PERKATAKAN YANG KITA HARAPKAN

Bahan renungan:

Markus 11:14 Maka kataNya kepada pohon itu: “Jangan lagi seorangpun makan buahmu selama-lamanya!” Dan murid-muridNyapun mendengarnya.

Saya lampirkan versi King James dari ayat di atas supaya Anda mengerti apa yang ingin saya bicarakan dalam renungan hari ini, “And Jesus ANSWERED AND SAID UNTO IT, No man eat fruit of thee hereafter for ever. And his disciples heard it.”

(Baca juga: HIDUP DALAM VISI TUHAN)

Suatu hari Yesus dan murid-muridNYA menuju suatu tempat dan YESUS merasa lapar. Di tengah perjalanan, mereka melihat pohon ara yang hanya mengeluarkan daun saja. Yesus mendekati pohon tersebut, lalu mengutuk pohon itu, seperti yang tertulis dalam ayat renungan di atas. Di dalam terjemahan versi bahasa Inggrisnya dikatakan, “Yesus menjawab dan berkata kepada pohon itu …”

Yesus menjawab dan berkata apa? DIA menjawab sesuatu yang dikatakan oleh pohon ara tersebut.

Teman, peristiwa yang YESUS alami di atas mengajarkan kepada kita bahwa situasi dan kondisi di sekeliling kita seringkali “berbicara” sesuatu kepada kita. Keuangan kita “berbicara” mengenai tirisnya uang di dompet, pekerjaan kita “berbicara” mengenai betapa kecilnya gaji, bisnis kita “berbicara” mengenai banyaknya saingan, dan lain sebagainya.

Jika Anda sedang mengalami hal di atas, teman, jangan fokus kepada apa yang dikatakan situasi tersebut, fokuslah kepada apa yang Anda harapkan. Misalnya hari ini Anda sedang sakit kanker. Penyakit kanker tersebut mungkin sedang berkata kepada Anda, “Usia Anda tidak akan lama lagi. Mati, mati, dan mati.” Jangan pusing dengan hal itu, sebaliknya mulailah menjawab, “Saya percaya saya akan sembuh total. Tubuh saya sehat. Bilur-bilur darah YESUS telah menyembuhkan saya. Saya mengutuk penyakit kanker dan memerintahkan semua sel yang rusak kembali normal.”

(Baca juga: APA BENAR AIDS, KANKER, DAN TUMOR BELUM ADA OBATNYA?)

Bukankah kita semua menginginkan yang baik yang terjadi? Jika iya, mulailah memperkatakannya. Anda akan lihat mukjizat terjadi. (penulis: @mistermuryadi)

Advertisements

KITA ADALAH PERTOLONGAN PERTAMA BAGI DUNIA

Bahan renungan:

Lukas 9:2 Dan Ia mengutus mereka untuk memberitakan Kerajaan Allah dan untuk menyembuhkan orang.

Mungkin Anda pernah jatuh atau terluka karena sesuatu. Biasanya pertolongan pertama yang diberikan adalah obat merah dan perban untuk membalut luka Anda. Atau mungkin Anda pernah mengalami kecelakaan yang parah seperti pingsan karena tenggelam atau kecelakaan mobil, biasanya pertolongan pertama yang dilakukan adalah napas buatan.

(Baca juga: TUHAN SEDIAKAN MASA DEPAN YANG INDAH)

Tahukah Anda bahwa ada begitu banyak orang di dunia ini yang mengalami “luka” atau “kecelakaan” di dalam kehidupannya? Dan, mereka membutuhkan pertolongan dengan segera!

Seringkali kita, sebagai orang percaya, ketika ada keluarga atau sahabat yang sakit, malah menyarankan mereka pergi ke dokter, atau yang lebih parah, ke orang pintar. Padahal di dalam kita ada kuasa yang Tuhan Yesus sudah berikan untuk menginjak kalajengking, mengusir setan, menyembuhkan sakit penyakit, dan membangkitkan orang mati.

