PUJI TUHAN, TUHAN TIDAK BEKERJA SESUAI CARA KITA

Bahan renungan:

Yesaya 55:8-9 Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah Firman Tuhan. Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu.

Saya percaya seorang ayah dan ibu yang baik tidak akan membiarkan anaknya terus menerus main dan makan permen. Ayah dan ibu yang baik tentu saja akan merencanakan hal-hal yang baik bagi anaknya, yang terkadang tidak sejalan dengan keinginan atau harapan sang anak.

(Baca juga: TANTANG DIRI ANDA UNTUK LEBIH DALAM BERSAMA TUHAN)

Tuhan sangat mengasihi kita, itu sebabnya Dia tidak bekerja sesuai cara dan pemikiran kita yang seringkali merugikan diri kita sendiri. Dia bukan Tuhan yang berdiam diri membiarkan kita terus menerus melakukan sesuatu yang menyebabkan penderitaan terhadap diri kita sendiri. Dia hidup, Dia akan mencari kita dengan kasih-Nya, menuntun kita kembali ke jalan yang benar, dan memulihkan kita.

Tuhan melihat segala sesuatu di depan yang belum kita lihat. Bagian kita adalah percaya kepada-Nya. Selama kita berjalan bersama Tuhan dan tinggal di dalam kebenaran-Nya, kita tidak perlu pusing terhadap apa yang ada di depan kita, percayakan kepada Tuhan. Dia jauh lebih tahu dan Dia telah persiapkan yang terbaik bagi kita.

(Baca juga: JANGAN LARI DARI MASALAH, HADAPI!)

Yang perlu kita pusingkan adalah apakah hari ini kita mengenal dan percaya kepada-Nya, apakah kita mengandalkan Dia dalam setiap keputusan kita, apakah kita tertanam di dalam kebenaran-Nya. Jika iya, tinggal tenanglah di dalam janji-Nya, biarkan Dia bekerja dengan cara-Nya, sementara bagian kita adalah percaya dan ikut ke mana pun Dia menuntun kita, dan hidupi kebenaran-Nya. (penulis: @mistermuryadi)

= = = = =

Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi via BCA 7340 12 6160 atau Commonwealth Bank (AUS): BSB 062239, Account Number 10 302 575 atas nama Zaldy Muryadi.

RENCANA TUHAN JAUH LEBIH HEBAT DARI RENCANA KITA

Bahan renungan:

Amsal 16:9 Hati manusia memikir-mikirkan jalannya, tetapi Tuhanlah yang menentukan arah langkahnya.

Pikiran kita hanya dapat membuat perencanaan sebatas apa yang kita tahu dan bisa saja, tetapi rencana Tuhan dalam hidup kita jauh lebih hebat dari itu. Seringkali, Tuhan membawa kita ke arah yang sama sekali berbeda dengan apa yang kita rencanakan.

(Baca juga: HANYA TUHAN YANG MENGETAHUI MASA DEPAN ANDA)

Jika kita berjalan dengan menggunakan cara kita sendiri, meskipun awalnya terlihat baik, tetapi tidak selalu hal tersebut berakhir dengan baik. Amsal 16:25 telah mengingatkan kita sebuah fakta penting tentang pikiran dan cara hidup menurut manusia, “Ada jalan yang disangka lurus, tetapi ujungnya menuju maut.”

Sebagai orang percaya, kita perlu hidup dalam rencana dan kebenaran yang telah Tuhan tetapkan bagi kita. Tuhan sudah menetapkan hal-hal luar biasa bagi hidup setiap kita. Bagian kita adalah percaya kepada tuntunan-Nya dan bergerak sesuai Firman-Nya. Hanya dengan demikian kita dapat menikmati kehidupan yang penuh kemenangan dan keberhasilan.

Bukan berarti hidup di dalam Tuhan tidak ada masalah. Tentu saja selama kita hidup di dunia ini kita pasti ada masalah, tetapi Tuhan memberikan kita kekuatan untuk menanggungnya.

Masuk dan hiduplah di dalam rencana Tuhan. Belajarlah mengenai Tuhan dan kebenaran-Nya lebih dalam. Jangan hanya mengenal-Nya dari jauh, apalagi dari kata orang. Kenali Dia secara pribadi. Milikilah hubungan yang intim dengan-Nya.

