jangan menunggu situasi menentukan hidup Anda, bertindaklah. Jika perlu, carilah hikmat dan pengetahuan atau belajarlah dari orang-orang yang Anda kenal baik reputasinya, lalu bertindaklah. (penulis: @mistermuryadi)

BERGAUL DENGAN ORANG YANG TEPAT DAPAT MENGUBAH HIDUP ANDA

Bahan renungan:

Amsal 18:24 Ada teman yang mendatangkan kecelakaan, tetapi ada juga sahabat yang lebih karib dari pada seorang saudara.

Kita perlu memilih dan memilah orang yang kita jadikan teman atau sahabat, karena mereka memiliki peran penting dalam menentukan masa depan kita. Salah memilih teman atau sahabat mengakibatkan kita mengalami hal buruk yang tidak perlu kita alami, sebaliknya jika kita memilih teman atau sahabat yang tepat, hidup kita diuntungkan, dan dapat diubahkan.

(Baca juga: PERGUNAKANLAH KUASA YANG TUHAN SUDAH BERIKAN KEPADA ANDA)

Sebagai seorang pelayan, saya sering bertemu orang-orang yang awalnya rajin ke gereja, melayani Tuhan, dan aktif, tetapi tiba-tiba hilang ketika dia bertemu dengan teman-temannya yang baru. Umumnya, ketika mereka bertemu dengan pasangan mereka.

Sebaliknya, ada juga orang yang sebelumnya terlihat pasif, biasa-biasa saja, tidak pernah terlibat apa pun selain beribadah, tetapi ketika dia bergaul dengan seorang yang tepat, tiba-tiba dia mengambil keputusan yang radikal untuk terlibat dalam pelayanan dan aktif ke gereja atau persekutuan.

(Baca juga: CARA MELAWAN TIPU MUSLIHAT IBLIS)

Saya percaya, pergaulan kita memengaruhi hidup kita. Firman Tuhan dalam 1 Korintus 15:33 mengingatkan kita bahwa pergaulan yang buruk merusak kebiasaan yang baik. Itu artinya pergaulan yang baik akan menambah banyak kebiasaan baik dalam hidup kita yang dapat membawa kita kepada masa depan yang lebih baik. (penulis: @mistermuryadi)

PERGUNAKANLAH KUASA YANG TUHAN SUDAH BERIKAN KEPADA ANDA

Bahan renungan:

Kisah Para Rasul 3:6 Tetapi Petrus berkata: “Emas dan perak tidak ada padaku, tetapi apa yang kupunyai, kuberikan kepadamu: Demi nama Yesus Kristus, orang Nazaret itu, berjalanlah!”

Petrus sedang mempraktekkan kuasa Tuhan kepada seorang pria yang lumpuh. Perhatikan apa yang Petrus katakan, “… tetapi apa yang kupunyai …” Banyak orang berpikir kuasa untuk melakukan tanda-tanda ajaib ada di tangan Tuhan, sehingga setiap kali mereka mendoakan orang sakit, mengusir roh jahat, atau memerintahkan hujan berhenti, mereka harus selalu meminta kuasa itu dari Tuhan. Jika tidak terjadi, biasanya mereka mengatakan, “Oh, sepertinya Tuhan belum mengijinkan.”

(Baca juga: ANDA SPESIAL DI MATA TUHAN)

Anda mungkin pernah mendengar doa-doa seperti ini, “Tuhan, tolong sembuhkan orang ini,” “Tuhan, tolong usir setan ini dari rumah saya,” “Tuhan, saya minta hentikan hujan saat ini juga.” Memang terdengar rohani, tapi sama sekali tidak sesuai dengan Firman Tuhan.

Apa yang sebenarnya sedang mereka lakukan? Mereka sedang menyuruh Tuhan melakukan hal-hal yang justru Tuhan perintahkan supaya mereka lakukan. Matius 10:8 mengatakan, “Sembuhkanlah orang sakit; bangkitkanlah orang mati; tahirkanlah orang kusta; usirlah setan-setan?” Tuhan memerintahkan kita untuk melakukan tanda-tanda ajaib di atas. Tentu saja bukan dengan kuasa kita, melainkan dengan kuasa nama Yesus.

