KALAU MEMANG CINTA, NYATAKAN DONG!

Yohanes 14:23 Jawab Yesus: “Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku dan Bapa-Ku akan mengasihi dia dan Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia.”

Saat ibadah Minggu, seorang teman wanita saya mendengar Roh Kudus berbisik kepadanya untuk memberikan bunga kepada seorang wanita yang sama sekali tidak dia kenal sebelumnya, tapi sering dia lihat di gereja. Seminggu kemudian dia memberikan bunga itu. Teman saya sungguh terkejut ketika wanita itu mengatakan bahwa beberapa hari lalu ketika dia sedang bergumul, malamnya dia bermimpi dia sedang berada di sebuah taman bunga sambil menari dan menyanyi. Dia terbangun dari mimpinya dan merasakan sukacita. Bunga yang teman saya berikan adalah satu-satunya bunga yang ada di dalam taman bunga itu. Bunga favorit si wanita itu.

(Baca juga: ADA KEKUATAN KEGELAPAN YANG INGIN MENGISOLASI HIDUP KITA)

Sejauh pemahaman saya, setiap perasaan yang kita rasakan selalu ada wujudnya. Dari wujud itulah, orang lain dapat melihat, dan mungkin mengerti, apa yang sedang kita rasakan.

Saya berikan contoh. Istri saya tidak akan tahu jika saya sedang sedih, kecuali saya menunjukkannya dengan cara menangis atau murung. Melalui tangisan atau kemurungan saya, istri saya dapat melihat, dan mungkin mengerti, apa yang sedang saya rasakan. Begitu juga cinta yang saya miliki untuknya. Jika saya benar mencintai dia, dia baru akan merasakan cinta itu pada saat saya menyatakan cinta itu, entah melalui perkataan, ataupun perbuatan.

Hari ini saya ingin membahas mengenai kasih kita kepada Tuhan.

Kasih yang kita miliki untuk Tuhan itu sungguh unik. Menurut 1 Yohanes 4:19, kita baru dapat mengasihi Tuhan jika kita menyadari bahwa diri kita dikasihi oleh Tuhan. Jadi, kasih kita untuk Tuhan berasal dari Tuhan sendiri.

Jika kita hubungkan ke ayat renungan di atas, kita dapat menarik kesimpulan begini. Ketika kita menyadari bahwa diri kita dikasihi Tuhan, maka kasih kita kepada Tuhan akan muncul di dalam hati kita. Dan, ekspresi, wujud, atau bukti dari kasih itu adalah kita hidup seturut Firman Tuhan.

(Baca juga: MARI ATUR KEMBALI FOKUS KITA)

Jangan bayangkan hidup seturut Firman Tuhan itu terlalu jauh. Tentu perlu waktu lebih dari seumur hidup untuk benar-benar hidup seturut seluruh kebenaran Firman Tuhan. Namun, kita dapat memulainya dari menghidupi kebenaran-kebenaran sederhana yang kita dengar di khotbah Minggu atau saat teduh kita, seperti yang teman saya alami. (penulis: @mistermuryadi)

= = = = =

Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi via BCA 7340 12 6160 atau CommBank (AUS): BSB 062239, Account Number 1030 2575 atas nama Zaldy Muryadi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.