CARA MELEPASKAN KUASA YANG TUHAN BERIKAN

Bahan renungan:

Kisah Para Rasul 1:8 Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.

Pada renungan kemarin saya membahas bahwa kuasa atau otoritas diberikan saat Anda memutuskan percaya kepada Yesus, atau kita kenal dengan istilah lahir baru. Pada saat Anda lahir baru, Roh Kudus turun dan tinggal di dalam hati Anda membawa kuasa yang sangat luar biasa.

(Baca juga: YESUS TELAH MEMBERIKAN OTORITAS KEPADA SEMUA ORANG PERCAYA)

Hal serupa dialami Yesus ketika dibaptis di Sungai Yordan dan Roh Kudus turun atas-Nya seperti burung merpati. Sejak peristiwa itu, barulah dimulai perjalanan pelayanan Yesus yang penuh dengan kuasa dan tanda-tanda ajaib.

Jika Anda sudah percaya dan mengakui Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat Anda, berarti kuasa tersebut sudah ada di dalam Anda. Jangan lagi meminta Tuhan untuk melakukan mukjizat atau tanda-tanda ajaib untuk Anda. Andalah yang perlu melatih cara menggunakan kuasa tersebut.

Markus 16:16-17 mengatakan tanda-tanda ajaib akan mengikuti orang percaya. Kita dapat mengusir setan, menyembuhkan yang sakit, membangkitkan orang mati, dan memegang ular dalam nama Yesus.

Lalu, bagaimana cara melepaskan kuasa tersebut?

Mari kita lihat bagaimana cara Yesus melepaskan kuasa yang dimilikinya. Dalam Markus 11:23, Yesus mengatakan supaya kita memerintahkan “gunung” supaya beranjak. Dalam Markus 4:29, Yesus menghardik topan badai. Lalu, dalam Matius 10:1, Yesus memerintahkan murid-murid-Nya untuk mengusir roh jahat, sakit penyakit, dan kelemahan.

Apakah Anda dapat melihat persamaan dari kata-kata yang saya hitamkan?

Semua hal tersebut melibatkan perkataan Anda: memerintahkan, menghardik, dan mengusir. Ya, saya ingin katakan bahwa ada kuasa yang dilepaskan pada saat orang percaya mengucapkan sesuatu. Jika Anda terbiasa mengucapkan hal yang buruk, sebaiknya Anda berhenti melakukannya, karena hal yang buruk itu akan terjadi. Amsal 18:21 mengatakan hidup dan mati dikuasai lidah, siapa suka menggemakannya, akan memakan buahnya.

(Baca juga: YESUS, SATU-SATUNYA TUHAN YANG BANGKIT DAN HIDUP)

Buah seperti apa yang Anda harapkan? Jika Anda mengharapkan buah yang baik, mulailah perintahkan di dalam nama Yesus agar klien-klien berdatangan sehingga bisnis Anda dapat berkembang pesat, mulailah mengusir sakit penyakit dari tubuh Anda di dalam nama Yesus, dan mulailah menghardik setiap hal-hal buruk yang terjadi di dalam hidup Anda di dalam nama Yesus. (penulis: @mistermuryadi)

Advertisements

YESUS TELAH MEMBERIKAN OTORITAS KEPADA SEMUA ORANG PERCAYA

Bahan renungan:

Lukas 10:19 Sesungguhnya Aku telah memberikan kuasa kepada kamu untuk menginjak ular dan kalajengking dan kuasa untuk menahan kekuatan musuh, sehingga tidak ada yang akan membahayakan kamu.

Jika Anda adalah seseorang yang percaya kepada Yesus dan telah mengalami kelahiran baru, Anda telah diberikan kuasa atau otoritas nama Yesus untuk mengatasi segala sakit penyakit dan roh-roh jahat. Firman Tuhan mengatakan Roh yang tinggal di dalam Anda jauh lebih besar dari semua roh yang ada di dunia ini. Jadi, jangan takut terhadap sakit penyakit, kemiskinan, masalah, pergumulan, atau iblis, Anda memiliki kuasa yang jauh lebih besar dari hal-hal tersebut.