Saya teringat ada seorang ibu yang saya layani di gereja didiagnosa terkena kanker. Saya membayangkan bagaimana panik, gelisah, dan ketakutan menghantui sang ibu. Saya dan istri saya segera mencari waktu yang tepat dan mendatangi ibu yang sudah terbaring lemas selama beberapa hari itu. Selama kurang lebih 40 menit kami berusaha mengingatkan sang ibu akan janji Tuhan, kebaikan dan kemurahan Tuhan, dan kesembuhan yang sudah YESUS berikan 2000 tahun lalu. Kami meneguhkan kembali bahwa beliau tidak perlu takut karena ROH yang ada di dalam beliau jauh lebih besar dari segala jenis penyakit. Setelah itu kami berdoa bersamanya. Puji Tuhan, setelah berdoa, ibu ini bisa kembali bangkit dari tempat tidurnya dan berjalan perlahan.

(Baca juga: INILAH KEHENDAK TUHAN BAGI ANDA)

Teman, Anda dan saya diutus ke dunia ini untuk menjadi pertolongan pertama bagi setiap orang yang membutuhkan. Saat Anda mendengar seseorang membutuhkan bantuan, mari luangkan waktu Anda untuk mengunjungi mereka, ceritakan janji Firman Tuhan dan berikanlah mereka pengharapan. Setelah itu, berdoalah untuk mereka. Saya percaya mukjizat pasti terjadi setiap kali Anda meletakkan tangan Anda kepada mereka yang membutuhkan. (penulis: @mistermuryadi)

ANDA PASTI MENANG MELAWAN IBLIS

Bahan renungan:

Yohanes 1:12 Tetapi semua orang yang menerimaNYA diberiNYA kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam namaNYA.

Apakah Anda masih takut terhadap jendela yang bergoyang di tengah malam, bayangan hitam, suara anak kecil, atau ketika melewati kamar mayat atau kuburan? Jika IYA, berarti Anda belum mengerti kuasa yang Anda miliki di dalam Kristus.

(Baca juga: SEPERTI GEMBALA YANG MEMELIHARA DOMBA-DOMBANYA)

Teman, ketika roh jahat bertemu Anda seharusnya bukan Anda yang takut, melainkan roh-roh jahat tersebut yang seharusnya menghindari Anda, karena kuasa yang ada di dalam Anda jauh lebih besar dari semua roh jahat yang ada di dunia (1 Yohanes 4:4).

Firman Tuhan katakan dalam Lukas 10:19, “Sesungguhnya Aku telah memberikan kuasa kepada kamu untuk menginjak ular dan kalajengking dan kuasa untuk menahan kekuatan musuh, sehingga tidak ada yang akan membahayakan kamu.” Lihat, dikatakan tidak ada yang akan membahayakan Anda dan saya. Markus 16:16-17 meneguhkan bahwa kuasa yang Tuhan berikan di dalam nama YESUS sanggup untuk mengusir setan dan memegang ular.

(Baca juga: ORANG PERCAYA MEMBUAT TANDA-TANDA AJAIB)

Sungguh, YESUS yang senantiasa menyertai Anda jauh lebih berkuasa dari roh-roh jahat. Setiap kali Anda merasakan ketakutan, sebut nama YESUS. Filipi 2:10 katakan bahwa segala yang ada di langit, di atas dan di bawah Bumi, pasti bertekuk lutut di dalam nama YESUS. (penulis: @mistermuryadi)

JANJI TUHAN JAUH LEBIH NYATA DARI MASALAH ANDA

Bahan renungan:

2 Raja-Raja 6:15-17 Ketika pelayan abdi Allah bangun pagi-pagi dan pergi ke luar, maka tampaklah suatu tentara dengan kuda dan kereta ada di sekeliling kota itu. Lalu berkatalah bujangnya itu kepadanya: “Celaka tuanku! Apakah yang akan kita perbuat?” Jawabnya: “Jangan takut, sebab lebih banyak yang menyertai kita dari pada yang menyertai mereka.” Lalu berdoalah Elisa: “Ya TUHAN: Bukalah kiranya matanya, supaya ia melihat.” Maka TUHAN membuka mata bujang itu, sehingga ia melihat. Tampaklah gunung itu penuh dengan kuda dan kereta berapi sekeliling Elisa.

