APA BENAR TUHAN AKAN MEMOTONG RANTING YANG TIDAK BERBUAH?

Bahan renungan:

Yohanes 15:2 Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah.

Ada baiknya jika kita membiasakan diri membaca Firman Tuhan dalam beberapa versi, supaya kita dapat menemukan makna yang lebih luas. Ada ayat-ayat yang salah diterjemahkan ke bahasa Indonesia, sehingga seolah ayat tersebut bertentangan dengan ayat lainnya, salah satunya ayat renungan kita hari ini.

(Baca juga: YUSUF MENJADI PENGUASA ATAS ORANG NOMOR SATU DI MESIR)

Dalam perumpamaan Pokok Anggur Yang Benar di Yohanes 15:1-12 ada tiga jenis ranting: ranting yang menempel pokok anggur dan berbuah, ranting yang menempel pada pokok anggur tetapi tidak berbuah, dan ranting yang tidak menempel pada pokok anggur.

Ranting yang tidak menempel pada pokok anggur berbicara mengenai orang-orang yang menolak atau meninggalkan Kristus. Sudah jelas Alkitab katakan orang-orang itu akan binasa. Ranting yang menempel pada pokok anggur dan berbuah tidak masalah, semua orang mengerti akan hal itu. Namun, kebingungan muncul ketika membahas ranting yang menempel pada pokok anggur, tetapi tidak berbuah. Itu yang akan kita bahas hari ini.

Yohanes 15:2 mengatakan, “Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah.”

Kata “dipotong” pada ayat di atas bukan berarti dibuang atau dimatikan seperti yang diajarkan oleh banyak hamba Tuhan. Dalam bahasa Yunani kata “dipotong” ditulis “airo”, yang artinya diangkat atau dipindahkan. Sungguh berbeda dengan terjemahan bahasa Indonesia.

Saya jelaskan sedikit istilah “airo” dalam perkebunan anggur. Anggur adalah tanaman merambat. Anggur tidak pernah dibiarkan tumbuh langsung di atas tanah. Para petani anggur selalu membuat para-para (semacam tiang penopang) agar tanaman anggur tersebut dapat merambat ke atas, menjauh dari tanah. Ranting yang berbuah adalah ranting yang merambat ke atas pada para-para. Dalam proses ranting-ranting itu merambat, ada ranting-ranting yang menjalar keluar dari para-para. Ranting-ranting itu akan diangkat dan dipindahkan kembali ke para-para oleh para petani anggur.

Lihat, Tuhan tidak membuang atau memotong ranting yang tidak berbuah itu. Justru Tuhan mengangkat ranting tersebut supaya dapat berbuah banyak.

(Baca juga: APA BENAR TUHAN SUKA MENUNDA BERKATNYA?)

Teman, mungkin hari ini hidup Anda adalah gambaran dari ranting yang tidak berbuah itu. Saya ingin menyampaikan kabar baik, bahwa Tuhan tidak membuang dan meninggalkan Anda, justru Dia sangat rindu untuk memulihkan dan mengangkat Anda, supaya hidup Anda dapat kembali menjadi berkat bagi banyak orang. (penulis: @mistermuryadi)

= = = = = = = = = = = = = =

Semua materi di blog ini saya berikan cuma-cuma bagi para pembaca setia hagahtoday.com. Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda bisa memberikan donasi ke:
BCA 7340 12 6160 a/n Zaldy Muryadi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s