Biar Anda tidak salah mengerti. Memang benar Tuhan yang memiliki kuasa, tetapi Yohanes 1:12 mengatakan, “Semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah…” Tuhan yang memiliki kuasa, tetapi Anda yang menyalurkannya. Ketika Anda lahir baru atau percaya kepada Yesus, saat itu juga kuasa untuk melakukan Matius 10:8 diberikan kepada Anda. Ya, kuasa itu sudah diberikan kepada orang percaya.

Jadi, ketika hujan turun, jangan lagi berdoa, “Tuhan, tolong hentikan hujan ini,” melainkan perintahkan, “Hai hujan, berhenti di dalam nama Yesus.” Begitu juga ketika Anda mendoakan orang sakit. Jangan lagi berdoa, “Tuhan, kiranya Engkau mau, sembuhkanlah dia,” melainkan katakan, “Hai tubuh, saat ini juga aku perintahkan di dalam nama Yesus untuk menjadi sehat.”

Pada cerita di atas Petrus tidak berkata, “Oh, kiranya Tuhan mau menyembuhkan si lumpuh ini.” Petrus menyadari bahwa dia memiliki kuasa, itu sebabnya dia mengatakan, “Demi nama Yesus Kristus, orang Nazaret itu, berjalanlah!” Petrus memerintahkan si lumpuh untuk berjalan di dalam nama Yesus.

(Baca juga: BERBISNISLAH DENGAN JUJUR)

Teman, saya ingin Anda menyadari bahwa Tuhan telah memberikan Anda kuasa atau otoritas atas sakit penyakit, kemiskinan, kebodohan, cuaca, dan lain sebagainya. Pergunakanlah kuasa tersebut. (penulis: @mistermuryadi)

ANDA SPESIAL DI MATA TUHAN

Bahan renungan:

Yesaya 49:16 Lihat, Aku telah melukiskan engkau di telapak tangan-Ku …

Setiap tokoh di Alkitab, kecuali Yesus, memiliki sisi kehidupan yang gelap. Tidak jauh berbeda dengan kehidupan Anda dan saya hari ini. Ada di antara para tokoh tersebut yang pernah menjual istrinya, berzinah, membunuh, mencuri, dan menipu, tetapi Tuhan tidak pernah meninggalkan mereka, tidak pernah menyerah terhadap mereka, dan tidak pernah berhenti mengasihi mereka.

(Baca juga: ADAKAH HARAPAN BAGI HIDUP KITA YANG SUDAH TERLANJUR RUSAK?)

Tuhan justru memulihkan para tokoh tersebut, menyediakan perlindungan, dan menjadikan mereka saluran kuasa, mukjizat, dan kasih Tuhan. Tuhan mengangkat dan memuliakan hidup mereka. Saya percaya hal yang sama yang Tuhan lakukan terhadap kita.

(Baca juga: “ANDA PENGANUT HYPER-GRACE? BUKAN, SAYA PENGANUT HYPER-JESUS”)

Tuhan setia mengasihi kita, karena kita spesial di mata-Nya. Dalam Zakharia 2:8 tertulis, “Sebab beginilah firman TUHAN semesta alam, yang dalam kemuliaan-Nya telah mengutus aku, mengenai bangsa-bangsa yang telah menjarah kamu — sebab siapa yang menjamah kamu, berarti menjamah biji mata-Nya.” Ya, kita adalah biji mata Tuhan, kita adalah kesayangan Tuhan. Dia melukiskan nama kita di telapak tangan-Nya. (penulis: @mistermuryadi)

ADAKAH HARAPAN BAGI HIDUP KITA YANG SUDAH TERLANJUR RUSAK?

Bahan renungan:

Lukas 19:10 Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang.

Tuhanlah yang menciptakan Anda dan saya. Tidak ada manusia yang terlalu rusak yang tidak dapat Tuhan pulihkan. Tidak peduli sudah seberapa jauh Anda pergi meninggalkan Tuhan, tidak peduli seberapa banyak kesalahan dan kerusakan yang Anda perbuat, Tuhan sanggup memulihkan Anda. Anda yang rusak adalah alasan Yesus datang ke dunia.

(Baca juga: LIMA AYAT INI MENJAMIN ORANG PERCAYA PASTI MASUK SORGA)

Perhatian ayat di atas, Firman Tuhan mengatakan Yesus mencari dan menyelamatkan mereka yang terhilang. Ya, Yesus mencari Anda dan ingin menyelamatkan hidup Anda. Dia ingin memulihkan kehidupan Anda. Dia ingin Anda menikmati semua yang baik yang Dia sediakan bagi Anda.