Saya suka sekali kisah supranatural ini. Sangat menarik! Ceritanya Elisa dan bujangnya dikepung oleh bala tentara bangsa Aram. Sungguh menakutkan, untuk menangkap dua orang, Raja Aram mengirim banyak tentara mengepung kota, tempat Elisa dan bujangnya tinggal.

Pagi-pagi, ketika bujangnya bangun, dia sangat terkejut dan ketakutan, karena dia melihat tidak ada harapan untuk lari atau bersembunyi dari tentara Bangsa Aram yang mengerikan itu. Bangsa Aram sudah berjaga-jaga di sekeliling kota tersebut sejak malam hari. Saya membayangkan, bujangnya Elisa berpikir bahwa mereka seperti dua ekor tikus yang dikepung kawanan serigala.

Tetapi yang menarik, Elisa melihat hal yang berbeda dari bujangnya. Oh, inilah perbedaan orang-orang yang percaya kepada Tuhan dan mengenal Pribadi Tuhan. Di tengah situasi yang mencekam, Elisa justru melihat bahwa tentara Kerajaan Sorga yang mengikuti ke mana pun dia pergi jauh lebih banyak dari tentara Bangsa Aram.

Kemudian Elisa berdoa untuk bujangnya yang sedang ketakutan, “Ya Tuhan, bukalah kiranya matanya, supaya ia melihat.”

Saya berdoa hal yang sama untuk Anda yang selalu melihat bahwa masalah dan pergumulan Anda lebih nyata daripada Tuhan yang tinggal di dalam hati Anda. Saya juga berdoa bagi Anda yang selalu takut dan kuatir untuk memberi karena mengira uang yang ada di dompet Anda jauh lebih nyata daripada janji Tuhan mengenai masa depan yang indah dan penuh pengharapan.

Saya berdoa Anda menyadari bahwa Tuhan itu ada dan nyata di dalam hidup kita. Kalau Anda percaya DIA nyata, berarti Anda juga percaya bahwa janji-Nya pun nyata bagi kehidupan Anda. (penulis: @mistermuryadi)

MELEPASKAN KUASA TUHAN BAGI DUNIA

Bahan renungan:

1 Korintus 4:20 Sebab Kerajaan Allah bukan terdiri dari perkataan, tetapi dari kuasa.

Seorang psikolog di Amerika pernah memberi komentar tentang orang Kristen di dunia ini. Dia mengatakan bahwa orang Kristen itu adalah orang-orang yang berusaha menceritakan tentang orang-orang yang mengalami kuasa, namun mereka sendiri sebenarnya tidak pernah mengalami kuasa itu.

Intinya adalah orang Kristen adalah orang-orang munafik, yang hanya menceritakan peristiwa di Alkitab, namun tidak pernah mengalaminya secara pribadi.

Waktu saya mendengar ini, saya cukup tertemplak. Saya teringat bahwa Firman Tuhan katakan Kerajaan Allah itu bukan hanya soal perkataan, tetapi juga kuasa. Dan, berita baiknya adalah pada saat Anda dan saya menerima YESUS sebagai Tuhan dan Juruselamat, Anda dan saya diberikan kuasa untuk membuat tanda-tanda ajaib (Markus 16:17-18). Namun sangat disayangkan banyak orang Kristen yang berpikir kalau mereka tidak memiliki kuasa tersebut. Atau, sekalipun sudah tahu memiliki kuasa, tapi tidak permah mempraktekkannya.

