APA PESAN YANG INGIN KITA SAMPAIKAN MELALUI HIDUP KITA?

Bahan renungan:

Ibrani 13:7 Ingatlah akan pemimpin-pemimpin kamu, yang telah menyampaikan firman Allah kepadamu. Perhatikanlah akhir hidup mereka dan contohlah iman mereka.

Kita sungguh beruntung dapat melihat secara utuh kehidupan para tokoh di Alkitab. Dengan demikian, kita tidak hanya tahu kegagalan mereka, tetapi juga keberhasilan mereka. Kita tidak hanya tahu awal hidup mereka, tetapi juga cara mereka hidup dan akhir hidup mereka. Kita dapat belajar kehidupan dari mereka.

(Baca juga: JANGAN HIDUP HANYA BERDASARKAN FAKTA SEMATA)

Beberapa di antara mereka mengajarkan kepada kita pesan tentang iman, keteguhan, keberanian, kesabaran, kerendahan hati, keterampilan, mental pemenang, kekudusan, kesucian, dan lain sebagainya.

Suka atau tidak, hidup kita pun menceritakan sebuah pesan bagi orang lain yang melihatnya, terutama bagi orang-orang terdekat kita. Kira-kira pesan seperti apa yang ingin kita sampaikan kepada orang yang melihat hidup kita? Apakah mengenai iman, kasih, keteguhan, keberanian, kerendahan hati, sukacita, atau mengenai kebencian, keputusasaan, dan hal buruk lainnya.

(Baca juga: ABRAHAM KELUAR DARI ZONA NYAMAN KE TEMPAT YANG LEBIH NYAMAN)

Saya percaya, Tuhan memanggil kita untuk menyampaikan kabar baik bagi mereka yang terhilang. Kita adalah surat terbuka, yang ketika dibaca semua orang, mereka diubahkan dan diberkati. Kita adalah garam dan terang dunia yang memberikan pengaruh positif dan membangun. (penulis: @mistermuryadi)

= = = = =

Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi via BCA 7340 12 6160 atau CommBank (AUS): BSB 062239, Account Number 1030 2575 atas nama Zaldy Muryadi.

TUHAN MENCIPTAKAN KITA UNTUK SEBUAH KEDAHSYATAN

Bahan renungan:

Kejadian 1:27 Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambarNYA, menurut gambar Allah diciptakanNYA dia; laki-laki dan perempuan diciptakanNYA mereka.

Salah satu perbedaan mencolok antara manusia dengan makhluk ciptaan TUHAN lainnya adalah tujuan kita diciptakan. Hewan, tumbuhan, matahari, bulan dan bintang diciptakan supaya Anda dan saya bisa menikmati kehidupan di dunia ini, sedangkan Anda dan saya diciptakan untuk sebuah kedahsyatan. Menurut Kejadian 1:26 manusia diciptakan untuk berkuasa atas Bumi dan segala isinya.

(Baca juga: DERAJAT MANUSIA DAN MALAIKAT DI MATA TUHAN)

Sungguh ironis jika kita berpkir bahwa kita ada di dunia ini hanya untuk lahir, hidup, bekerja, menikah, berkeluarga, dan kemudian meninggal. Bagi saya, ini adalah siklus kehidupan yang paling membosankan. Kita diciptakan lebih dari sekadar ini.

Ketika Tuhan menciptakan Anda dan saya, DIA ingin hidup kita memberikan pengaruh positif bagi dunia. Kejadian 12:2 mengatakan bahwa Tuhan ingin menjadikan kita bangsa yang besar, Tuhan ingin membuat nama kita masyhur, dan Tuhan ingin kita menjadi berkat bagi banyak orang.

(Baca juga: SORAK SORAI KEMENANGAN DI KEMAH ORANG BENAR)

Jika Anda menyadari Anda diciptakan untuk melakukan hal-hal yang besar, Anda perlu berhenti melakukan hal-hal yang bodoh. Jangan buang-buang waktu Anda untuk sesuatu yang sia-sia. Hidup Anda berharga, karena Anda diciptakan oleh Sang Maestro yang tidak pernah gagal, dan hidup Anda mulia, karena Anda dibeli dengan darah YESUS yang mahal. (penulis: @mistermuryadi)