(Baca juga: SEPERTI INILAH BAPA MEMPERLAKUKAN ANDA)

Pada saat kita tahu bahwa kehidupan yang kita sedang jalani ini adalah rencana-Nya atas kita, kita akan merasa tenang dan aman. Kita tidak akan takut terhadap penghidupan, masa depan, atau masalah yang kita hadapi, karena jika kita tinggal di dalam rencana-Nya, Dialah yang menyediakan segala sesuatu baginya bagi kita. (penulis: @mistermuryadi)

= = = = =

Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi ke: BCA 7340 12 6160 a/n Zaldy Muryadi.

HANYA TUHAN YANG MENGETAHUI MASA DEPAN ANDA

Bahan renungan:

Ulangan 18:10-12 Di antaramu janganlah didapati seorangpun yang mempersembahkan anaknya laki-laki atau anaknya perempuan sebagai korban dalam api, ataupun seorang yang menjadi petenung, seorang peramal, seorang penelaah, seorang penyihir, seorang pemantera, ataupun seorang yang bertanya kepada arwah atau kepada roh peramal atau yang meminta petunjuk kepada orang-orang mati. Sebab setiap orang yang melakukan hal-hal ini adalah kekejian bagi TUHAN, dan oleh karena kekejian-kekejian inilah TUHAN, Allahmu, menghalau mereka dari hadapanmu.

Kegiatan okultisme adalah hal yang serius bagi Tuhan. Hari-hari ini banyak orang pergi kepada para peramal atau cenayang, percaya horoskop, atau menonton film dan membaca buku mengenai hal-hal tersebut. Dulu, hal-hal demikian hanya populer di kalangan orang dewasa, tetapi sekarang, merajalela di kalangan anak-anak.

(Baca juga: INI YANG SAYA TAHU PASTI MENGENAI TUHAN)

Alkitab banyak berbicara mengenai ilmu sihir, ramal, tenung, dan sejenisnya. Tidak pernah sekalipun Alkitab menganjurkan orang percaya untuk percaya kepada hal-hal tersebut.

Salah satu hal yang paling sering ditanyakan oleh banyak orang kepada peramal adalah mengenai masa depan dan jodoh.

Teman, tidak ada seorangpun di dunia ini tahu mengenai masa depan Anda selain Tuhan. Tuhanlah yang menciptakan Anda. Dia tahu masa depan Anda. Jika penasaran akan masa depan Anda, jangan bertanya kepada peramal, membaca horoskop atau garis tangan, tetapi bacalah kebenaran Firman Tuhan.

Berikut beberapa ayat yang menulis mengenai masa depan orang percaya dan hal-hal yang perlu dilakukan orang percaya agar dapat menikmati masa depan yang indah:

1. Yeremia 29:11 Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.

2. Amsal 19:20 Dengarkanlah nasihat dan terimalah didikan, supaya engkau menjadi bijak di masa depan.

3. Amsal 23:18 Karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang.

4. Amsal 24:13-14 Anakku, makanlah madu, sebab itu baik; dan tetesan madu manis untuk langit-langit mulutmu. Ketahuilah, demikian hikmat untuk jiwamu: Jika engkau mendapatnya, maka ada masa depan, dan harapanmu tidak akan hilang.

5. Amsal 24:20 Karena tidak ada masa depan bagi penjahat, pelita orang fasik akan padam.

6. Amsal 31:25 Pakaiannya adalah kekuatan dan kemuliaan, ia tertawa tentang hari depan.

(Baca juga: JANGAN BIARKAN SATU MASALAH MERAMPAS SUKACITA DI HATI ANDA)

7. Mazmur 37:37 Perhatikanlah orang yang tulus dan lihatlah kepada orang yang jujur, sebab pada orang yang suka damai akan ada masa depan. (penulis: @mistermuryadi)

= = = = =

Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi ke: BCA 7340 12 6160 a/n Zaldy Muryadi.

TUHAN TIDAK MISTERIUS BAGI KITA YANG MENGENALNYA

Bahan renungan:

Yohanes 15:15 Aku tidak menyebut kamu lagi hamba, sebab hamba tidak tahu, apa yang diperbuat oleh tuannya, tetapi Aku menyebut kamu sahabat, karena Aku telah memberitahukan kepada kamu segala sesuatu yang telah Kudengar dari Bapa-Ku.