(Baca juga: MARAH MENYEBABKAN KETIGA PERILAKU INI)

Sebelum kita belajar cara melepaskan kuasa, hal pertama yang saya ingin Anda sadari adalah bahwa kuasa itu sudah diberikan kepada Anda. Di dalam Kristus, Anda jauh lebih kuat, lebih besar, dan lebih berkuasa dari segala sakit penyakit, kebodohan, kemiskinan, dan masalah lainnya yang Anda hadapi. Jangan berpikir bahwa Anda adalah orang yang lemah dan tidak berdaya.

Ini adalah ciri-ciri orang yang menyadari bahwa dirinya memiliki kuasa atau otoritas. Ketika Daud menghadapi Goliat, Daud tidak mengurung diri di dalam tenda, berkeringat dingin, gemetar, lalu mengasihani diri sendiri sambil memanjatkan doa-doa tertentu. Sebaliknya, Daud keluar menghadapi Goliat dengan penuh percaya diri dan mengucapkan kalimat yang penuh kuasa ini, ““Engkau mendatangi aku dengan pedang dan tombak dan lembing, tetapi aku mendatangi engkau dengan nama TUHAN semesta alam, Allah segala barisan Israel yang kautantang itu. Hari ini juga TUHAN akan menyerahkan engkau ke dalam tanganku dan aku akan mengalahkan engkau dan memenggal kepalamu dari tubuhmu; hari ini juga aku akan memberikan mayatmu dan mayat tentara orang Filistin kepada burung-burung di udara dan kepada binatang-binatang liar, supaya seluruh bumi tahu, bahwa Israel mempunyai Allah, dan supaya segenap jemaah ini tahu, bahwa TUHAN menyelamatkan bukan dengan pedang dan bukan dengan lembing. Sebab di tangan Tuhanlah pertempuran dan Iapun menyerahkan kamu ke dalam tangan kami.”

(Baca juga: SEPANJANG HARI TUHAN MENGULURKAN TANGAN. JANGAN MENOLAKNYA!)

Jangan menghadapi masalah Anda dengan mengasihani diri, menganggap diri sebagai korban, atau memposisikan diri sebagai orang lemah dan tidak berdaya. Sebaliknya, hadapi masalah Anda dengan mental pemenang, yaitu mental orang yang memiliki otoritas untuk melakukan sesuatu yang dahsyat. (penulis: @mistermuryadi)

CARA BERDOA YANG ALKITABIAH UNTUK MENGUSIR SAKIT PENYAKIT

Bahan renungan:

Markus 11:23 “Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa berkata kepada gunung ini: Beranjaklah dan tercampaklah ke dalam laut! asal tidak bimbang hatinya, tetapi percaya, bahwa apa yang dikatakannya itu akan terjadi, maka hal itu akan terjadi baginya.”

Hari ini saya ingin mengajarkan cara berdoa yang alkitabiah untuk mengusir sakit penyakit. Banyak orang berdoa, “Tuhan, kiranya Engkau berkenan menyembuhkan saya.” Jenis doa seperti itu saya sebut sebagai chicken prayer (doa anak ayam). Anda bukan anak ayam, Anda adalah anak Raja di atas segala raja.

(Baca juga: KUASAI DIRI KITA, SUPAYA KITA DAPAT MENABUR)

Alkitab mengajarkan cara menyembuhkan sakit penyakit bukan dengan cara memohon-mohon kesembuhan kepada Tuhan, melainkan dengan tegas mengusir sakit penyakit tersebut di dalam nama Yesus.

Setiap kali menyembuhkan orang sakit, Yesus melakukannya dengan cara memerintahkan penyakit tersebut untuk pergi, atau terkadang memberikan perintah kepada orang tersebut untuk melakukan sesuatu. Ketika Yesus membangkitkan Lazarus, Dia memerintahkan Lazarus untuk keluar dari kuburnya.

Jangan lagi memohon-mohon kesembuhan yang telah Yesus berikan kepada kita 2000 tahun lalu di atas kayu salib. Saya yakin Anda pasti sebal jika ada orang yang terus meminta kepada Anda sebuah barang yang Anda sudah berikan kepadanya berbulan-bulan lalu.

Terhadap kanker dan sakit jantung, perintakanlah, “Kanker, jadilah sembuh di dalam nama Yesus, dan jantung, saya perintahkan jadilah pulih dan sehat saat ini juga.”

