TUHAN MEMBENCI DOSA, TETAPI MENGASIHI PENDOSA

Bahan renungan:

Kolose 1:20 dan oleh Dialah Ia memperdamaikan segala sesuatu dengan diri-Nya, baik yang ada di bumi, maupun yang ada di sorga, sesudah Ia mengadakan pendamaian oleh darah salib Kristus.

Manusia adalah makhluk yang Tuhan ciptakan melebihi ciptaan lainnya. Manusia sangat spesial dan berharga di mata Tuhan. Ya, Anda dan saya sangat penting bagi Tuhan. Namun, kita tahu, bahwa dosa berhasil masuk ke dalam kehidupan manusia melalui pelanggaran yang dilakukan oleh Adam dan Hawa. Dosa telah merasuk dan merusak kehidupan manusia. Manusia terjebak di dalam sebuah kondisi terpisah dari Tuhan, menderita tanpa pertolongan.

(Baca juga: JANGAN TAKUT DAN BIMBANG)

Meski demikian, kasih Tuhan kepada manusia tidak surut, justru semakin menggebu. Sekalipun berdosa, manusia tetap sangat berharga di mata Tuhan. Namun kini, di dalam manusia tinggal “sesuatu” yang lain, yang sangat buruk, yaitu dosa. Menghancurkan dosa, tanpa menghancurkan manusia adalah hal yang mustahil untuk dilakukan.

Melihat kondisi tersebut, Sorga merespons. Itu sebabnya, Yesus datang ke dunia dan memberikan nyawa-Nya bagi korban penebusan bagi setiap kita. Dia menjadi pendamaian antara Tuhan dan manusia. Salib adalah satu-satunya cara untuk menghancurkan dosa, tanpa menghancurkan manusia. Salib adalah satu-satunya jawaban untuk menyelamatkan manusia yang berdosa.

(Baca juga: JIKA ANDA SAKIT, TERIAKAN NAMA YESUS)

Sekarang, setiap orang yang percaya kepada Yesus, diberikan kuasa untuk menang atas dosa dan jaminan akan keselamatan. Dosa telah sepenuhnya ditanggung oleh Yesus. Dosa tidak lagi berkuasa atas manusia. Satu-satunya alasan mengapa manusia masih jatuh bangun di dalam dosa bukan lagi karena dosa berkuasa, tetapi karena manusia memutuskan untuk tetap dikuasai oleh dosa. Yesus telah memberikan jalan keluar untuk menang atas dosa, yaitu dengan percaya kepada-Nya dan tinggal dalam kebenaran-Nya (1 Yohanes 3:6,9). (penulis: @mistermuryadi)

= = = = =

Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi ke: BCA 7340 12 6160 a/n Zaldy Muryadi.

ANDA SANGAT PENTING DI MATA TUHAN

Bahan renungan:

Yohanes 3:16 Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

Entah sudah berapa banyak renungan yang saya tulis menggunakan ayat di atas, selalu ada sesuatu yang baru yang dapat diungkap mengenai kasih Tuhan kepada kita.

(Baca juga: MAKNA MENGUCAPKAN “DI DALAM NAMA YESUS, AMIN” SAAT BERDOA)

Kali ini, melalui ayat di atas, saya ingin mengatakan bahwa kita sangat penting di mata Tuhan. Jika kita tidak penting, tentu Tuhan tidak akan mengaruniakan yang terbaik dari Sorga, yaitu Yesus. Ya, segala sesuatu tentang kita, sangat penting bagi Tuhan. Itu adalah kebenaran yang tidak dapat kita sangkal.

Lukas 12:7 mengatakan, bahkan rambut kepala kita, semuanya terhitung. Wow! Orang yang paling mengasihi kita saja belum tentu tahu jumlah rambut di kepala kita, tetapi Tuhan mengetahuinya. Itu semata-mata menandakan betapa kita adalah pusat perhatian Tuhan. Ada begitu banyak yang dapat Tuhan lakukan, tetapi Dia memilih untuk memperhatikan kehidupan kita, memastikan kita dalam keadaan yang baik.