Banyak orang mengatakan bahwa Tuhan bekerja dengan cara yang misterius. Namun, jika kita membaca ayat di atas, kita tahu bahwa Tuhan bukanlah pribadi yang misterius bagi orang-orang yang mengenal-Nya. Tentu saja kita akan menganggap Tuhan misterius jika kita tidak mengenal-Nya.

(Baca juga: TUHAN MEMBENCI DOSA, TETAPI MENGASIHI PENDOSA)

Jika kita memiliki sahabat yang selalu bersama selama 15 tahun, maka kita dapat mengetahui sifat, kebiasaan, dan apa yang menjadi keinginannya. Bahkan, seseorang yang sangat dekat dengan sahabatnya dapat mengetahui kondisi, keputusan, atau pilihan sang sahabat hanya dari gerak tubuh saja.

Hal yang sama dengan hubungan kita dan Tuhan. Kalau kita mengenal Tuhan, kita akan tahu sifat, kebiasaan, rencana yang akan dilakukan, dan apa yang menjadi keinginan-Nya. Satu-satunya cara agar kita dapat mengenal adalah melalui membaca dan merenungkan Firman-Nya.

Beberapa orang bertanya kepada Tuhan dalam doa mereka, “Tuhan, mengapa Engkau mengijinkan sakit penyakit ini datang ke dalam hidup saya?” “Tuhan, mengapa Engkau membiarkan kecelakaan itu merenggut nyawa anak saya?” Harus saya katakan bahwa pertanyaan-pertanyaan di atas datang dari orang yang tidak mengenal Tuhan.

(Baca juga: LIMA KISAH KESEMBUHAN BAGI ANDA YANG SEDANG TERBARING SAKIT)

Kalau kita mengenal Tuhan, kita tidak mungkin mempertanyakan Tuhan akan hal-hal buruk yang terjadi di dalam hidup kita. Kita tidak akan meragukan kasih-Nya yang besar atas kita. Firman Tuhan dalam 1 Petrus 2:24 jelas mengatakan bahwa justru Dia menyembuhkan sakit penyakit kita dan Yeremia 29:11 jelas menuliskan bahwa rancangan-Nya bukanlah rancangan kecelakaan, melainkan rancangan damai sejahtera. (penulis: @mistermuryadi)

= = = = =

Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi ke: BCA 7340 12 6160 a/n Zaldy Muryadi.

JIKA ADA PRIBADI YANG PALING INGIN ANDA BERHASIL, ITU ADALAH TUHAN

Bahan renungan:

Mazmur 103:13 Seperti bapa sayang kepada anak-anaknya, demikian TUHAN sayang kepada orang-orang yang takut akan Dia.

Jika ada Pribadi yang paling menginginkan bersekutu dengan Anda, itu adalah Bapa di Sorga. Jika ada Pribadi yang paling menginginkan Anda menikmati segala sesuatu yang baik dan berhasil dalam segala pekerjaan tangan Anda, itu adalah Bapa di Sorga.

(Baca juga: MENGAPA TUHAN YANG BAIK MENURUNKAN AIR BAH DAN MENGHANCURKAN SODOM GOMORA?)

Bapa Sorgawi adalah gembala yang baik, Pribadi yang paling repot memastikan agar Anda dalam keadaan baik-baik.

Anda tidak perlu menebak-nebak apa rencana Tuhan bagi hidup Anda. Firman Tuhan mengatakan Dia seperti seorang bapa yang sayang kepada anak-anaknya. Seorang bapa yang baik pasti mengusahakan segala yang terbaik untuk anak-anaknya.

Anda perlu berhenti mempertanyakan apakah Dia merancangkan hanya yang baik atau juga mengijinkan yang buruk? Bapa sudah menjawab pertanyaan tersebut ketika Dia mengaruniakan Yesus untuk menyelamatkan Anda.

