JANJI KESELAMATAN BAGI SEISI RUMAH KITA

Kisah Para Rasul 16:31 Jawab mereka: “Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu.”

Ketika hati kita percaya kepada janji Tuhan, tubuh kita pasti memberikan respons. Kitab Yakobus menuliskannya begini, “Iman yang tidak disertai perbuatan, pada hakekatnya mati.”

(Baca juga: TIGA HAL INI DAPAT MENYEBABKAN KITA SAKIT)

Saya berikan contoh. Ketika kita percaya bahwa oleh bilur-bilur darah-Nya kita telah disembuhkan, kita akan merespons dengan cara mengusir sakit penyakit dalam tubuh kita di dalam nama Yesus.

“Lalu, apa respons seseorang yang mempercayai bahwa seisi keluarganya pasti diselamatkan?” Mereka pergi menceritakan Injil kepada keluarganya atau orang-orang terdekat mereka. Setidaknya, itu yang si kepala penjara lakukan setelah mendengar Injil yang Paulus beritakan kepadanya. Dalam ayat 32 dikatakan, “Lalu mereka memberitakan Firman Tuhan kepadanya dan kepada semua orang yang ada di rumahnya.”

Perhatikan. Setelah percaya janji Tuhan bahwa seisi keluarga pasti diselamatkan, langkah mereka selanjutnya adalah menceritakan kabar baik.

(Baca juga: TIDAK ADA KEHIDUPAN YANG TERLALU BURUK BAGI TUHAN)

Tuhan sudah memberikan janji keselamatan bagi keluarga dan orang-orang terdekat kita. Masalahnya apakah kita percaya kepada janji itu? Jika kita percaya, respons kita adalah pergi, menceritakan kabar baik bagi mereka. Kabar baik tentang Yesus yang menyelamatkan, menyembuhkan, dan memulihkan. (penulis: @mistermuryadi)

One comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.