Renungan kita hari ini mengatakan cukup iman sebesar biji sesawi untuk memerintahkan gunung tercampak ke laut. Anda tidak harus hafal seluruh Alkitab untuk mengusir sakit penyakit Anda. Yang Anda butuhkan adalah percaya kepada nama Yesus dan janji kesembuhan, seperti tertulis dalam 1 Petrus 2:24 dan Yeremia 33:6, dan bertindak berdasarkan yang Anda percayai.

(Baca juga: “KALAU KITA DIMAKI, KITA MEMBERKATI”)

Jika hari ini Anda terbaring di tempat tidur, mari percaya kepada janji kesembuhan Tuhan, bahwa bilur-bilur-Nya telah menyembuhkan Anda. Turunlah dari tempat tidur Anda dan mulailah menggerakkan tubuh Anda yang kaku. Mungkin tubuh Anda terasa sakit dan iblis mulai menyusupkan kata-kata busuk ke dalam pikiran Anda, “Lihat badan kamu masih sakit, mana bisa kamu sembuh dengan cara itu. Itu tidak akan berhasil.” Teman, jangan goyah, tetap percaya janji Tuhan dan perintahkan kepada tubuh Anda untuk menjadi kuat. Jangan dengarkan tipu daya iblis. Saat Anda berpegang kepada janji Tuhan, janji tersebut tidak mungkin gagal. (penulis: @mistermuryadi)

= = = = = = = = = = = = = =

Semua materi di blog ini saya berikan cuma-cuma bagi para pembaca setia hagahtoday.com. Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi ke:
BCA 7340 12 6160 a/n Zaldy Muryadi.

PATUTKAH KITA MENSYUKURI SAKIT PENYAKIT KITA?

Bahan renungan:

Ulangan 28:21-22 TUHAN akan melekatkan penyakit sampar kepadamu, sampai dihabiskannya engkau dari tanah, ke mana engkau pergi untuk mendudukinya. TUHAN akan menghajar engkau dengan batuk kering, demam, demam kepialu, sakit radang, kekeringan, hama dan penyakit gandum; semuanya itu akan memburu engkau sampai engkau binasa.

Jika Anda membaca keseluruhan Ulangan 27-30, Anda akan tahu bahwa sakit penyakit merupakan kutuk atau hukuman dari Tuhan. Tidak pernah sekalipun Alkitab menyatakan sakit penyakit sebagai berkat.

(Baca juga: KESEMBUHAN TERJADI SAAT KITA MEMBACA DAN MERENUNGKAN JANJI TUHAN)

Saat Musa bertanya kepada Bangsa Israel, “Pilihlah pada hari ini kutuk atau berkat,” Anda perlu tahu bahwa kesembuhan dan kesehatan adalah berkat dan sakit penyakit adalah kutuk. Di zaman itu, tidak seorang pun bersyukur saat ditimpa kutuk. Malah, mereka ketakutan. Mereka baru bersyukur ketika menerima berkat.

Ada dua poin yang ingin saya sampaikan terkait pernyataan saya di atas.

Yang pertama, sejak Perjanjian Baru dimulai, yaitu ketika terjadi penumpahan darah Yesus, Tuhan tidak lagi mengutuk kita dengan sakit penyakit atau mengijinkan malapetaka terjadi dalam hidup kita. Saat Yesus mati di atas kayu salib, Dia telah menanggung setiap kutuk dan hukuman yang seharusnya kita terima. Tentu tidak masuk akal jika Firman Tuhan mengatakan Yesus telah menanggung segala penyakit kita (Yesaya 53:4), sementara kita mengira Dia masih mengijinkan sakit penyakit dan malapetakan bagi hidup kita.

Yang kedua, jangan bersyukur untuk sakit penyakit Anda. Suatu hari, ketika mengikuti sebuah kebaktian, saya mendengar seorang pemimpin pujian mengajak jemaat mengucap syukur untuk sakit penyakit dan kemiskinan yang Tuhan ijinkan. Teman, Tuhan bukanlah dalang di balik sakit penyakit atau musibah yang Anda alami. Bagaimana mungkin Bapa yang telah menyerahkan Anak-Nya yang tunggal memberikan kita hal yang buruk? Berhentilah mensyukuri sakit penyakit Anda.

(Baca juga: KENAPA YANG KITA HARAPKAN TIDAK TERJADI?)