Saya berteman dengan seseorang yang kecanduan narkoba selama 15 tahun. Hidupnya penuh penderitaan, terikat, dan penuh masalah. Namun Tuhan pulihkan hidupnya dan sembuhkan semua sakit penyakit di tubuhnya. Saya juga berteman dengan seorang pebisnis yang bangkrut dan meninggalkan banyak hutang. Keluarganya berantakan, masa depannya suram, dan hari-harinya dipenuhi ketakutan. Namun Tuhan pulihkan finansial dan keluarganya. Juga saya mengenal seorang wanita yang hamil di luar nikah dan ditinggalkan pasangannya. Tuhan pulihkan hati dan harga dirinya, melepaskan semua kepahitan dan kekuatirannya akan masa depan, dan menggantikannya dengan damai dan sukacita.

Teman, selalu tersedia harapan bagi Anda. Jangan termakan tipuan iblis yang membisikkan Anda, “Semua sudah terlanjur berantakan,” “Nasi sudah menjadi bubur,” “Sulit untuk bangkit kembali seperti dulu.” Tuhan sanggup memulihkan kehidupan Anda.

(Baca juga: ORANG PERCAYA TIDAK SEHARUSNYA PASRAH TERHADAP KEADAAN)

Saya ingin meyakinkan Anda bahwa ada harapan bagi Anda di dalam Yesus. Harapan yang saya maksud bukanlah harapan semu atau mudah-mudahan, tetapi harapan pasti. Sepasti matahari terbit di timur dan terbenam di barat, sepastilah itulah janji pemulihan Tuhan bagi setiap orang percaya. (penulis: @mistermuryadi)

LIMA AYAT INI MENJAMIN ORANG PERCAYA PASTI MASUK SORGA

Bahan renungan:

1 Tesalonika 5:9 Karena Allah tidak menetapkan kita untuk ditimpa murka, tetapi untuk beroleh keselamatan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita.

“Ke mana saya setelah meninggal dunia?” Banyak orang tidak tahu hal apa yang akan terjadi setelah kematian. Ada yang mengatakan setelah ajal menjemput, dosa dan perbuatan baik kita akan ditimbang. Jika dosa lebih banyak, kita akan dihukum di neraka, sedangkan jika perbuatan baik lebih banyak, kita akan ditempatkan di Sorga. Ada juga yang mengatakan, setiap orang yang meninggal akan mengalami reinkarnasi sampai jiwanya benar-benar murni dan bebas dari dosa.

(Baca juga: PILIH MANA: PERCAYA JANJI TUHAN ATAU KENYATAAN YANG BURUK?)

Dengan konsep di atas, tidak heran banyak orang takut menghadapi kematian, karena mereka tidak memiliki jaminan atau kepastian masuk Sorga setelah kematian.

Namun ada kabar baik bagi kita yang percaya kepada nama Yesus. Firman Tuhan menjamin kita pasti masuk Sorga, kita pasti diselamatkan. Bukan mudah-mudahan, bukan tergantung situasi, tetapi pasti. Ya, Tuhan mempersiapkan Sorga bagi anak-anak kesayangan-Nya, yaitu Anda dan saya.

Perlu Anda catat bahwa yang diselamatkan bukan yang paling banyak berbuat baik, melainkan yang percaya kepada Yesus. Efesus 2:8-9 dengan jelas mengatakan bahwa kita diselamatkan oleh iman kepada Tuhan Yesus, bukan oleh perbuatan atau hasil usaha kita.

Berikut lima ayat Firman Tuhan yang menjamin kita pasti masuk Sorga:

  1. Yohanes 3:16-17 Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia.
  2. Yohanes 6:47 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya, ia mempunyai hidup yang kekal.
  3. Yohanes 11:25-26 Jawab Yesus: “Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati, dan setiap orang yang hidup dan yang percaya kepada-Ku, tidak akan mati selama-lamanya.
  4. Roma 5:8-9 Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa. Lebih-lebih, karena kita sekarang telah dibenarkan oleh darah-Nya, kita pasti akan diselamatkan dari murka Allah.
  5. Roma 10:9-10 Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan. Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan. (penulis: @mistermuryadi)

(Baca juga: ANDA TIDAK BISA MENGUSAHAKAN KEKUDUSAN, ANDA HANYA BISA DIKUDUSKAN)