Masalahnya, terkadang banyak orang lebih suka memilih jalannya sendiri, dan itu otomatis berarti mereka menolak jalan Tuhan. Mereka berpikir jalan mereka lebih baik dari jalan Tuhan. Mereka mengira mereka dapat memelihara dan menjaga diri mereka lebih baik dari Tuhan memelihara dan menjaga mereka. Apa tandanya? Sederhana, ketika mereka memilih tidak percaya kepada-Nya dan tidak turut perintah-Nya, ketika mereka memilih untuk menyimpang dari jalan-Nya, pergi, dan menjauh dari-Nya.

Ketika si bungsu pergi, dia memilih menolak penyediaan, penjagaan, pemeliharaan, dan perlindungan yang ditawarkan bapanya. Si bungsu mengira pilihannya lebih baik dari apa yang bapanya berikan. Ternyata si bungsu keliru, karena di luar rumah bapanya, si bungsu melarat dan menderita.

(Baca juga: CARA ANDA MUNGKIN BAIK, TETAPI CARA TUHAN PASTI JAUH LEBIH BAIK)

Bagaimana dengan Anda? Anda dapat memilih menjalani hidup seperti si bungsu, atau seperti Abraham yang meninggalkan segala sesuatunya karena percaya kepada Tuhan. (penulis: @mistermuryadi)

= = = = =

Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi ke:
BCA 7340 12 6160 a/n Zaldy Muryadi.

JANGAN BIARKAN IBLIS BEROLEH KEUNTUNGAN DARI HIDUP ANDA

Bahan renungan:

2 Korintus 2:11 supaya Iblis jangan beroleh keuntungan atas kita, sebab kita tahu apa maksudnya.

Iblis tahu jika kita berada di dekat Bapa, kita pasti dipulihkan, diberkati, dan dipelihara. Itu sebabnya, dengan berbagai cara, iblis ingin membuat kita jauh dari Bapa Sorgawi.

(Baca juga: WARISAN JANJI TUHAN DIBERIKAN PADA SAAT KITA HIDUP DI DUNIA)

Salah satu cara iblis yang perlu kita waspadai adalah dia mencoba membunuh karakter Bapa Sorgawi. Iblis ingin membuat anak-anak Tuhan berpikir bahwa Bapa Sorgawi tidak sepenuhnya baik, bahwa Bapa Sorgawi turut ambil bagian dalam hal-hal buruk yang terjadi pada hidup orang percaya.

Mungkin Anda pesan mendengar khotbah yang mengajarkan, “Tuhan lebih membutuhkan dia di Sorga,” ketika ada seseorang yang mati muda atau tidak wajar. Atau, mendengar, “Tuhan memang mengijinkan penyakit atau kemiskinan ini supaya kamu belajar rendah hati dan tidak berbuat dosa lagi.”

Tujuan iblis melakukan hal tersebut supaya orang percaya masuk ke kamarnya dan mulai mempertanyakan kebaikan Tuhan. Apakah Anda tahu siapa yang paling diuntungkan dalam peristiwa tersebut? Ya, tentu saja iblis. Dia berhasil membuat orang percaya meragukan kebaikan Tuhan. Akibatnya, orang percaya kecewa terhadap Tuhan dan hidup dalam tanda tanya yang besar akan rencana Tuhan.

Teman, saya ingin Anda tahu bahwa Tuhan hanya merancangkan yang baik bagi orang percaya. Yeremia 29:11 mengatakan rancangan-Nya adalah rancangan damai sejahtera, bukan rancangan kecelakaan.

Tuhan sangat mengasihi Anda. Bagaimana mungkin Pribadi yang telah merelakan nyawa-Nya di kayu salib untuk menebus dan menyelamatkan Anda mengijinkan kecelakaan, sakit penyakit, dan kemiskinan terjadi dalam hidup Anda? Jangan termakan tipu daya iblis. Jangan biarkan iblis memeroleh keuntungan dari hidup Anda.

(Baca juga: TIGA ALASAN MENGAPA SAYA MENOLAK UNTUK MENYERAH)

Yohanes 10:10 memberi garis batas yang jelas antara Yesus dan iblis. Bahwa iblis datang hanya untuk mencuri, membunuh, dan membinasakan, sedangkan Yesus datang untuk memberi Anda hidup dan kelimpahan. (penulis: @mistermuryadi)

= = = = =

Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi ke:
BCA 7340 12 6160 a/n Zaldy Muryadi.