Sebaliknya, mulailah mengucap syukur untuk bilur-bilur-Nya yang menjadi jaminan kesembuhan bagi tubuh Anda (1 Petrus 2:24). Mengucap syukurlah bahwa nama Yesus jauh lebih berkuasa dari segala sakit penyakit. (penulis: @mistermuryadi)

NAMA YESUS JAUH LEBIH BERKUASA DARI SAKIT PENYAKIT ANDA

Bahan renungan:

Yesaya 53:4 Tetapi sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya, dan kesengsaraan kita yang dipikulnya, padahal kita mengira dia kena tulah, dipukul dan ditindas Allah.

Yesus adalah harapan pasti bagi Anda yang sedang sakit. Bilur-bilur darah-Nya telah dicurahkan untuk menyembuhkan Anda. Bukan hanya penyakit ringan yang Yesus tanggung di kayu salib, melainkan semua sakit penyakit, termasuk penyakit yang belum ditemukan obatnya.

(Baca juga: TUHAN INGIN ANDA SEHAT)

Yang menjadi masalah, kita sering memasukkan informasi yang salah ke dalam pikiran kita. Kita membaca artikel-artikel yang membuat kita ketakutan terhadap suatu penyakit. Seolah beberapa penyakit seperti kanker, tumor, dan AIDS, sangat berat dan sulit disembuhkan. Tidak sedikit yang pada akhirnya berpikir tidak ada harapan jika sudah terserang penyakit-penyakit itu, seolah sudah tidak ada harapan dan Tuhan tidak lagi berkuasa menyembuhkan.

Teman, itu adalah pemikiran yang salah. Jangan biarkan hal-hal negatif seperti itu merusak pikiran Anda. Berhentilah membaca atau mendengarkannya, dan mulailah mempercayai janji Tuhan. Di dalam Yesus ada kesembuhan. Di dalam Yesus ada harapan. Firman Tuhan janjikan Anda sehat (Yeremia 33:6) dan memiliki umur panjang.

(Baca juga: BAPA MENYAMBUT SI BUNGSU SEBAGAI PANGERAN, BUKAN HAMBA)

Hari ini saya ingin Anda mengerti bahwa kesembuhan dan kesehatan adalah bagian Anda. Jangan takut terhadap sakit penyakit, apa pun penyakit Anda hari ini, nama Yesus jauh lebih berkuasa dari semua itu. (penulis: @mistermuryadi)

= = = = = = = = = = = = = =

Semua materi di blog ini saya berikan cuma-cuma bagi para pembaca setia hagahtoday.com. Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda bisa memberikan donasi ke:
BCA 7340 12 6160 a/n Zaldy Muryadi.

NAMA YESUS LEBIH BERKUASA DARI SAKIT PENYAKIT ANDA

Bahan renungan:

Kisah Para Rasul 3:6-7 Tetapi Petrus berkata: “Emas dan perak tidak ada padaku, tetapi apa yang kupunyai, kuberikan kepadamu: Demi nama Yesus Kristus, orang Nazaret itu, berjalanlah!” Lalu ia memegang tangan kanan orang itu dan membantu dia berdiri. Seketika itu juga kuatlah kaki dan mata kaki orang itu.

Mungkin tidak banyak orang yang percaya ketika saya mengatakan bahwa nama Yesus jauh lebih ampuh dari obat termahal di dunia ini. Beberapa orang yang sakit parah baru benar-benar mau berserah kepada Yesus ketika dokter mengatakan, “Sudah tidak ada harapan lagi.”

(Baca juga: TUHAN INGIN ANDA MASUK SORGA)

Namun, meskipun kita seringkali menaruh Yesus sebagai alternatif terakhir, Dia tetap setia menunjukkan kebaikan dan kemurahan-Nya. Yesus tidak pernah menolak siapa pun yang mencari dan membutuhkan-Nya. Haleluya!

Melalui renungan hari ini, saya ingin kita kembali menyadari bahwa nama Yesus berkuasa. Jauh lebih berkuasa dari semua obat, penyakit, masalah, raksasa, dan topan badai yang kita hadapi.

Kisah dalam renungan di atas menceritakan tentang seorang berusia 40 tahun yang lumpuh sejak lahir. Tidak ada seorang pun yang dapat menyembuhkannya. Setiap hari si lumpuh ini hanya duduk meminta-minta di pinggir jalan. Namun, Rasul Petrus menghampirinya dan menawarkan nama Yesus kepadanya, dan si lumpuh berjalan.