(Baca juga: PENYAKIT-PENYAKIT INI DISEBABKAN OLEH GANGGUAN EMOSI)

Jadi, saya ingin kita menyadari bahwa kelahiran Yesus tidak hanya berbicara mengenai betapa besar kasih Bapa kepada kita, tetapi juga tentang betapa berharganya kita di mata Tuhan. Sadari hal itu. (penulis: @mistermuryadi)

= = = = =

Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi ke: BCA 7340 12 6160 a/n Zaldy Muryadi.

ANDA BERHARGA KARENA ANDA DICIPTAKAN DEMIKIAN SEJAK AWAL

Bahan renungan:

Yesaya 43:4 Oleh karena engkau berharga di mata-Ku dan mulia, dan Aku ini mengasihi engkau, maka Aku memberikan manusia sebagai gantimu, dan bangsa-bangsa sebagai ganti nyawamu.

Istri saya pernah diundang untuk berbagi cerita kepada para remaja wanita di sebuah acara gereja. Saat membagikan bahan presentasinya, dia bertanya kepada para peserta, “Seperti apa cantik menurut kalian?” Sebagian besar orang berpendapat, “Tinggi, putih, berkulit halus, dan memiliki wajah yang menarik.”

(Baca juga: PERBUATAN BAIK MEMBUKA PINTU PENGINJILAN)

Dalam pertemuan tersebut, istri saya mengajarkan bahwa sungguh berbeda cara dunia memandang Anda dan cara Tuhan memandang Anda.

Sungguh betapa dahsyat dunia ini merusak cara berpikir anak-anak Tuhan. Istri saya bercerita bahwa banyak remaja yang berpikir dirinya berharga dan disukai jika foto di Facebook atau Instagram-nya mendapatkan banyak LIKE. Juga, ketika banyak orang yang memuji kulit, wajah, atau penampilan mereka.

Tahukah Anda bahwa semua manusia di muka Bumi ini hidup karena hembusan napas Tuhan? Anda dan saya jauh lebih berharga dari matahari, bulan, bintang, atau bahkan, dari para malaikat. Tidak ada satu pun makhluk yang kepadanya Tuhan pernah katakan, “Engkau berharga di mata-Ku dan mulia …” selain dari manusia.

Dunia ini berusaha menggantikan konsep BERHARGA dengan penampilan yang menarik, rambut yang berwarna-warni, kulit putih, tubuh langsing, wangi, dan lain sebagainya. Saya tidak katakan salah untuk berpenampilan menarik atau wangi. Saya pun suka dengan dunia fashion dan secara rutin menggunakan parfum. Namun, rasa berharga kita seharusnya tidak muncul dari situ. Rasa berharga kita seharusnya tidak hanya muncul pada saat ada yang memuji kita.

Rasa berharga yang benar semestinya datang karena kita tahu bahwa yang menciptakan kita adalah Tuhan, dan Dia sangat mengasihi kita. Kita berharga karena kita diciptakan demikian sejak awal dan Tuhan menyatakan demikian sampai hari ini.

(Baca juga: CARA MENGUBAH SIFAT DAN PERILAKU JAHAT BUKAN DENGAN PELEPASAN)

Sekalipun dunia ini menganggap kita aneh, kurang gaul, tidak cantik, atau tidak ganteng, Tuhan semesta alam menganggap kita adalah anak kesayangan-Nya. (penulis: @mistermuryadi)

= = = = =

Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi ke: BCA 7340 12 6160 a/n Zaldy Muryadi.

KITA LEBIH BERHARGA DARI BURUNG PIPIT DAN BUNGA BAKUNG

Bahan renungan:

Matius 6:25 “Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. Bukankah hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian?”

Ada dua alasan utama mengapa Yesus mengatkan, “Janganlah kuatir akan hidupmu” pada ayat di atas. Alasan pertama, karena Yesus tahu manusia suka kuatir. Hari ini kita dapat yakin Tuhan menjaga dan memelihara kita, tetapi dua minggu berikutnya, ketika masalah datang, kita mulai kembali kuatir. Alasan kedua, Yesus ingin menyampaikan bahwa kita benar-benar dapat hidup tidak kuatir sedikitpun.

(Baca juga: PERKATAAN KITA DAPAT MERINGANKAN BEBAN HIDUP SESEORANG)

Sungguh tidak adil jika Alkitab mengatakan sesuatu yang tidak dapat kita lakukan. Misalnya, Firman Tuhan mengatakan ketika kita meletakkan tangan kepada orang sakit, maka orang tersebut akan sembuh. Sungguh tidak adil kalau setiap kali kita meletakkan tangan kepada orang sakit, orang tersebut meninggal.