EMPAT HAL MENGENAI PEMBERIAN TUHAN YANG PERLU ANDA KETAHUI

Bahan renungan:

Yohanes 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.

Rasul Yohanes memberikan garis batas yang jelas antara iblis dan Yesus. Singkatnya, segala yang buruk berasal dari iblis, sedangkan segala yang baik berasal dari Yesus. Penting sekali kita mengerti hal tersebut, mengingat ada begitu banyak pengajaran yang mengatakan bahwa Tuhan memang baik, tetapi Dia juga mengijinkan hal yang buruk untuk menguji iman kita.

(Baca juga: JAUH LEBIH BAIK JIKA YESUS PERGI)

Teman, Tuhan tidak pernah mencobai ataupun mengijinkan yang buruk untuk menguji kehidupan kita (Yakobus 1:13). Firman Tuhan mengatakan Allah adalah kasih (1 Yohanes 4:8). Kasih adalah cara Tuhan untuk membawa seseorang kepada pertobatan (Roma 2:4).

Berikut adalah empat hal yang perlu Anda ketahui mengenai pemberian Tuhan:

1. TUHAN HANYA MEMBERIKAN YANG BAIK (Yakobus 1:17)
Dia tidak pernah menguji atau mencobai kita dengan kecelakaan, sakit penyakit, atau kemiskinan kepada anak-anak-Nya (Yakobus 1:13). Yeremia 29:11 menjamin hal tersebut bahwa rancangan-Nya bukanlah rancangan kecelakaan, melainkan rancangan damai sejahtera.

2. SEMUA BERKAT SUDAH DIBERIKAN (Efesus 1:3)
Tidak ada satupun berkat yang Tuhan tahan, semua sudah diberikan dan disediakan bagi setiap orang yang percaya, sejak 2000 tahun lalu ketika Yesus tergantung di atas kayu salib. Kematian dan kebangkitan Yesus telah merobek pintu Sorga sehingga semua berkat tersebut, yaitu keselamatan, kesembuhan, kesehatan, umur panjang, kelimpahan, kuasa Roh Kudus, kemenangan atas dosa dan maut, dan pembebasan dari kutuk tercurah. Jika kita belum menerima berkat-berkat dan anugerah tersebut, itu bukan lagi karena Tuhan yang menahannya, karena Dia sudah memberikan seluruhnya kepada kita melalui Yesus.

3. PEMBERIAN TUHAN HANYA DAPAT DITERIMA MELALUI IMAN (Roma 4:13-14)
Mungkin kita pernah mendengar TIGA LANGKAH MENERIMA BERKAT TUHAN atau LIMA HAL YANG PERLU DIJAUHI AGAR DISEMBUHKAN, seolah kita harus melakukan perbuatan baik tertentu untuk menerima pemberian Tuhan. Roma 4:13-14 mengatakan, justru kalau kita mengharapkan janji berdasarkan perbuatan, sia-sialah iman dan batallah janji Tuhan. Kita tidak dapat menerima kebaikan dan kemurahan Tuhan melalui perbuatan, melainkan hanya melalui IMAN. Seperti saya bahas di poin nomor dua bahwa semua berkat sudah dianugerahkan kepada kita, dengan kata lain, bagian Tuhan untuk memberikan kepada kita sudah selesai. Kini tersisa bagian kita untuk menerima segala berkat tersebut melalui iman (Roma 5:2).

(Baca juga: MENGUNGKAP KATA KASIH DI DALAM BAHASA IBRANI)

4. TUHAN TIDAK MENGHENDAKI YANG BURUK BAGI KITA (Mazmur 139:14-16)
Tuhan yang menenun dan membentuk hidup kita. Tuhan yang merancangkan hari-hari kita sebelum ada satupun. Tuhan hanya merancangkan yang baik untuk anak-anak-Nya. Bukan Tuhan yang merancangkan kita bangkrut di usia 35 tahun, kanker di usia 40 tahun, dan kemudian mati muda. Kehendak Tuhan adalah kita sehat, diberkati, umur panjang, dan menjadi berkat untuk banyak orang. Yakobus 1:14 mengatakan manusia terseret kepada hal-hal buruk karena keinginan dan keputusan yang menyimpang dari kebenaran, bukan karena kehendak Tuhan. (penulis: @mistermuryadi)