TUHAN TIDAK PERNAH BERUBAH SETIA

Bahan renungan:

2 Timotius 2:13 Jika kita tidak setia, Dia tetap setia, karena Dia tidak dapat menyangkal diri-Nya.

Tuhan bukanlah masalah kita. Kita tidak perlu meragukan kesetiaan Tuhan dan janji Tuhan terhadap diri kita. Saat kita mengalami lahir baru, Dia tinggal selamanya di dalam hati kita. Dia akan selalu ada bersama-sama kita apa pun yang terjadi.

(Baca juga: TUHAN MENYEDIAKAN LEBIH BANYAK UNTUK KITA TAHUN INI)

Yang selalu jadi masalah adalah, apakah kita tinggal tetap di dalam Tuhan? Kitalah yang seringkali maju mundur, on and off, come and go di dalam Tuhan. Kita cenderung mencari Tuhan dan percaya kepada jalan-jalan-Nya hanya pada saat ada masalah yang berat, tetapi begitu masalah kita selesai, kita mulai asyik lagi dengan cara kita sendiri.

Tuhan tidak pernah berubah setia. Dia senantiasa mencurahkan kebaikan dan kemurahan-Nya bagi hidup kita. Jika kita merasakan berkat-berkat itu berhenti, percayalah hal tersebut terjadi bukan karena Tuhan yang berhenti mencurahkannya kepada kita, tetapi karena kita yang berhenti percaya kepada-Nya.

(Baca juga: IMAN TOMAS: MENGENAL YESUS, TETAPI TIDAK MEMPERCAYAI-NYA)

Mari, kita belajar untuk setia percaya kepada Tuhan. Belajar menyadari bahwa tidak ada yang lebih baik dari Tuhan di luar sana, karena segala yang terbaik hanya ada di dalam Tuhan. (penulis: @mistermuryadi)

= = = = =

Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi ke: BCA 7340 12 6160 a/n Zaldy Muryadi.

TUHAN MEMBENCI DOSA, TETAPI MENGASIHI PENDOSA

Bahan renungan:

Kolose 1:20 dan oleh Dialah Ia memperdamaikan segala sesuatu dengan diri-Nya, baik yang ada di bumi, maupun yang ada di sorga, sesudah Ia mengadakan pendamaian oleh darah salib Kristus.

Manusia adalah makhluk yang Tuhan ciptakan melebihi ciptaan lainnya. Manusia sangat spesial dan berharga di mata Tuhan. Ya, Anda dan saya sangat penting bagi Tuhan. Namun, kita tahu, bahwa dosa berhasil masuk ke dalam kehidupan manusia melalui pelanggaran yang dilakukan oleh Adam dan Hawa. Dosa telah merasuk dan merusak kehidupan manusia. Manusia terjebak di dalam sebuah kondisi terpisah dari Tuhan, menderita tanpa pertolongan.

(Baca juga: JANGAN TAKUT DAN BIMBANG)

Meski demikian, kasih Tuhan kepada manusia tidak surut, justru semakin menggebu. Sekalipun berdosa, manusia tetap sangat berharga di mata Tuhan. Namun kini, di dalam manusia tinggal “sesuatu” yang lain, yang sangat buruk, yaitu dosa. Menghancurkan dosa, tanpa menghancurkan manusia adalah hal yang mustahil untuk dilakukan.

Melihat kondisi tersebut, Sorga merespons. Itu sebabnya, Yesus datang ke dunia dan memberikan nyawa-Nya bagi korban penebusan bagi setiap kita. Dia menjadi pendamaian antara Tuhan dan manusia. Salib adalah satu-satunya cara untuk menghancurkan dosa, tanpa menghancurkan manusia. Salib adalah satu-satunya jawaban untuk menyelamatkan manusia yang berdosa.

(Baca juga: JIKA ANDA SAKIT, TERIAKAN NAMA YESUS)

Sekarang, setiap orang yang percaya kepada Yesus, diberikan kuasa untuk menang atas dosa dan jaminan akan keselamatan. Dosa telah sepenuhnya ditanggung oleh Yesus. Dosa tidak lagi berkuasa atas manusia. Satu-satunya alasan mengapa manusia masih jatuh bangun di dalam dosa bukan lagi karena dosa berkuasa, tetapi karena manusia memutuskan untuk tetap dikuasai oleh dosa. Yesus telah memberikan jalan keluar untuk menang atas dosa, yaitu dengan percaya kepada-Nya dan tinggal dalam kebenaran-Nya (1 Yohanes 3:6,9). (penulis: @mistermuryadi)

= = = = =

Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi ke: BCA 7340 12 6160 a/n Zaldy Muryadi.