IBLIS INGIN KITA BERPIKIR BAHWA TUHAN MENAHAN BERKAT-NYA

Efesus 1:3 Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus yang dalam Kristus telah mengaruniakan kepada kita segala berkat rohani di dalam sorga.

Kematian Kristus adalah tanda bahwa semua yang terbaik telah Tuhan anugerahkan kepada manusia. Tuhan bukan hanya telah memberikan keselamatan atau penebusan dosa, tetapi juga kesembuhan, kesehatan, berkat, pemulihan, dan masa depan yang indah.

(Baca juga: LANGKAH AWAL UNTUK MENGHILANGKAN KEBIASAAN BURUK)

Paulus dalam Roma 8:32 menegaskan hal itu, “Ia, yang tidak menyayangkan Anak-Nya sendiri, tetapi yang menyerahkan-Nya bagi kita semua, bagaimanakah mungkin Ia tidak mengaruniakan segala sesuatu kepada kita bersama-sama dengan Dia?”

Menurut Anda, apa yang Paulus maksud dengan segala sesuatu? Segala sesuatu artinya adalah segala sesuatu. Segala yang terbaik.

Sekarang saya butuh perhatian lebih dari kita semua.

Mengapa kebenaran di atas penting? Karena jauh lebih mudah mempertahankan apa yang telah kita miliki, daripada mengambil atau mengharapkan sesuatu yang tidak kita miliki. Itulah pikiran yang iblis ingin tanamkan di pikiran kita. Iblis ingin kita berpikir bahwa Tuhan menahan berkat-Nya, Tuhan belum memberikan yang terbaik bagi kita.

Jika kita berpikir Tuhan belum memberkati kita, maka kita sedang masuk ke dalam perangkap iblis, yaitu kita jadi terus menerus mengusahakannya. Jika kita berpikir Tuhan belum menyembuhkan, kita akan terus mengusahakan kesembuhan itu.

Hal itulah yang menyebabkan banyak orang percaya mati-matian berdoa, berpuasa, atau menjaga kekudusan dengan motivasi mengharapkan Tuhan memberikan kesembuhan atau berkat. Saya tidak menentang kita berdoa, berpuasa, atau menjaga kekudusan. Saya pribadi masih melakukan semuanya itu. Hanya saja jika motivasi kita berdoa, berpuasa, dan menjaga kekudusan supaya Tuhan memberikan sesuatu kepada kita, kita keliru, karena Dia telah memberikannya kepada kita ketika Dia memberikan Yesus 2000 tahun lalu.

Bagian kita bukan lagi mengusahakan kebaikan dan kemurahan Tuhan, melainkan menerima kebaikan dan kemurahan yang telah Tuhan berikan melalui pengorbanan Yesus dengan cara percaya kepada-Nya dan janji setia-Nya.

(Baca juga: JANGAN KEMBALI KE MESIR!)

Saat kita sakit, kita usir sakit penyakit itu di dalam nama Yesus dan percaya bahwa kesembuhan adalah bagian kita. Saat kita kesulitan keuangan, kita belajar untuk menabur dan mengelola keuangan kita dengan benar. (penulis:@mistermuryadi)

One comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.