Teman, saya sangat yakin apa yang Firman Tuhan katakan dapat kita lakukan. Saat Yesus mengatakan, “Janganlah kuatir akan hidupmu,” saya percaya kita dapat hidup tidak kuatir.

Jika kita membaca ayat di atas, tidak dapat dipungkiri bahwa di mata Tuhan, kita jauh lebih berharga dari burung pipit dan bunga bakung. Bagaimana kita dapat tahu hal tersebut? Karena Yesus memberikan nyawa-Nya dan darah-Nya yang berharga untuk kita, bukan untuk burung pipit dan bunga bakung.

(Baca juga: KEBENARAN MENYELAMATKAN ANDA DARI TIPU DAYA IBLIS)

Jadi, jika burung pipit dan bunga bakung saja dipelihara, apalagi kita, anak-anak kesayangan-Nya. Dia pasti pelihara kita jauh lebih baik dari burung pipit dan bunga bakung. Kalau kita dapat sebentar saja merenungkan apa yang Firman Tuhan katakan di atas, saya percaya kita akan kehilangan alasan untuk kuatir. (penulis: @mistermuryadi)

= = = = =

Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi ke: BCA 7340 12 6160 a/n Zaldy Muryadi.

TUHAN DAPAT MENGHUKUM KITA, TETAPI DIA MEMILIH MENGASIHI KITA

Bahan renungan:

Yohanes 8:11 Lalu kata Yesus: “Akupun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang.”

Mungkin sampai kita tutup mata nanti kita tidak akan pernah benar-benar dapat memahami betapa panjang, dalam, lebar, dan tinggi kasih Tuhan untuk kita. Namun, melalui pengorbanan Yesus di atas kayu salib, kita dapat mengerti bahwa Tuhan sangat sangat sangat mengasihi kita.

(Baca juga: IMAN ADALAH PERCAYA KEPADA FIRMAN TUHAN, BUKAN KEPADA PERASAAN)

Beberapa kali, saat berkhotbah mengenai kasih Bapa, saya suka menyempatkan diri bertanya kepada para jemaat Tuhan, “Maukah bapak ibu mengorbankan salah satu anak bapak ibu jika hal tersebut dapat membebaskan semua tahanan yang ada di penjara?” Seratus persen mereka menjawab, “Tidak mau.”

Tahukah Anda bahwa Bapa di Sorga hanya memiliki Yesus seorang? Dan, Dia anugerahkan Yesus untuk kita. Kalau bukan karena kasih yang begitu besar kepada manusia dan karena manusia sangat berharga di mata Bapa, saya tidak tahu lagi apa yang dapat mendorong Bapa Sorgawi melakukan hal tersebut.

Teman, Tuhan yang kita sembah memiliki kuasa dan hak untuk menghukum kita, menghakimi kita, mencabut nyawa kita, dan membalaskan segala kejahatan yang kita lakukan, tetapi kabar sukacitanya, Dia memilih untuk mengasihi kita dan menjadikan kita anak kesayangan-Nya.

(Baca juga: TUHAN TAHU DOSA KITA, TETAPI DIA TETAP MENGASIHI KITA)

Bagi saya, tidak ada kabar yang lebih baik daripada mengetahui kebenaran bahwa Bapa Sorgawi ada di pihak saya dan sangat mengasihi saya. (penulis: @mistermuryadi)

= = = = =

Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi ke:
BCA 7340 12 6160 a/n Zaldy Muryadi.

BETAPA BERHARGA SETIAP TETES DARAH YESUS

Bahan renungan:

1 Petrus 1:18-19 Sebab kamu tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan barang yang fana, bukan pula dengan perak atau emas, melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat.

Setiap tetes darah Yesus menunjukkan betapa berharga Anda di mata Bapa Sorgawi dan betapa besar kasih Bapa bagi Anda. Saya percaya setetes darah Yesus sanggup menebus seluruh dosa manusia dan menyucikan manusia sekali untuk selamanya. Namun, Yesus bukan hanya memberikan setetes darah-Nya, melainkan Dia menumpahkan seluruhnya untuk Anda dan saya.