Teman, sewaktu YESUS melayani di dunia ini, ke mana pun YESUS pergi selalu ada mukjizat yang mengikuti, begitu juga ketika Petrus, Paulus, dan para rasul lainnya. Kuasa tersebut sudah diberikan kepada Anda. Mulailah mempraktekkan kuasa tersebut. Percayalah DIA tidak akan mempermalukan Anda. DIA selalu ada bersama-sama dengan Anda untuk melakukan banyak perkara besar. (penulis: @mistermuryadi)

ORANG PERCAYA MEMBUAT TANDA-TANDA AJAIB

Bahan renungan:

Markus 16:17-18 Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh.

Pernahkah Anda menunggu sebuah tanda dari TUHAN saat ingin melakukan sesuatu? Misalnya: Seandainya dua mobil BMW warna biru melintas, itu artinya saya harus menginjili teman saya. Atau, jika petir berbunyi tiga kali berturut-turut, itu artinya saya harus mendoakan orangtua saya yang sakit.

Teman, menurut ayat bacaan kita hari ini, harusnya bukan orang percaya yang mengikuti tanda-tanda, tapi sebaliknya, tanda-tanda yang mengikuti orang percaya. Anda bisa membaca sekali lagi ayat di atas.

Alasan terbesar mengapa orang menunggu tanda-tanda adalah karena merasa tidak yakin dengan apa yang akan dilakukannya atau tidak yakin dengan suara TUHAN yang menyuruhnya melakukan sesuatu. Teman, Firman Tuhan katakan ketika Anda menerima YESUS, Anda menerima kuasa supaya menjadi anak-anak Allah (Yohanes 1:12). Di dalam Kristus, Andalah yang harus membuat tanda-tanda ajaib itu terjadi. Ada kuasa yang TUHAN berikan kepada setiap orang-orang percaya. Pakailah nama YESUS yang berkuasa itu untuk melakukan perkara-perkara ajaib. (penulis: @mistermuryadi)

DIA YANG DI DALAM ANDA LEBIH BESAR

Bahan renungan:

1 Yohanes 4:4 Kamu berasal dari Allah, anak-anakku, dan kamu telah mengalahkan nabi-nabi palsu itu; sebab Roh yang ada di dalam kamu, lebih besar dari pada roh yang ada di dalam dunia.

Bagian mana dari ayat di atas yang kurang jelas bagi Anda? Bahwa TUHAN yang tinggal di dalam kita, lebih besar dari semua roh yang ada di dunia ini. Bahkan saya dapat mengatakan bahwa DIA yang ada di dalam Anda jauh lebih besar dari semua roh yang ada di dunia ini sekalipun semua roh tersebut digabungkan jadi satu.

Itu sebabnya sebagai orang percaya, Anda seharusnya tidak terkalahkan oleh apa pun. Kesulitan dan pergumulan Anda tidak lebih besar dari Tuhan yang tinggal di dalam Anda. Teman, berhenti merengek dan mengeluh, katakan kepada diri Anda bahwa, “Bersama Kristus, saya pasti bisa.”

Semua manusia di Bumi ini pasti menghadapi masalah, tapi Tuhan lebih besar dari semua masalah Anda. Saya percaya tidak ada masalah yang dapat membuat Tuhan terkejut. Anda mungkin stres dan tertekan menghadapi masalah, tapi Tuhan tidak.

Jika Anda tidak menyemangati diri Anda sendiri, siapa lagi yang akan melakukan hal tersebut? Tuhan selalu menyemangati Anda, namun masalahnya, kita tidak setiap saat mau duduk diam mendengarkan suaraNYA. Ayo, bangkit, jangan ditunda lagi. Orang lain bisa mengatakan Anda gagal, situasi bisa seolah buntu, tapi kini Anda tahu pasti bahwa DIA yang tinggal di dalam Anda jauh lebih berkuasa dari semuanya itu. (penulis: @mistermuryadi)