(Baca juga: TERNYATA, TIDAK SEMUA ORANG MAU DITOLONG OLEH TUHAN)

Jika nama Yesus dapat menyembuhkan si lumpuh dalam cerita di atas, si wanita pendarahan, si buta, si tuli, si bisu, bahkan membangkitkan Lazarus dari kematian, saya percaya nama Yesus dapat menyembuhkan dan memulihkan hidup Anda. (penulis: @mistermuryadi)

PERGUNAKANLAH KUASA YANG TUHAN SUDAH BERIKAN KEPADA ANDA

Bahan renungan:

Kisah Para Rasul 3:6 Tetapi Petrus berkata: “Emas dan perak tidak ada padaku, tetapi apa yang kupunyai, kuberikan kepadamu: Demi nama Yesus Kristus, orang Nazaret itu, berjalanlah!”

Petrus sedang mempraktekkan kuasa Tuhan kepada seorang pria yang lumpuh. Perhatikan apa yang Petrus katakan, “… tetapi apa yang kupunyai …” Banyak orang berpikir kuasa untuk melakukan tanda-tanda ajaib ada di tangan Tuhan, sehingga setiap kali mereka mendoakan orang sakit, mengusir roh jahat, atau memerintahkan hujan berhenti, mereka harus selalu meminta kuasa itu dari Tuhan. Jika tidak terjadi, biasanya mereka mengatakan, “Oh, sepertinya Tuhan belum mengijinkan.”

(Baca juga: ANDA SPESIAL DI MATA TUHAN)

Anda mungkin pernah mendengar doa-doa seperti ini, “Tuhan, tolong sembuhkan orang ini,” “Tuhan, tolong usir setan ini dari rumah saya,” “Tuhan, saya minta hentikan hujan saat ini juga.” Memang terdengar rohani, tapi sama sekali tidak sesuai dengan Firman Tuhan.

Apa yang sebenarnya sedang mereka lakukan? Mereka sedang menyuruh Tuhan melakukan hal-hal yang justru Tuhan perintahkan supaya mereka lakukan. Matius 10:8 mengatakan, “Sembuhkanlah orang sakit; bangkitkanlah orang mati; tahirkanlah orang kusta; usirlah setan-setan?” Tuhan memerintahkan kita untuk melakukan tanda-tanda ajaib di atas. Tentu saja bukan dengan kuasa kita, melainkan dengan kuasa nama Yesus.

Biar Anda tidak salah mengerti. Memang benar Tuhan yang memiliki kuasa, tetapi Yohanes 1:12 mengatakan, “Semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah…” Tuhan yang memiliki kuasa, tetapi Anda yang menyalurkannya. Ketika Anda lahir baru atau percaya kepada Yesus, saat itu juga kuasa untuk melakukan Matius 10:8 diberikan kepada Anda. Ya, kuasa itu sudah diberikan kepada orang percaya.

Jadi, ketika hujan turun, jangan lagi berdoa, “Tuhan, tolong hentikan hujan ini,” melainkan perintahkan, “Hai hujan, berhenti di dalam nama Yesus.” Begitu juga ketika Anda mendoakan orang sakit. Jangan lagi berdoa, “Tuhan, kiranya Engkau mau, sembuhkanlah dia,” melainkan katakan, “Hai tubuh, saat ini juga aku perintahkan di dalam nama Yesus untuk menjadi sehat.”

Pada cerita di atas Petrus tidak berkata, “Oh, kiranya Tuhan mau menyembuhkan si lumpuh ini.” Petrus menyadari bahwa dia memiliki kuasa, itu sebabnya dia mengatakan, “Demi nama Yesus Kristus, orang Nazaret itu, berjalanlah!” Petrus memerintahkan si lumpuh untuk berjalan di dalam nama Yesus.

(Baca juga: BERBISNISLAH DENGAN JUJUR)

Teman, saya ingin Anda menyadari bahwa Tuhan telah memberikan Anda kuasa atau otoritas atas sakit penyakit, kemiskinan, kebodohan, cuaca, dan lain sebagainya. Pergunakanlah kuasa tersebut. (penulis: @mistermuryadi)