(Baca juga: UNTUK APA MEMILIH JALAN HIDUP YANG JELIMET)

Pada saat Anda membaca tujuh peristiwa pencurahan darah Yesus di bawah ini, saya ingin Anda menyadari bahwa Yesus memberikan Diri-Nya supaya kita yang seharusnya dihukum diselamatkan dan yang seharusnya mati karena dosa dan pelanggaran dapat menikmati semua yang baik yang Dia sediakan.

1. Darah Yang Bercampur Peluh
Lukas 22:42,44, “Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku; tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi.” Ia sangat ketakutan dan makin bersungguh-sungguh berdoa. Peluh-Nya menjadi seperti titik-titik darah yang bertetesan ke tanah.

2. Bilur Pada Tubuh Yesus
1 Petrus 2:24 Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran. Oleh bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh.

3. Luka Memar di Wajah dan Tubuh Yesus
Matius 26:67-68 Lalu mereka meludahi muka-Nya dan meninju-Nya; orang-orang lain memukul Dia, dan berkata: “Cobalah katakan kepada kami, hai Mesias, siapakah yang memukul Engkau?”

4. Luka Akibat Mahkota Duri
Matius 27:29-30 Mereka menganyam sebuah mahkota duri dan menaruhnya di atas kepala-Nya, lalu memberikan Dia sebatang buluh di tangan kanan-Nya. Kemudian mereka berlutut di hadapan-Nya dan mengolok-olokkan Dia, katanya: “Salam, hai Raja orang Yahudi!” Mereka meludahi-Nya dan mengambil buluh itu dan memukulkannya ke kepala-Nya.

5. Tangan Yang Dipaku
Lukas 23:33 Ketika mereka sampai di tempat yang bernama Tengkorak, mereka menyalibkan Yesus di situ dan juga kedua orang penjahat itu, yang seorang di sebelah kanan-Nya dan yang lain di sebelah kiri-Nya.

6. Kaki Yang Dipaku
Lukas 24:39 Lihatlah tangan-Ku dan kaki-Ku: Aku sendirilah ini; rabalah Aku dan lihatlah, karena hantu tidak ada daging dan tulangnya, seperti yang kamu lihat ada pada-Ku.”

(Baca juga: IKUT TUHAN PERLU KONSISTEN, TIDAK DATANG DAN PERGI)

7. Lambung Yang Ditombak
Yohanes 19:34 tetapi seorang dari antara prajurit itu menikam lambung-Nya dengan tombak, dan segera mengalir keluar darah dan air. (penulis: @mistermuryadi)

ANDA SPESIAL DI MATA TUHAN

Bahan renungan:

Yesaya 49:16 Lihat, Aku telah melukiskan engkau di telapak tangan-Ku …

Setiap tokoh di Alkitab, kecuali Yesus, memiliki sisi kehidupan yang gelap. Tidak jauh berbeda dengan kehidupan Anda dan saya hari ini. Ada di antara para tokoh tersebut yang pernah menjual istrinya, berzinah, membunuh, mencuri, dan menipu, tetapi Tuhan tidak pernah meninggalkan mereka, tidak pernah menyerah terhadap mereka, dan tidak pernah berhenti mengasihi mereka.

(Baca juga: ADAKAH HARAPAN BAGI HIDUP KITA YANG SUDAH TERLANJUR RUSAK?)

Tuhan justru memulihkan para tokoh tersebut, menyediakan perlindungan, dan menjadikan mereka saluran kuasa, mukjizat, dan kasih Tuhan. Tuhan mengangkat dan memuliakan hidup mereka. Saya percaya hal yang sama yang Tuhan lakukan terhadap kita.

(Baca juga: “ANDA PENGANUT HYPER-GRACE? BUKAN, SAYA PENGANUT HYPER-JESUS”)

Tuhan setia mengasihi kita, karena kita spesial di mata-Nya. Dalam Zakharia 2:8 tertulis, “Sebab beginilah firman TUHAN semesta alam, yang dalam kemuliaan-Nya telah mengutus aku, mengenai bangsa-bangsa yang telah menjarah kamu — sebab siapa yang menjamah kamu, berarti menjamah biji mata-Nya.” Ya, kita adalah biji mata Tuhan, kita adalah kesayangan Tuhan. Dia melukiskan nama kita di telapak tangan-Nya. (penulis: @mistermuryadi)